Anieq Nisrina Shofwan Love Fajar Muhammad Farhan Forever Dunia Software dan Berita Unik TheRealLivingDeal

Game Shop TheRealLivingDeal

Toko Game dan Sotware Online TheRealLivingDeal, Ayo beli game atau software-software disini, kami menyediakan banyak sekali game dan software murah lengkap dan update terus setiap bulannya!!!. berminat untuk membeli di toko online kami? lihat tab "Toko Jual Game dan Software" di atas dan pilih tab "List Game dan Software" untuk melihat list game kami yang tersedia.
AYO BELI GAME DISINI, MURAH MERIAH DAN HEMAT.

Customer Service Admin

Steamprofile badge by Steamprofile.com

Jual Game Dan Software


Toko Game dan Sotware Online TheRealLivingDeal, Ayo beli game atau software-software disini, kami menyediakan banyak sekali game dan software murah lengkap dan update terus setiap bulannya!!!. berminat untuk membeli di toko online kami? lihat tab "Toko Jual Game dan Software" di atas dan pilih tab "List Game dan Software"

Download Launcher Farmuhan Blog for Android

Senin, 06 Oktober 2008

Harry Potter

Harry Potter merupakan salah satu seri novel fantasi karya J. K. Rowling dari Inggris mengenai seorang anak laki-laki bernama Harry Potter. Sejak rilis pertama novel ini, Harry Potter dan Batu Bertuah pada tahun 1997 di Inggris, buku ini telah mendapatkan ketenaran dan kesuksesan secara komersial di seluruh dunia, diangkat menjadi film, video game, dan beragam merchandise.

Latar belakang kisah ini kebanyakan berada di Sekolah Sihir Hogwarts dan berpusat pada pertarungan Harry Potter melawan penyihir jahat Lord Voldemort, yang menggunakan Ilmu Hitam untuk membunuh orang tua Harry.

Kesemua tujuh buku yang direncanakan Rowling dalam seri novel ini telah diterbitkan. Buku keenam, Harry Potter dan Pangeran Berdarah-Campuran versi asli bahasa Inggris diterbitkan pada 16 Juli 2005, sementara buku ketujuh, Harry Potter dan Relikui Kematian diluncurkan di seluruh dunia pada 21 Juli 2007 (versi terjemahan bahasa Indonesia diperkirakan akan terbit pada awal tahun 2008). Enam buku pertama dalam seri novel ini secara keseluruhan telah terjual lebih dari 325 juta kopi, dan telah diterjemahkan ke lebih dari 63 bahasa.[1][2]

Atas kesuksesan novel-novelnya ini, Rowling telah menjadi penulis terkaya sepanjang sejarah kesusasteraan.[3] Versi-versi asli dalam bahasa Inggris diterbitkan oleh penerbit Bloomsbury di Inggris Raya, Scholastic Press di Amerika Serikat, Allen & Unwin di Australia, dan Raincoast Books di Canada. Versi bahasa Indonesia diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama.

Lima buku pertama telah diangkat menjadi film layar lebar oleh Warner Bros. dan mendulang kesuksesan besar. Film kelima, Harry Potter and the Order of the Phoenix, mulai diambil gambarnya pada Februari 2006, dan dirilis pada 11 Juli 2007 di Amerika Serikat.
Tentang penciptaan Harry Potter

Ide tentang Harry Potter pertama kali tercetus dalam pikiran J. K. Rowling ketika menaiki kereta api dari Manchester ke London pada tahun 1990. Pada waktu itu, dia baru saja bercerai dan mengambil inisiatif untuk menjadikan Harry Potter sebagai inspirasi hidupnya. Dia menghabiskan waktu di dalam perjalanannya itu dengan memikirkan plot yang lengkap tentang ceritanya itu. Di situs webnya, Rowling menceritakan pengalamannya itu:
Harry Potter
Saya telah menulis hampir tanpa jeda sejak umur enam tapi sebelumnya saya tidak pernah merasa begitu bergairah akan suatu gagasan. Saya hanya duduk dan berpikir, selama empat jam (menunggu keterlambatan kereta api), dan semua detel bermunculan di otak saya, dan anak laki-laki ceking berambut hitam dan berkaca mata yang tidak menyadari bahwa ia adalah seorang penyihir menjadi semakin lama semakin nyata bagi saya.
Harry Potter

