Anieq Nisrina Shofwan Love Fajar Muhammad Farhan Forever Dunia Software dan Berita Unik TheRealLivingDeal

Game Shop TheRealLivingDeal

Toko Game dan Sotware Online TheRealLivingDeal, Ayo beli game atau software-software disini, kami menyediakan banyak sekali game dan software murah lengkap dan update terus setiap bulannya!!!. berminat untuk membeli di toko online kami? lihat tab "Toko Jual Game dan Software" di atas dan pilih tab "List Game dan Software" untuk melihat list game kami yang tersedia.
AYO BELI GAME DISINI, MURAH MERIAH DAN HEMAT.

Customer Service Admin

Steamprofile badge by Steamprofile.com

Jual Game Dan Software


Toko Game dan Sotware Online TheRealLivingDeal, Ayo beli game atau software-software disini, kami menyediakan banyak sekali game dan software murah lengkap dan update terus setiap bulannya!!!. berminat untuk membeli di toko online kami? lihat tab "Toko Jual Game dan Software" di atas dan pilih tab "List Game dan Software"

Download Launcher Farmuhan Blog for Android

Minggu, 06 Februari 2011

Keutamaan Abu Bakar Ash Shiddiq

oleh : Lisa Ayu Lestari



Anas meriwayatkan dari Abu Bakr bahwa ia berkata: “Saya pernah berkata kepada Rasululloh ketika kami berdua berada dalam gua: ‘Sekiranya salah seorang melihat ke arah telapak kakinya pasti dapat melihat kita!’ beliau bersabda: ‘Bagaimana perkiraanmu wahai Abu Bakr jika ada dua orang sedang Alloh yang ketiganya.’” (HR. Bukhori dan Muslim)

‘Aisyah meriwayatkan bahwa Rasululloh pernah berkata kepadanya saat beliau sakit: “Panggilah Abu Bakr kemari, ayahmu, dan saudara laki-lakimu agar aku menulis sebuah pesan, sebab aku khawatir akan muncul orang yang berharap lalu berkata: ‘Aku lebih berhak.’ Sesungguhnya Alloh dan segenap kaum mukminin hanya rela menerima Abu Bakr.” (HR. Muslim)

Jubeir bin Mu’thim meriwayatkan: “Seorang manusia datang menemui Rasululloh. Kemudian Rasululloh menyuruhnya agar datang di lain hari. Wanita itu bertanya: ‘Bagaimana jika nantinya aku tidak menemuimu lagi?’ Maksudnya bagaimana bila beliau telah wafat? Rasululloh menjawab: ‘Jika engkau tidak menemuiku maka temuilah Abu Bakr.’” (HR. Bukhori dan Muslim)

Ketiga hadis di atas cukuplah menjadi bukti kuat bahwa Rasululloh mengangkat Abu Bakr menjadi khalifah sepeninggal beliau. Sebagaimana juga Rasululloh mengangkatnya menjadi imam sholat sewaktu beliau masih hidup. Demikian juga kaum muslimin telah sepakat mengangkat Abu bakr menjadi khalifah dan membaiatnya.

Di antara hadis yang menjelaskan keutamaan Abu Bakr adalah hadis: “Andaikata aku akan mengangkat seorang khalil (kekasih) dari umatku niscaya aku angkat Abu Bakr, tetapi cukuplah sebagai saudara dan sahabatku. Sungguh Alloh telah mengangkat sahabat kalian ini (maksudnya diri beliau sendiri) menjadi khalil-Nya.” (HR. Bukhori dan Muslim)

Dalam sebuah riwayat disebutkan salah satu keutamaan beliau yakni beliau masuk surga dari kedelapan pintunya. Disebutkan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, ia berkata “Ayah dan ibuku menjadi tebusannya wahai Rasululloh, cukuplah seseorang dipanggil dari salah satu pintu tersebut, lalu adakah yang dipanggil dari seluruh pintu?” Rasululloh menjawab ”Ada, dan saya berharap engkau termasuk orang yang dipanggil dari seluruh pintu wahai Abu Bakr!”

Diantara keutamaannya adalah beliaulah yang menginfakkan seluruh hartanya fisabilillah. Oleh sebab itu Rasululloh bersabda “Sesungguhnya yang paling besar jasanya padaku dalam persahabatan dan hartanya adalah Abu Bakr.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Bahkan beliau termasuk sahabat yang paling banyak mengerjakan amal kebajikan dan termasuk yang terdepan daripada sahabat lainnya. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah bahwa Rasululloh bersabda, “Siapakah diantara kalian yang berpuasa pada hari ini?” Abu Bakr menjawab ”Saya!” Rasul bertanya lagi ”Siapakah diantara kalian yang mengiringi jenazah pada hari ini?” Abu Bakr menjawab ”Saya!”. “Siapakah yang memberi makan fakir miskin pada hari ini?” tanya Rasul lagi. “Saya!” jawab Abu Bakr. “Siapakah diantara kalian yang menjenguk orang sakit pada hari ini?” tanya Rasul pula. “Saya!” jawab Abu Bakr. Kemudian Rasululloh bersabda “Tidaklah terkumpul perkara tersebut pada seorang hamba kecuali pasti masuk surga.” (HR. Muslim)

Itu hanya sebagian dari keutamaan beliau. Beliau adalah penghulu para sahabat, yang paling utama dan paling disayangi oleh Rasululloh. Dalam Shahih Al-Bukhori diriwayatkan bahwa ketika para sahabat berkumpul di aula Bani Sa’idah, Umar berkata “Justru kami akan membaiatmu! Engkau adalah penghulu kami, orang terbaik diantara kami dan yang lebih dicintai oleh Rasululloh daripada kami semua.” Lalu Umar meraih tangan Abu Bakr dan membaiatnya. Lantas kaum muslimin pun membai’at beliau.

Rasululloh telah mendoakan ampunan untuk Abu Bakr, beliau berdoa: “Semoga Alloh mengampunimu wahai Abu Bakr!” beliau megucapakan tiga kali. Lalu beliau bersabda “Sesungguhnya Alloh telah mengutusku kepada kalian namun kala itu kalian katakan ‘Engkau berdusta!’ Sedang Abu Bakr berkata ‘Engkau benar!’ Ia mengorbankan jiwa dan harta bendanya untuk membelaku. Lalu apakah kalian hendak meninggalkan sahabatku itu?” beliau mengucapakan ucapan itu dua kali. Maka tidak ada yang berani mengganggu Abu Bakr setelah itu. (HR. Bukhori)

Beliau adalah sebaik-baik hamba yang pernah menjadi khalifah. Al-Ajjuri meriwayatkan dari Abdullh bin Ja’far At Thayyar, ia berkata “Saat Abu Bakr memimpin kami, beliau adalah sebaik-baik khalifah, kasih sayang kepada kami dan yang paling lemah lembut kapada kami.” (HR. Bukhori)

Imam Al-Laaikaai meriwayatkan dari Zaid bin Ali bin Al-Husein bin Ali bin Abi Tholib, ia berkata: ”Abu Bakr Ash-Shiddiq adalah imam para syakirin” kemudian beliau membaca ayat “Dan Alloh akan memberi balasan kepda orang-orang yang bersyukur.” [Ali-Imron:144]” (Syarah Ushul I’toqod karangan Al-Laaikaai).

Diriwayatkan dari Muhammad bin Ali bin Husein ia berkata, “Seorang laki-laki datang menemui ayahku lalu berkata: ‘Ceritakan padaku perihal Abu Bakr!’ Ayahku berkata: ‘Apakah engkau bertanya tentang Ash-Shiddiq?’, ‘Apakah engkau menyebutnya Ash-Shiddiq?’ Ayahku berkata ‘Celaka engkau, hamba yang lebih baik dariku telah menyebutnya Ash-Shiddiq, yakni Rasululloh, kaum Muhajirin dan Anshor. Barangasiapa tidak menyebutnya Ash-Shiddiq niscaya Alloh tidak akan membenarkan ucapannya. Pergilah dan cintailah Abu Bakr dan Umar serta berikanlah loyalitasmu kepada keduanya. Apa yang terjadi setelah itu maka dirikulah menjadi tebusannya!’”

Demikianlah sekilas keutamaan Abu Bakr. Beliau adalah sahabat yang paling utama, paling berani, paling taat, dan paling mulia. Selayaknyalah beliau mejadi suri teladan bagi setiap muslim setelah Rasululloh.

(Disarikan dari terjemahan: Al-Ibanah Lima lish Shahabah minal Manzilah wal Makaanah)

Nilai Sebuah ‘Alhamdulillah’

oleh : Lisa Ayu Lestari


Mulailah segala sesuatu dengan basmalah dan akhirilah dengan membaca hamdalah. Tentu ajaran ini sudah di luar kepala bagi setiap muslim, walau kadang masih saja terlewat.

Namun ada sesuatu yang membuat kita mengernyitkan dahi ketika ajaran seperti itu diterapkan tidak pada tempatnya. Bisakah hal itu terjadi?

Kita ambil contoh, dalam suatu malam penganugerahan kepada para insan perfilman, seorang pemeran utama naik ke panggung dengan pakaian “seadanya” untuk menerima penghargaan sebagai pemeran terbaik, setelah menerima award seperti lazimnya, ia memberikan sepatah dua patah kata dan tak lupa ia mengucapkan salam dan puji syukur, bahkan kadang disertai sujud syukur, “Alhamdulillah berkat Allah saya dapat memenangkan award ini, bla…bla…bla…”

Di sisi lain kita tahu bagaimana, sebagai apa, peran artis tersebut dalam suatu film, memang sih aktingnya bagus, tapi dia berperan seronok yang jauh dari pesan-pesan moral dan tuntunan agama. Suatu ketulusan yang tidak pas, suatu ketulusan yang mungkin tepat waktu, tapi tidak tepat sasaran. Tepat waktu karena dia mendapatkan anugerah yang tentu tidak semua orang bisa meraihnya, tapi tidak tepat sasaran karena apa yang ia lakukan sehingga mendapat anugerah tersebut.

Contoh yang lebih sederhana, seorang pelajar atau mahasiswa, ketika dalam suatu ujian dia mengalami kebuntuan, tiba-tiba terpikir untuk melirik jawaban teman di bangku sebelah, karena tidak biasa nyontek, “deg-degan juga nih”, tapi karena godaan begitu kuat (dasar syetan!) akhirnya diputuskan juga untuk melirik jawaban dari tetangga sebelah yang kebetulan terkenal pintar, dan tak lupa dia menerapkan ajaran di awal tulisan ini, dia mengucap “Bismillaahirrahmaanirrahiim, semoga tidak ketahuan dengan penuh ketulusan, lhoo….?