Pada tahun 1995, buku pertama berjudul Harry Potter and Philosopher's Stone (diterjemahkan dalam bahasa Indonesia sebagai Harry Potter dan Batu Bertuah) selesai dibuat dan naskahnya dikirimkan ke beberapa agen. Agen kedua yang dicobanya, Christopher Little, menawari untuk mewakilinya dan mengirimkan naskah itu ke Bloomsbury. Setelah delapan penerbit lainnya menolak Philosopher's Stone, Bloomsbury menawarkan uang muka £3.000 untuk menerbitkannya.[5]

Walaupun Rowling menyatakan bahwa ia tidak memiliki target khusus mengenai umur pembacanya ketika ia mulai menulis buku-buku Harry Potter, penerbitnya pada permulaannya telah menetapkan target pembacanya antara umur sembilan hingga sebelas.[6] Pada malam sebelum penerbitan, Joanne Rowling diminta oleh penerbitnya untuk menggunakan nama samaran yang lebih netral-jender, supaya dapat menarik anak laki-laki dalam jangkauan umur tersebut, karena mereka khawatir bahwa anak laki-laki tidak akan tertarik membaca novel yang mereka ketahui ditulis oleh seorang wanita. Ia memilih untuk menggunakan nama J. K. Rowling (Joanne Kathleen Rowling), mengambil nama neneknya sebagai nama keduanya, karena ia tidak memiliki nama tengah.[7]

Buku pertama Harry Potter diterbitkan di Britania Raya oleh Bloomsbury pada Juli 1997. Di Amerika Serikat buku ini diterbitkan oleh Scholastic pada September 1998, di mana Rowling menerima $105.000 untuk hak penerbitan Amerika Serikat — sebuah nilai yang tidak biasa bagi sebuah buku anak-anak yang dikarang oleh pengarang yang tidak dikenal (pada saat itu).[8] Khawatir bahwa para pembaca di Amerika tidak mengerti kata "philosoper" atau tidak menganggapnya sebagai tema magis (karena "Philosoper's Stone" atau batu filsuf adalah kata dalam bidang alkimia), Scholastic bersikeras untuk mengganti nama buku itu menjadi Harry Potter and the Sorcerer's Stone untuk pasar Amerika.

Selama hampir satu dasawarsa, Harry Potter telah mengalami kesuksesan besar, tidak hanya karena resensi yang positif dan strategi pemasaran penerbit Rowling, tetapi juga karena pembicaraan dari mulut ke mulut di antara para penggemarnya, terutama di antara para remaja laki-laki. Kalangan remaja laki-laki ini menjadi penting, karena selama bertahun-tahun kalangan ini semakin tidak tertarik dengan bacaan yang dianggap ketinggalan jaman ketimbang video game dan internet. Penerbit Rowling berhasil menangkap kegairahan di kalangan remaja laki-laki ini dan segera merilis keempat buku pertama berturut-turut secara cepat, sehingga kegairahan mereka tidak sempat meredup ketika Rowling bermaksud untuk istirahat menulis di antara rilis Harry Potter dan Piala Api dan Harry Potter dan Orde Phoenix, dan dengan segera terbentuklah grup pembaca yang loyal.[9] Seri ini juga mendapatkan para penggemar dewasa, dengan diterbitkannya dua edisi untuk setiap buku Harry Potter (di Kanada dan Britania Raya, tapi tidak di Amerika Serikat). Keduanya memiliki naskah yang sama persis, tetapi dengan sampul yang berbeda, untuk masing-masing edisi anak-anak dan dewasa.[10]

Kisah
Ringkasan plot

Untuk sinopsis per novel, lihat artikel yang relevan di masing-masing seri.