Seorang PSK dengan penuh kepasrahan berujar, “Walaupun pekerjaan saya seperti ini, tapi alhamdulillah saya bisa menghidupi keluarga dan menyekolahkan anak saya yang entah di mana bapaknya” welehweleh …. Mungkin pula seorang pencuri, pembunuh, pemabuk, bahkan koruptor tak melewatkan membaca bismillah dan hamdalah untuk memulai dan mengakhiri aksinya. Ini sesuatu yang tidak pas, aneh, atau bagaimana ya?

Mungkin itulah gambaran sebagian penerapan ajaran agama dalam kehidupan di sekitar kita. Bagaimana dengan Anda?

Tentu saja Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengajarkan kita untuk memulai sesuatu dengan menyebut nama Allah subhanahu wa ta’ala dan mengakhirinya dengan memuji-Nya adalah dalam hal-hal kebaikan.

Bagaimana dengan kejadian-kejadian di atas? Jangan-jangan mereka tidak sadar, walaupun sebenarnya tahu, kalau berzina, menyontek, mencuri, korupsi, adalah perbuatan yang tidak diridhai Allah subhanahu wa ta’ala, dan tidak selayaknya didahului dan diakhiri dengan menyebut nama-NYA.

Memang kadang kita tidak sadar dengan perkataan dan kelakuan kita sendiri, karena sudah menjadi kebiasaan, sebagai contoh, Sholat, karena sholat telah menjadi kebiasaan, kita telah hafal di luar kepala bacaan dan gerakan-gerakannya sampai-sampai kita mengerjakannya tanpa sadar, tiba-tiba, lho kok udah mo salam ya..??? Sungguh jauh dari khusyuk, na’udzubillah mindzaalik.

**

Allahkadang hanya diingat pada saat-saat sempit, sulit, terjepit, dan terlilit, pada saat-saat seperti itulah nama Allah muncul dalam hati kita, kemudian dengan penuh keikhlasan, ketulusan, dan menghiba kita memohon agar Allah subhanahu wata’ala mengabulkan, menyelamatkan, dan membebaskan kita dari segala lilitan tadi. Setelah bebas, di mana Dia, entah, tak muncul lagi dibenak kita nama-Nya. Hanya sebatas inikah kadar keimanan dan keberagamaan kita? Sungguh menyedihkan, tak jauh beda dengan imannya Fir’aun yang mengatakan aku beriman kepada Tuhannya Musa dan Harun, namun perkataan itu tiada gunanya karena terucap di kala nyawa sudah di tenggorokan, na’udzubillah mindzaalik.

**

Setiap saat kita perlu bermuhasabah, melihat ke belakang apakah perkatan, pekerjaan, dan perilaku kita sudah sesuai dengan tuntunan dari Allah subhanahu wa ta’ala dan Rasul-Nya shallallahu alaihi wa sallam?

Selalu berpikirlah dengan apa yang sedang kita kerjakan ataupun kita katakan, tepatkah perkataan saya ini? Benarkah, pantaskah saya melakukannya? Mulailah dengan basmalah dan akhirilah dengan hamdalah, dengan penuh ketulusan dan khusyuk semata-mata karena Allah subhanahu wa ta’ala dan hindarilah perbuatan dan perkataan yang tidak diridhai Allah subhanahu wa ta’ala.

Masihkah Kita Lupa Berdoa?

oleh: Lisa Ayu Lestari




Kadang kita tidak menyadari, betapa malasnya diri kita untuk selalu meminta pada-Nya. Atau mungkin ada saat-saat tertentu di mana kita tidak merasakan perlunya pertolongan dan perlindungan dari-Nya.

Ada saat-saat tertentu di mana kita merasa ‘aman-aman’ saja dengan sejumlah kenikmatan duniawi yang telah kita rengkuh. Pada saat itu, kita tak lagi peduli akan orang lain, keluarga, dan orang-orang terdekat kita.

Memang sudah tabiat manusia yang hanya akan ingat pada Rabb-nya ketika ia merasakan susah saja. Memang sudah tabiat manusia yang cepat lupa akan perintah-Nya untuk selalu bersyukur dan memanjatkan doa.

Dan ketika musibah atau hal yang tak diinginkan itu datang, barulah kemudian sesal berkepanjangan. Bahkan mungkin mengutuk diri yang lalai akan kewajiban mengingat-Nya, dan mendoakan keselamatan diri serta orang-orang yang dicintai.

Ada seseorang yang Allah memberikan sebuah kelebihan padanya, yaitu setiap kali ia memanjatkan doa, apa yang ia pinta dalam waktu tak lama terkabul. Ia memang selalu mensyukuri kemudahan yang telah Ia berikan tersebut, dan memang ia adalah seseorang yang bisa dikatakan bukan seseorang yang awam dalam hal pengetahuan agama. Tapi sekali lagi, bicara tentang keimanan tak cukup hanya sampai di situ.

Keimanan mendalam adalah sebuah konsistensi ibadah, yang dihayati sepenuh jiwa, berlandaskan sebuah kepahaman yang utuh. Dan melalui ujian-ujian lah seseorang bisa mendapatkan predikat ‘mukmin’. Juga seperti yang Rasulullah sabdakan, bahwa keimanan yang bercokol di tiap hati seorang muslim pasti ada kalanya naik dan turun. Itulah yang akan menguji konsistensi seseorang dan mujahadah-nya dalam menjaga stabilitas iman.