Kisah dibuka dengan perayaan tak terkendali di dunia sihir (yang biasanya merupakan komunitas yang rahasia) setelah bertahun-tahun mengalami teror oleh Lord Voldemort. Pada malam sebelumnya, Voldemort telah menemukan tempat perlindungan rahasia keluarga Potter, dan membunuh James dan Lily Potter. Namun demikian, ketika ia mengarahkan tongkat sihirnya kepada bayi mereka, Harry, kutukan pembunuh yang dikeluarkannya malah membalik kepada dirinya sendiri. Arwah Voldemort tercabik dari tubuhnya sendiri yang hancur, menghilang dari dunia sihir, tapi tidak mati. Sementara itu, satu-satunya hasil dari kutukan yang gagal itu meninggalkan bekas yang khusus di dahinya, cacat berbentuk sambaran kilat. Kekalahan misterius Voldemort memberikan Harry sebutan khusus di kalangan dunia sihir, "Anak Laki-Laki yang Bertahan Hidup". Sebutan ini khususnya dikarenakan tidak ada penyihir yang diarah oleh Voldemort dapat bertahan hidup melawannya.

Pada malam berikutnya, seorang penyihir membawa Harry ke rumah Bibi dan Pamannya, Dursley, tempat di mana ia akan tinggal bertahun-tahun setelahnya. Keluarga Dursley adalah famili Harry yang kejam dan merupakan orang-orang non-penyihir. Mereka senantiasa berusaha menyembunyikan latar belakang Harry yang merupakan penyihir dan keturunan penyihir, dan memberinya hukuman jika terjadi kejadian-kejadian aneh.

Pada ulang tahunnya yang kesebelas, Harry mendapatkan kontak pertamanya dengan dunia sihir, ketika ia menerima surat dari Sekolah Sihir Hogwarts, yang berusaha disembunyikan oleh Paman dan Bibinya, hingga ia tidak berhasil membaca surat tersebut. Surat itu pada akhirnya dapat dibacanya setelah ia ditemui oleh Hagrid, Pengawas Binatang Liar di Hogwarts. Hagrid memberitahunya bahwa ia sesungguhnya adalah seorang penyihir, dan surat itu memberitahunya bahwa ia disediakan tempat untuk belajar di Hogwarts. Setiap jilid dari novel Harry Potter mengisahkan mengenai satu tahun kehidupan Harry, yang kebanyakan dihabiskannya dalam pelajaran di Hogwarts, di mana ia mempelajari penggunaan sihir dan membuat ramuan. Harry juga mempelajari bagaimana mengatasi rintangan-rintangan sihir, sosial, dan emosi selama masa remajanya. Dalam periode yang sama, Voldemort juga berusaha untuk kembali ke tubuh fisiknya dan mengembalikan seluruh kekuatannya, sementara Kementrian Sihir berusaha juga untuk menolak untuk mengakui adanya ancaman akan kembalinya Voldemort. Penolakan Kementerian Sihir ini kemudian menyebabkan banyak kesulitan bagi Harry Potter.

Dunia Harry Potter

Dunia sihir dalam kisah Harry Potter adalah dunia yang ada di dunia kita sekarang tapi juga sekaligus terpisah sama sekali secara sihir. Kalau diperbandingkan, dalam kisah fantasi Narnia dunia sihirnya merupakan dunia alternatif, sementara dalam Lord of the Rings Bumi-Tengah merupakan dunia mite pada masa lampau. Lingkungan sihir Harry Potter dikisahkan berada di tengah-tengah dunia kita saat ini, dengan benda-benda sihir yang mirip dengan benda-benda di lingkup non-sihir. Lembaga-lembaga dan lokasi-lokasinya pun mirip atau malah sama dengan yang berada di dunia nyata, seperti London. Lingkungan sihir sama sekali tidak dapat terlihat oleh populasi non-sihir (atau Muggle, misalnya: Keluarga Dursley).