Seseorang ini pun hanyalah seorang hamba yang sama lemahnya dengan manusia-manusia lainnya. Kala ia merasa berada di titik ‘aman’ tersebut, maka ia kerap kali lupa untuk menjaga konsistensinya dalam memanjatkan doa. Padahal, kepada siapa lagi kita bisa meminta? Dan bukankah Allah menyukai hamba-hamba-Nya yang selalu mendekatkan diri pada-Nya?

Akhirnya, ujian-ujian kecil pun Allah turunkan, seseorang ini mendapatkan sebuah permasalahan yang cukup mengguncangkan hatinya. Dan ketika itulah ia menyadari kekhilafannya untuk mendekatkan diri dan berdoa pada Sang Pemilik Jiwa. Karena sesungguhnya segala nikmat adalah datang dari-Nya, demikian pula hal-hal yang bisa jadi tidak kita sukai yang menimpa diri kita. Karena sesungguhnya keduanya harus selalu kita syukuri, sebab itulah yang akan menjadi alat ujian, apakah kita lolos dan berhasil mendapatkan predikat ‘mukmin’ atau tidak.

Dan seseorang ini pun, seperti yang sudah-sudah, akhirnya kembali merapatkan hatinya untuk bersimpuh pada Allah. Melantunkan kembali doa-doa panjangnya, berharap sesuatu yang sedang menimpanya akan diganti dengan sesuatu yang lebih baik. Kembali berharap bahwa Allah akan mengabulkan pintanya kali ini, dengan keyakinan bahwa Allah akan selalu mengabulkan doa hamba-Nya yang meminta. Namun akankah keadaan ini berulang sepanjang hidupnya? Bahwa ketika ia kembali dalam posisi ‘aman’ lantas ia melalaikan diri dari Rabb-nya?

Seseorang yang saya contohkan tersebut bisa jadi adalah gambaran diri kita sehari-hari. Mungkin bisa saja kita berkilah bahwa lalai dan lupa adalah memang tabiat manusia, dan kemudian kita memaafkan diri kita yang tak sanggup mengerahkan segenap kekuatan hati kita untuk berteguh dalam beribadah pada-Nya. Atau memang sudah menjadi tabiat diri kita yang menyepelekan sebuah untaian doa, menganggap bahwa ia tak sebanding dengan ibadah lainnya yang (sepertinya) sudah kita lakukan.

Suatu ketika Aisyah ra. mendapati Rasulullah SAW yang mendirikan qiyamullail hingga bengkak-bengkak kedua kakinya. Nurani kita mungkin mengatakan bahwa perbuatan tersebut melampaui kemampuan fisik seorang manusia. Namun seorang Muhammad yang sudah dijanjikan surga serta dihapus segala dosanya saja bisa mengatakan, “Apakah aku tak boleh mewujudkan rasa syukurku pada-Nya?”

Lantas, bagaimanakah dengan diri kita yang tak pernah lepas dari dosa serta masih harus berharap cemas akan tempat kita di surga?

Saya rasa, seseorang yang saya ceritakan di atas patut mensyukuri bahwa Allah masih berkenan untuk ‘mengingatkannya’ dengan memberikan ujian-ujian kecil ketika ia lupa untuk mendekatkan diri pada-Nya.

Bagaimana pula bila Allah tak lagi peduli dan membiarkannya tenggelam dalam kenikmatan dunia, sedangkan tak ada sedikit pun keridhaan Allah padanya? Sungguh, dunia dan segala isinya tak ada artinya dibandingkan menjadi bagian dari orang-orang yang diridhai dan dicintai Allahu Rabb al-‘Alamin.

Marah-marah Bikin Serangan Jantung

Jakarta, Orang yang gampang marah-marah biasanya paling rawan kena serangan jantung. Bagaimana prosesnya orang yang marah-marah hingga timbul serangan jantung?

Orang pemarah biasanya karena ada sesuatu yang tidak puas dengan keinginannya atau targetnya. Sesekali marah justru baik, tapi jika sedikit-sedikit ketidaksempurnaan sehari-hari ditanggapi dengan marah maka jantung bisa jadi taruhannya.

Orang yang sering marah akan membuat hipotalamus mengeluarkan hormon stres, baik yang adrenalin maupun non-adrenalin. Pengeluaran hormon ini akan memicu peningkatan denyut jantung, peningkatan tekanan darah yang mengakibatkan penebalan dinding arteri dan pembentukan bekuan dalam pembuluh darah, serta aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah arteri).

Pembuluh darah terutama di arteri leher (carotid) yang mengalami penebalan akan menyempit sehingga memicu berbagai masalah jantung dan pembuluh darah.

Penebalan arteri semacam itu biasanya menyertai proses penuaan. Namun menurut penelitian di US National Institute of Aging, orang dengan sifat pemarah cenderung untuk mengalaminya di usia lebih muda.

Peningkatan risiko yang dialami cukup signifikan, yakni mencapai 40 persen dibandingkan orang dengan kepribadian yang menyenangkan. Angka itu didapat setelah disesuaikan dengan faktor risiko yang lain, misalnya merokok.

Kecenderungan lain yang teramati adalah bahwa penebalan arteri sebagai dampak dari sifat pemarah lebih banyak dialami oleh wanita. Umumnya penebalan arteri lebih banyak dialami pria, namun wanita pemarah punya risiko yang sama dengan pria yang menyenangkan.

Penelitian ini melibatkan sedikitnya 5.600 partisipan dari 4 desa di wilayah Sardinia, Italia. Para peneliti mengamati dan membuat perbandingan antara kondisi emosional dan kesehatan para partisipan selama kurun waktu 3 tahun.

Menurut peneliti, pola hubungan antara emosi dengan kesehatan pembuluh darah ini ini berlaku secara umum di seluruh dunia. Beberapa penelitian serupa dengan skala lebih kecil telah dilakukan dan menunjukkan hasil yang konsisten.

Dr David L Katz, direktur Prevention Research Center at Yale University School of Medicine menanggapi positif penelitian ini. Menurutnya, sifat pemarah merupakan faktor risiko serangan jantung yang bisa disejajarkan dengan hipertensi.

“Perkembangan ilmu psycho-immunology mengungkap bahwa status emosional dapat mempengaruhi kondisi hormonal dan syaraf, yang seluruhnya terkait dengan fungsi kekebalan tubuh,” ungkap Dr David seperti dikutip dari Healthday, Rabu (18/8/2010).

Ada Pintu Neraka di Usbekistan


Pintu neraka sering dilukiskan dengan suasana api menyala yang sangat mengerikan panasnya. Kondisi seperti itulah yang terdapat di sebuah lubang api menganga di daratan Usbekistan, Asia Tengah. Maka lubang api itu pun disebut sebagai “pintu neraka”.

Lubang api itu berukuran sekitar dua kali lapangan bola dengan kedalaman lebih dari 30 meter. Semula ukurannya tidak sebesar itu sejak pertama kali tahun 1975 “pintu neraka” itu dijumpai manusia.

Awalnya ahli geologi menggali dengan alat berat untuk pengeboran gas alam. Anehnya, di lokasi itu ditemukan jurang besar di bawah tanah. Saking besarnya, semua peralatan untuk penggalian itu terperosok ke dalam.

Jurang itu dipenuhi dengan gas bumi yang beracun. Belum ada keterangan resmi Uni Soviet kala itu terkait berapa jumlah korban tewas akibat terkena gas beracun. Namun para ahli segera menyingkir dan semua peralatan yang terperosok itu ditinggal pergi.

Untuk menghindari gas beracun yang terlanjur terbuka ke langit bumi itu menyebar, para ahli memutuskan untuk membakarnya. Posisinya berada di dekat kota kecil bernama Davaz.

Praktis sejak 1975 lobang raksasa itu menyemburkan api seperti gunung berapi dan masih tetap menyala hingga kini walau sudah 35 tahun berlalu. Masyarakat sekitar tak ada yang berani mendekat karena pengaruh medan panas hingga beberapa ratus meter, sehingga dinamakan “pintu neraka”.

Sampai sekarang belum ada penjelasan apakah “pintu Neraka” itu ukurannya melebar atau stabil karena gas yang keluar dari perut bumi itu langsung terbakar. Walau terkena hujan pun, apinya tidak mati.

Lubang api raksasa itu kelihatan dari kejauhan karena berada di daratan tandus yang luas. Bila malam, tampak semakin jelas dengan sorotan cahaya kekuningan yang bersumber dari “pintu neraka” itu.

Mirip dengan Lumpur Lapindo, yang terus mengeluarkan lumpur panas gara-gara pengeboran yang dinilai gagal sehingga menyembur ke permukaan bumi. Hingga kini juga belum ada ahli geologi yang mampu menghentikan semburan lumpur panas lapindo. Yang bisa dilakukan hanya membatasi agar area efek lumpur panas itu tidak terus melebar.

Sabtu, 05 Februari 2011

Rield Akan Depak Lima Pemain Timnas Pra-Olimpiade


Pelatih Tim Nasioal (Timnas) Alfred Riedl akan mendepak lima pemain Timnas Pra-Olipiade 2012 yang saat ini menjalani pelatnas di Lapangan PSSI, Senayan, Jakarta.

Pemain yang saat ini menjalani pemusatan latihan sejak 24 Januari, sebanyak 24 pemain termasuk satu orang pemain keturunan Indonesia-Belanda, Diego Michiels.

"Dua pemain akan dicoret setelah uji coba melawan Pelita Jaya U-21 dan tiga pemain setelah uji coba melawan Hongkong," kata Alfred Riedl usai latihan di Lapangan PSSI, Senayan, Jakarta, Jumat.

Uji coba melawan Pelita Jaya U-21 digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (5/2) dan pertandingan melawan Hongkong, 9 dan 11 Februari di Hongkong.

Menurut dia, khusus untuk pertandingan uji coba melawan Timnas U-23 Hongkong pihaknya akan membawa 21 pemain tidak termasuk Diego Michiels yang akan kembali ke Belanda.

Dengan demikian sudah ada dua pemain yang dicoret dari skuad muda Merah Putih yang diproyeksikan turun pada Pra-Olimpiade 2012 melawan Turkmenistan, di Stadion Jakabaring, Palembang, 23 Februari 2011.

"Kami akan melihat kemampuan individu pemain pada pertandingan uji coba nanti. Kami berharap semua pemain bisa bermain dengan maksimal," kata pelatih asal Autria itu.

Hingga hari ke-12 pelaksanaan pelatnas Pra-Olimpiade, sedikitnya lima pemain telah dipulangkan yaitu Saiful Amar, Jordy de Kat, Ramdani Lestaluhu, Fahrudin dan Alan Martha.

Riedl menjelaskan, dengan mencoret lima pemain yang ada maka jumlah pemain akan sesuai dengan kuota yang ditetapkan untuk sebuah pertandingan Pra-Olimpiade 2012 yaitu 18 pemain.