Bakat sihir adalah kemampuan alami yang telah ada sejak lahir, tidak dapat muncul karena dipelajari. Mereka yang memiliki bakat sihir harus mengikuti pelajaran di sekolah-sekolah seperti Hogwarts untuk dapat menguasai dan mengontrolnya. Namun demikian, ada kemungkinan anak-anak yang lahir di keluarga penyihir yang hanya memiliki sedikit bakat sihir atau malah tidak ada sama sekali (disebut "Squibs", misalnya Mrs. Figg, Argus Filch). Para penyihir belum tentu dilahirkan dalam keluarga penyihir, dan banyak dari mereka yang dilahirkan dari orang tua (para Muggle) yang sama sekali tidak mengenal sihir. Mereka yang murni berdarah penyihir seringkali tidak terbiasa dengan dunia Muggle, malah terasa lebih aneh bagi mereka ketimbang kita memandang dunia mereka. Namun demikian, dunia sihir dan elemen-elemennya yang menakjubkan itu digambarkan sebagai dunia-yang-sangat-mirip-dengan-dunia-nyata. Salah satu tema utama dalam novel ini adalah keberadaan dunia sihir dan dunia biasa; di mana para tokohnya hidup dalam lingkungan yang memiliki masalah-masalah yang "normal", sekalipun mereka hidup di antara sihir.

Hal-hal yang berulang
Kemurnian darah (Harry Potter)
Para penyihir pada umumnya memandang Muggle dengan sikap merendahkan dan curiga, masalahnya, sikap ini menjadi kefanatikan bagi sebagian kecil penyihir. Mereka yang fanatik ini mengkotak-kotakkan diri mereka atas dasar banyaknya leluhur mereka, di mana penyihir "berdarah-murni" (mereka yang keluarganya seluruhnya adalah penyihir) dianggap sebagai yang paling tinggi, penyihir "berdarah-campuran" (mereka yang memiliki keturunan penyihir dan Muggle) pada tingkat menengah, dan "kelahiran-Muggle" (mereka yang tanpa keturunan penyihir) sebagai yang terendah. Para pendukung kemurnian-darah percaya bahwa hanya mereka yang "berdarah-murni"-lah yang berhak mengontrol dunia sihir, dan tidak menganggap bahwa penyihir "kelahiran-Muggle" sebagai penyihir yang sesungguhnya. Beberapa dari mereka bahkan bertindak terlalu jauh dengan membunuhi para "kelahiran-Muggle" supaya jangan dapat mempelajari sihir. Kebanyakan kaum fanatik ini adalah berdarah-murni, sekalipun perlu dicatat bahwa Voldemort, yang mendukung fanatisme ini, sesungguhnya adalah penyihir berdarah-campuran. Selain itu, sebenarnya hanya tinggal sedikit sekali penyihir yang benar-benar berdarah-murni, oleh karena tanpa menikah dengan populasi Muggle, para penyihir lama kelamaan akan habis. Namun demikian, banyak keluarga penyihir yang menutupi bahwa ada di antara keluarga mereka yang menikahi kaum Muggle. Salah satu contoh keluarga seperti ini adalah dalam keluarga Black.