Ke-18 pemain itu nantinya akan masuk dalam susunan pemain yang akan diturunkan pada pertandingan resmi. Hanya saja jumlah pemain yang didaftarkan ke Komite Olimpiade sebanyak 40 pemain.

Agnes Monica Luncurkan 'AGNES IS MY NAME'

Rabu malam (02/02/11) bertempat di KFC Kemang Jakarta Selatan, penyanyi multitalenta Agnes Monica meluncurkan album The Best of Agnes Monica bertajuk Agnes Is My Name. Album ini merupakan kumpulan lagu-lagi hits milik Agnes hasil kerja sama Aquarius, KFC dan Swara Sangkar Emas.


Rabu malam (02/02/11) bertempat di KFC Kemang Jakarta Selatan, penyanyi multitalenta Agnes Monica meluncurkan album The Best of Agnes Monica bertajuk Agnes Is My Name. Album ini merupakan kumpulan lagu-lagi hits milik Agnes hasil kerja sama Aquarius, KFC dan Swara Sangkar Emas.

Agnes malam itu mengaku sangat antusias dengan peluncuran album the best-nya yang diawali dengan penampilan panggung sebanyak 5 lagu di depan para Nez, julukkan fans clubnya.

"Album the best kayaknya too much banget. Saya sangat berterima kasih kepada Aquarius yang sejak 'Pernikahan Dini' sampai sekarang tetap mempercayakan saya di sini dan beberapa pihak yang berkerja sama dengan baik di sini," ungkap Agnes.

Selain itu di malam Gong Xi Fa Cai yang diwarnai hujan rintik, Agnes juga mengumumkan diri untuk pertama kalinya impianya menembus level internasional jebol. Ia dikontrak Sony/ATV Music Publisihing merilis album Paralzyed hasil kerja sama Agnes dan Beto Cohen, penulis lagu Madona, Like a Prayer versi 2008.

Perlu diketahui bahwa Sony/ATV pernah meluncurkan album the Beatles Hits, Bob Dylan, Neil Diamond, Diane Warren dan lain-lain. Sony/ATV merupakan perusahaan gabungan dari Sony Corporation dan perusahaan milik Michael Jackson.

Untuk go internasionalnya itu Agnes telah menjalani rekaman di Red Bus Recording Studios, salah satu studio rekaman di London yang terkenal di dunia tempat Duran-Duran, Spandau Ballet, Banaram, Brian Wilson, Culture Club, George Michael, dan N-Dubz memproduksi lagu-lagu.

"Hari ini merupakan hari yang sangat membahagiakan bagi saya. Ada dua good news, rilis album the best dan mimpi saya menembus dunia internasional tercapai," ungkapnya sumringah. (kpl/wwn/dar)

Misteri Salam Ahmad Dhani

Tanpa sengaja Ahmad Dhani membuka sendiri kepada publik ihwal kehamilan seseorang yang kini tengah menjadi istrinya dan kini tengah hamil. Memang pentolan grup band Dewa ini tidak menyebut siapa nama sanh istri, namun dugaan itu mengarah kepada Mulan yang kini terlihat perutnya membuncit.

JAKARTA-C&R/OMG-Tanpa sengaja Ahmad Dhani membuka sendiri kepada publik ihwal kehamilan seseorang yang kini tengah menjadi istrinya dan kini tengah hamil. Memang pentolan grup band Dewa ini tidak menyebut siapa nama sang istri, namun dugaan itu mengarah kepada Mulan yang kini terlihat perutnya membuncit.

"Yah untuk istri saya yang lagi hamil semoga diberi kelancaran" kata Dhani saat menjadi bintang tamu acara program musik Dahsyat, yang ditayangkan secara live di RCTI, Kamis (3/1/2011).

Sejatinya saat itu Ahmad Dhani diminta untuk mengucapkan salam kepada pemirsa Dahsyat oleh Olga dan Rafii Ahmad, sebagai host. Tetapi, justru Dhani menyampaikan salam spesial untuk istrinya yang tengah hamil.

Dengan spontan Rafi dan Olga menimpali ucapan salam Ahmad Dhani . "Oh salam untuk wanita hamil yang pakai cadar itu yah," ujar Olga dan Raffi diiringi tawa khas.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Dhani dengan bandnya The Rock Indonesia', menyanyikan dua lagu, 'Sedang Mikirin Kamu' dan 'Dua Sejoli'.Usai acara, Dhani langsung berlalu tanpa mau dikonfirmasi mengenai ucapannya di dalam acara Dahsyat itu. "Saya nggak mau wawancara," papar Dhani bergegas menaiki mobilnya, Alfhard B 1 RCR.

Seperti diketahui, Ahmad Dhani dikabarkan telah menikah siri dengan Mulan Jameela.dan kini, Mulan diisukan tengah berbadan dua. (Deva)

Adjie Massaid di Mata Angelina Sondakh


Angelina Sondakh, Puteri Indonesia 2001 yang menjadi istri almarhum Adjie Massaid, menyimpan kenangan indah tentang politisi Partai Demokrat yang meninggal, Sabtu (5/2/2011). Semula, Adjie yang naksir pada Angelina, begitulah tertulis pada diarinya. Beberapa kali Adjie mengirim salam. Namun, Angelina Sondakh selalu berusaha tidak meresponsnya.

Angelina Sondakh merasa Adjie Massaid tipe lelaki yang berbaik hati kepada semua orang. Berikut ini adalah catatan Angelina Sondakh di blog-nya tentang suaminya itu, tertanggal 25 Januari 2006, sekitar setahun setelah mereka menikah, sebagaimana dikutip Tribunnews.com, Sabtu.

ADJI MASSAID (The man I once ignored). Aku mengenal nama Adji Massaid sudah cukup lama. Namanya memang sudah tidak asing lagi dalam dunia perfilman dan persinetronan. Namun itu hanya sebatas mengenal dan sekedar tahu saja. Pada saat itu kami sama-sama masih menjadi calon legeslatif dari Partai Demokrat. Pertemuan partai, rapat – rapat partai dan kegiatan – kegiatan di partai membuat kami pun sering bertemu. Apalagi pada kesempatan mensukseskan calon Presiden Partai Demokrat : Susilo Bambang Yudhoyono.

Jujur, saat itu aku tidak tahu banyak tentang kehidupan pribadi Adji dan lebih daripada itu rasanya kami berdua pun tidak tertarik untuk ingin mengenal satu sama lain lebih jauh. Pembicaraan kami hanya sebatas pekerjaan, tidak pernah melewati batas privasi masing – masing. Rasanya kami berdua cukup memahami posisi masing – masing, sehingga kalaupun harus berbicara pasti topiknya tidak lari dari partai dan pemenangan pemilu.

Sebenarnya latar belakang public figure-lah yang membawa kami bergabung di Partai Demokrat (kami diajak oleh Sys NS untuk bergabung di PD, thank you mas Sys). Kami juga tergolong generasi muda. Dan sebenarnya, inilah yang bisa menjadi alasan rasional untuk membangun komunikasi diantara kami. Tapi entahlah …. saat itu saya sibuk dengan aktifitas sehari-hari dan dia juga sepertinya begitu. Yang pasti, pertama kali mengenal Adji kami berdua sedang tidak sendiri. Saya pada waktu itu sedang merajut asmara dengan seseorang begitupun Adji yang masih terikat perkawinan. Kami pun menghargai pasangan kami masing2.

Hari – hari di DPR saya lalui dengan penuh semangat ingin belajar dan belajar. Saya mulai menikmati ritme kerja yang benar-benar baru bagi saya. Dalam jadwal saya yang padat di gedung parlemen, sering saya bertemu dengan Adji namun itu sebatas, “say hello” saja. Pernah kami tidak sengaja bertemu di ruangan kerja salah satu teman fraksi, saat itu Adji sempat mengajak saya berdiskusi soal apa pendapat masyarakat tentang permasalahannya. Tapi saya enggan berkomentar terlalu banyak. Setelah saya beranjak dari ruangan tersebut ternyata Adji menitipkan pesan untuk disampaikan kepada saya bahwa dia tertarik dengan saya. Itupun saya tidak menanggapi secara serius tapi saya tanggapi secara ringan dengan memberikan support kepada Adji untuk tetap bertahan walau seberat apapun permasalahannya.

Walaupun demikian saat itu tidak ada perasaan yang ‘lain’ yang saya rasakan dan memang kamipun akhirnya berada dalam komisi yang berbeda. Ini jugalah yang membuat kami jarang sekali bertemu dan jarang berkomunikasi. Kami hanya bertemu pada rapat fraksi setiap jumat dan itu pun minim sekali interaksinya. Dia selalu duduk di sayap barat dan saya di sayap timur. Nothing special. Dia kuanggap sebagai teman biasa saja. Nothing more. Bukan Adji namanya kalau tidak terus mencoba dan mencoba. Sering aku dikirimi salam melalui orang-orang yang tinggal bersama saya.

“Ibu, ada salam dari Pak Adji’ tutur pembantu saya.

Namun aku selalu mengabaikannya. Bahkan terkadang walaupun ada ‘godaan-godaan’ kecil, itu selalu kuanggap ‘dasar laki-laki’. Pernah juga Adji memanggil nama saya lewat speaker sidang …. Angie! Dengan tatapannya yang ‘romantis semu’ namun saya pada waktu itu masih bisa menyakinkan diri saya bahwa itulah Adji. He is treating every woman like that because he is nice to everybody. Saya hanya tidak ingin menanggapi mas Adji serius, walaupun terkadang ketika bertemu dia selalu memberikan pujian….sekali lagi itu kuanggap sebagai basa – basi saja and Yes he is doing it to everybody. Pernah juga Adji menyampaikan kekagumannya pada saya lewat teman se-partai, pada waktu itu saya hanya menanggapi dengan kata-kata: ‘kayak nggak tahu Adji aja’. Tapi saya tetap menganggap Adji sebagai sahabat dan itu tidak mengurangi rasa persahabatan saya dengan dia dalam konteks kepentingan partai tentunnya.

Setelah beberapa waktu lamanya, sayapun akhirnya sendiri dan Adjipun sepertinya mulai menikmati kesendiriannya. Walaupun saya selalu mendengar bahwa Adji tidak pernah benar – benar sendiri, karena Adji adalah tipe orang yang easy going dan ingin bersahabat dengan siapa saja. Pernah suatu waktu dalam pertemuan partai seorang teman mengatakan: ‘Angie, Adji kirim salam ….. kayaknya dia naksir sama kamu’. Terus saya jawab dengan bergurau: “Keep trying hard, I need to see more effort”. Karena berbagai kesibukan, kami pun semakin jarang berkomunkasi. Namun tetap saja Adji selalu kirim salam melalui staff saya. Dan itupun saya tidak membalas salamnya, karena saya menganggap itu adalah gombalnya laki-laki. Yaah…itulah yang ada dibenak saya pada waktu itu : Adji termasuk laki-laki yang baik ke semua orang. Jadi biarlah aku menganggap semua itu sebagai angin lalu saja. Dan dalam hatiku …… Gombal.