* Burung hantu
* Asrama
* Quidditch


Karakter
Gryffindor

* Trio Tokoh Sentral
o Harry Potter
o Ronald Weasley
o Hermione Granger
* Satu Angkatan Dengan Harry
o Neville Longbottom
o Lavender Brown
o Seamus Finnigan
o Parvati Patil
o Dean Thomas
* 1 Tahun Di Atas Harry
o Katie Bell
o Cormac McLaggen
* 2 Tahun Di Atas Harry
o Fred dan George Weasley
o Lee Jordan
o Angelina Johnson
o Alicia Spinnet
o Kenneth Towler (teman sekamar Fred, George, dan Lee; salah satu korban lelucon mereka)
o Patricia Stimpson
* 4 Tahun Di Atas Harry
o Percy Weasley
o Oliver Wood
* 1 Tahun Di Bawah Harry
o Ginny Weasley
o Colin Creevey
* 2 Tahun Di Bawah Harry
o Romilda Vane
* 3 Tahun Di Bawah Harry
o Dennis Creevey
o Jimmy Peakes
o Natalie McDonald (topi seleksi)
* 4 Tahun Di Bawah Harry
o Euan Abercrombie (topi seleksi)
* Tahun Masuk Tidak Diketahui
o Ritchie Coote
o Andrew Kirke
o Demelza Robins
o Jack Sloper
o Vicky Frobisher (Ikut uji coba Quidditch di buku kelima)
o Geoffrey Hooper (Ikut uji coba Quidditch di buku kelima)

Ravenclaw

* Satu Angkatan Dengan Harry
o Terry Boot
o Mandy Brocklehurst
o Anthony Goldstein
o Isabel McDougal
o Padma Patil
o Lisa Turpin
o Michael Corner
o Su Li
o Stephen Cornfoot
o Kevin Entwhistle
o Fawcett (nama depannya tidak diketahui)
* Anak Ravenclaw yang Lebih Tua Dari Harry
o Eddie Carmichael
o Cho Chang
o Penelope Clearwater
o Roger Davies
o Marietta Edgecombe
o Marcus Belby
* Anak Ravenclaw Yang Lebih Muda Dari Harry
o Luna Lovegood
o Stewart Ackerley
o Orla Quirke
* Anak Ravenclaw Yang Tahun Masuknya Tidak Diketahui
o Stebbins
o Bradley
o Chambers

Hufflepuff

* Anak Hufflepuff Yang Satu Angkatan Dengan Harry
o Hannah Abbott
o Susan Bones
o Justin Finch-Fletchley
o Ernie Macmillan
o Zacharias Smith
* Anak Hufflepuff Yang Lebih Tua Dari Harry
o Cedric Diggory (terbunuh di tahun 1995)
* Anak Hufflepuff Yang Lebih Muda Dari Harry
o Eleanor Branstone
o Owen Caldwell
o Laura Madley
o Kevin Whitby
o Rose Zeller
* Anak Hufflepuff Yang Tahun Masuknya Tidak Diketahui
o S Fawcett
o Summerby
o Cadwallader

Slytherin

* Satu Angkatan Dengan Harry
o Draco Malfoy
o Vincent Crabbe
o Gregory Goyle
o Pansy Parkinson
o Millicent Bulstrode
o Daphne Greengrass
o Theodore Nott
o Blaise Zabini
* Anak Slytherin Yang Lebih Tua Dari Harry
o Miles Bletchley
o Bole
o Derrick
o Terence Higgs
o Marcus Flint
o Adrian Pucey
* Anak Slytherin Yang Lebih Muda Dari Harry
o Malcolm Baddock
o Graham Pritchard
* Anak Slytherin Yang Umurnya Tidak Diketahui
o Harper
o Montague
o Urquhart
o Vaisey
o C. Warrington

Murid Hogwarts Yang Tidak Diketahui Berada Di Asrama Mana

* Satu Angkatan Dengan Harry
o Moon (Diketahui dari Topi Seleksi)
o Sally-Anne Perks (Diketahui dari Topi Seleksi)
* Tidak Satu Angkatan Dengan Harry
o Derek (seorang anak kelas satu yang menghadiri pesta natal di saat Harry kelas tiga, yang ditawari chipola oleh Dumbledore)
o Harold Dingle
o Emma Dobbs (Diketahui dari Topi Seleksi)
o Patricia Stimpson (Satu angkatan dengan Fred dan George)
* Tidak Diketahui Umurnya
o Eloise Midgen (murid yang memiliki masalah jerawat yang gawat, beberapa kali disebutkan dalam percakapan, tapi tidak pernah benar-benar diperlihatkan)
o Leanne (teman Katie Bell)

Murid Murid Lain Yang Disebutkan Dalam Catatan J.K Rowling

Dalam acara TV spesial yang berjudul Harry Potter and Me, J.K Rowling menunjukkan sebuah buku catatan yang berisi nama-nama murid yang satu angkatan dengan Harry. Setiap nama disertai dengan jenis kelamin, asrama, dan "status darah" (muggle, campuran, atau murni). Tetapi daftar ini bukanlah daftar yang baku, karena banyak karakter yang mengalami perubahan. Misalnya, Michael Corner dan Anthony Goldstein dalam catatan tersebut berada di asrama Hufflepuff, tapi ketika diperkenalkan pada Harry di Harry Potter and the Order of the Phoenix, keduanya adalah anak-anak Ravenclaw; bahkan Anthony Goldstein adalah salah satu prefek Ravenclaw.

Ada beberapa murid dari angkatan Harry yang disebutkan dalam buku catatan itu, tapi justru belum muncul di buku. Mereka disebutkan dalam daftar di bawah ini sebagai kelengkapan, tapi mungkin beberapa nama dan asrama mereka berubah jika/ketika mereka muncul dalam buku.

* Stephen Cornfoot (Ravenclaw)
* Tracey Davis (Slytherin)
* Kevin Entwhistle (Ravenclaw)
* Wayne Hopkins (Hufflepuff)
* Megan Jones (Hufflepuff)
* Su Li (Ravenclaw)
* Isabel MacDougal (Ravenclaw, mungkin versi awal dari Morag McDougal)
* Malone (Tidak Diketahui)
* Rivers (Tidak Diketahui)
* Roper (Tidak Diketahui)
* Runcorn (Tidak Diketahui)
* Spinks (Tidak Diketahui)

Murid-Murid Hogwarts Di Masa Lalu

* Di Masa Tom Riddle
o Tom Riddle (Slytherin)
o Avery
o Rubeus Hagrid (Gryffindor)
o "Myrtle Merana" (terbunuh karena basilisk di tahun 1942, tapi sampai sekarang masih menghantui toilet wanita)
o Olive Hornby
o Lestrange

* Di Masa James Potter
o Bertram Aubrey
o Sirius Black (Gryffindor)
o Regulus Black (Slytherin)
o Lily Evans (Gryffindor)
o Davy Gudgeon (mencoba untuk melewati Dedalu Perkasa)
o Remus Lupin (Gryffindor)
o Peter Pettigrew (Gryffindor)
o James Potter (Gryffindor)
o Evan Rosier (Slytherin)
o Severus Snape (Slytherin)
o Wilkes
o Stebbins

Murid Dari Sekolah Sihir Lain

* Fleur Delacour (Beauxbatons)
* Gabrielle Delacour (Beauxbatons)
* Viktor Krum (Durmstrang)
* Poliakoff (Durmstrang) – salah satu murid yang disebutkan dalam Harry Potter and the Goblet of Fire, yang mengatakan kepada Karkaroff bahwa ia juga ingin anggur.

Guru-Guru dan Staf Hogwarts

Kepala Sekolah Hogwarts

* Kingsley Shacklebolt, (akhir buku ke-7),
* Severus Snape, (buku ke-7), dipilih oleh kementerian yang baru di bawah kendali Lord Voldemort, Slytherin
* Minerva McGonagall, 1997-? (akhir dari buku ke-6), menggantikan Dumbledore yang mati terbunuh, Gryffindor
* Albus Dumbledore, 1955-1997 (buku ke-6), Gryffindor
* Dolores Umbridge, 1995-1996 (buku ke-5)
* Armando Dippet, ?-1955
* Phineas Nigellus, Slytherin
* Dilys Derwent, 1741-1768
* Everard Proudfoot
* Fortescue