Saya selalu menghindar dari Adji dalam setiap kesempatan. Bahkan pada setiap kunjungan partai ke daerah, saya selalu menanyakan asisten saya, apakah Adji ikut dalam rombongan. Dan saya pesankan, kalau ada, tolong diusahakan agar seat saya terpisah dengan Adji. Sebagaimana foto yang saya tampilkan dalam webblogs ini. Mungkin dapat bercerita banyak tentang penolakan saya terhadap Adji. Tapi semua itu akhirnya luluh lantah…………

ICW Tuding Nurdin Terima Dana APBD

Jakarta: Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) kembali menerima tudingan miring. Indonesia Corruption Watch (ICW) menduga Nurdin terlibat dalam korupsi dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk klub sepakbola Persisam Putra Samarinda.

Dugaan disampaikan ICW bersama LSM Kontras dan Ketua Jambore Perubahan Sepakbola Indonesia di kantor Kontras, Jakarta, Kamis (3/2). Menurut ICW, dalam pertimbangan majelis hakim Pengadilan Negeri Samarinda saat memvonis bersalah terdakwa Aidil Fitri, manajer Persisam disebut-sebut Nurdin juga menerima aliran dana sebesar Rp 100 juta. Aidil terbukti mengorupsi dana APBD klub Persisam. Selain Nurdin, petinggi PSSI lain yakni Andi Darusalam Tabusala juga diduga menerima uang sebesar Rp 80 juta.

Karena itu ICW meminta Komisi Pemberantasan Korupsi dan kejaksaan setempat segera memeriksa Nurdin. ICW juga meminta panitia pendaftaran calon Ketua Umum PSSI menolak pencalonan kembali Nurdin sebagai Ketua Umum PSSI.

PSSI sempat tercoreng ketika surat aduan Eli Cohen disampaikan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui surat elektronik. Eli menuding ada anggota PSSI yang mengatur laga final antara Malaysia melawan Indonesia dalam laga final Piala AFF 2010 silam [baca: Inilah Surat Eli Cohen Soal Pengurus PSSI].(AIS)

Aura Kasih: Tidak Terima Ariel divonis Bersalah

Wanita yang sempat digosipkan sebagai kekasihnya Nazril Irham alias Ariel, Aura Kasih mengaku shock mendengar putusan hakim yang memvonis Ariel bersalah dan harus menjalani masa hukuman selama 3 tahun 6 bulan penjara.


Jakarta-C&R/OMG- Wanita yang sempat digosipkan sebagai kekasihnya Nazril Irham alias Ariel, Aura Kasih mengaku shock mendengar putusan hakim yang memvonis Ariel bersalah dan harus menjalani masa hukuman selama 3 tahun 6 bulan penjara.

"Aku shock baget mendengar vonis itu. Orang yang ngabisin duit negara aja bisa bebas, tapi ini (kasus Ariel) kan kesalahan yang menyebarkan. Kayaknya kurang bijak aja memvonis 3 tahun," ujar Aura di Hard Rock Cafe, Rabu (2/2/2011).

Alasan Aura mendukung Ariel ialah karena ia beranggapan jika Ariel tak bersalah. "Ya nggak adil aja, yang paling salah itu kan yang nyebarinnya," paparnya.

Meski begitu, pemilik album 'Puncak Asmara' itu hanya bisa mendoakan Ariel agar tabah menjalani masa hukumannya. "Dukungan nggak harus jengguk, dengan doa juga bisa, semoga sabar aja," harap gadis kelahiran 22 1988 itu.

PENUTUPAN

SESUDAH ANDA MEMBACA BLOG SAYA INI, SILAHKAN KUNJUNGI BLOG SAYA YANG LAIN. SILAHKAN LIHAT BLOG SAYA YANG LAIN DI PROFIL SAYA.
SESUDAH ANDA MEMBACA BLOG SAYA INI, SILAHKAN ANDA MENGAMALKAN APA SAJA YANG TERKANDUNG DIDALAMNYA.
JANGAN LUPA ANDA MEMBERI KOMENTAR DI BLOG SAYA INI
TERIMA KASIH


tertanda
si pembuat blog



fajar muhammad farhan

UCAPAN TERIMA KASIH

UCAPAN TERIMA KASIH KEPADA:


Ø ALLAH YANG MAHA ESA

Ø NABI BESAR MUHAMMAD SAW.

Ø KEPADA ORANG TUAKU

Ø KEPADA SAUDARA DAN KELUARGAKU

Ø KEPADA TEMAN-TEMANKU YANG BAIK HATI DAN SENANG BERTEMAN DENGANKU

Ø KEPADA SEMUA WEBSITE DISELURUH DUNIA YANG TELAH MENGEMBANGKAN BLOGKU

Ø KEPADA BAND-BAND DI SELURUH NUSANTARA

Ø KEPADA GURU-GURUKU YANG SENANG MENGAJARIKU

Ø KEPADAMU YANG SETIA MEMBACA BLOGKU DAN MENGAMALKAN APA YANG ADA DIDALAMNYA


Daftar Semua Post