Kepala Asrama

* Aurora Sinistra (Guru Astronomi) – Kepala Asrama Ravenclaw
* Minerva McGonagall (Guru Transfigurasi) – Kepala Asrama Gryffindor
* Horace Slughorn (Guru Ramuan) – Kepala Asrama Slytherin sampai 1981; menjadi Kepala Asrama Slytherin dari 1997 (setelah Snape melarikan diri dari Hogwarts)
* Severus Snape (Guru Ramuan/Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam) – Kepala Asrama Slytherin 1981-1997
* Pomona Sprout (Guru Herbologi) – Kepala Asrama Hufflepuff

Guru Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam

Selama Harry berada di sekolah, masing-masing mengajar selama satu tahun.

* Tahun ke-1: 1991-1992 - Quirinus Quirrell – merelakan tubuhnya untuk ditempati Voldermort, mati ketika Voldermort meninggalkannya setelah bertempur dengan Harry.

* Tahun ke-2: 1992-1993 - Gilderoy Lockhart – terkena jampi memorinya sendiri sehingga ia hilang ingatan dan sekarang berada di rumah sakit sihir St.Mungo.

* Tahun ke-3: 1993-1994 - Remus Lupin – mengundurkan diri setelah terungkap bahwa dia adalah manusia serigala.

* Tahun ke-4: 1994-1995 - Barty Crouch Jr. - (menjalankan misi Voldemort) menjadi guru dengan cara menyamar sebagai Alastor Moody (mantan auror dan guru yang sah) dengan cara meminum ramuan polijus. Moody yang asli dibius dengan mantera dan dikurung oleh Crouch selama setahun di dalam koper ajaib Moody sendiri. Crouch berakhir dengan mendapatkan Kecupan Dementor.

* Tahun ke-5: 1995-1996 - Dolores Umbridge – sekaligus sebagai Asisten Menteri Sihir, sangat ketat dengan peraturan dan dekrit-(yang dibuat-buat)-nya, sempat menjadi kepala sekolah, dibawa pergi dan dibuat trauma oleh Centaurus, karena menyebut mereka sebagai "turunan-campuran-kotor".

* Tahun ke-6: 1996-1997 - Severus Snape – meninggalkan Hogwarts setelah membunuh Dumbledore.

* Tahun ke-7: 1997-1998 - Amycus Carrow - mata pelarajan Pertahanan terhadap Ilmu Hitam tetap ada tetapi yang diajarkan adalah Ilmu Hitam itu sendiri.

Guru-guru Hogwarts Yang Lain

* Masa Lalu
o Albus Dumbledore - Transfigurasi, 52 tahun yang lalu
o Professor Kettleburn – Pemeliharaan Satwa Gaib sampai buku ke-3 (1993)
o Professor Merrythought – Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam 50 tahun yang lalu
o Horace Slughorn – Guru Ramuan 50 tahun yang lalu

* Saat ini
o Cuthbert Binns – Sejarah Sihir (satu-satunya guru Hogwarts yang hantu)
o Firenze – Rmalan sejak buku ke-5 (1995)
o Rubeus Hagrid – Pemeliharaan Satwa Gaib sejak buku ke-3 (1993)
o Madam Rolanda Hooch – Pelajaran Terbang, Wasit Quidditch
o Aurora Sinistra – Astronomi
o Sybill Patricia Trelawney – Ramalan
o Septima Vector - Arithmancy
o Charity Burbage - Telaah Muggle ,dibunuh oleh Lord Voldemort
o Bathsheda Babbling – Rune Kuno
o Horace Slughorn - Ramuan – sudah pensiun, tapi berhasil diyakinkan untuk kembali mengajar di Hogwarts di buku ke-6 (1996)

* Guru Pengganti
o Wilhelmina Grubbly-Plank – Pemeliharaan Satwa Gaib

Karyawan Hogwarts yang lain

* Apollyon Pringle (penjaga sekolah di masa lalu)
* Argus Filch (penjaga sekolah di saat ini)
* Ogg (pemegang kunci di masa lalu)
* Rubeus Hagrid (pemegang kunci tanaman)
* Irma Pince (petugas perpustakaan)
* Poppy Pomfrey (perawat)

Penguji OWL (Ordinary Wizarding Level)

* Griselda Marchbanks
* Professor Tofty

Staf dari Sekolah Sihir Lain

* Igor Karkaroff (Kepala Sekolah Durmstrang)
* Olympe Maxime (Kepala Sekolah Beauxbatons)

Pengajar Lain

* Wilkie Twycross (Pengajar Apparate dari Kementerian Sihir)

Para Hantu

* Nick-Si-Kepala-Nyaris-Putus, hantu Gryffindor (Sir Nicholas de Mimsy-Porpington)
* Baron Berdarah, hantu Slytherin
* Rahib Gemuk, hantu Hufflepuff
* Nyonya Kelabu, hantu Ravenclaw
* Professor Binns
* Myrtle Merana
* Sir Patrick Delaney-Podmore
* Peeves

Lukisan

* Lukisan di kantor Kepala Sekolah
o Dilys Derwent (berhubungan dengan lukisannya di rumah sakit St Mungo's Hospital Untuk Penyakit dan Luka-Luka Sihir)
o Everard Proudfoot (berhubungan dengan lukisannya di Kementrian Sihir)
o Fortescue
o Phineas Nigellus (berhubungan dengan lukisannya di Grimmauld Place nomor 12)
o Armando Dippet
o Albus Dumbledore (sejak kematiannya di tahun 1997)
o All previous headmasters

* Lukisan Lain di Hogwarts
o Nyonya Gemuk
o Violet (kawan Nyonya Gemuk ~ berhubungan dengan lukisannya di rumah sakit St Mungo's Hospital Untuk Penyakit dan Luka-Luka Sihir)
o Sir Cadogan
o Putri Duyung di Kamar Mandi Prefek

* Lukisan di Tempat Lain
o Elfrida Clagg (Kementrian Sihir)
o Walburga Black (Grimmauld Place nomor 12, ibu Sirius)
o Lukisan di kantor Perdana Menteri Muggle ("pria kecil bertampang kodok memakai wig perak panjang")

Orde Phoenix

Selama Perang Kedua

* Albus Dumbledore (pemimpin Orde; meninggal pada bulan Juni 1997)
* Amelia Bones (meninggal di bulan Juli atau Agustus 1996)
* Sirius Black (meninggal di bulan Juni 1996)
* Dedalus Diggle
* Elphias Doge
* Aberforth Dumbledore
* Arabella Figg
* Mundungus Fletcher (dipenjara)
* Rubeus Hagrid
* Hestia Jones
* Remus Lupin
* Minerva McGonagall
* Alastor Moody
* Sturgis Podmore
* Kingsley Shacklebolt
* Nymphadora Tonks
* Emmeline Vance (meninggal pada bulan Juli atau Agustus 1996)
* Arthur Weasley
* Bill Weasley
* Charlie Weasley
* Molly Weasley

Agen Ganda

* Peter Pettigrew (sampai 1981, sekarang menjadi Pelahap Maut)
* Severus Snape (sampai 1997, sekarang bergabung dengan Pelahap Maut, kesetiaannya dipertanyakan tapi tidak lagi tergabung dalam Orde Phoenix setelah membunuh Dumbledore)

Terluka Parah Akibat Perang Pertama

* Alice Longbottom (disiksa, sekarang kehilangan ingatan dan dirawat di St. Mungo)
* Frank Longbottom (disiksa, sekarang kehilangan ingatan dan dirawat di St. Mungo)

Meninggal di Perang Pertama

* Edgar Bones – dibunuh oleh Pelahap Maut
* Caradoc Dearborn – kemungkinan dibunuh oleh Pelahap Maut, mayatnya tidak pernah ditemukan.
* Benjy Fenwick – dibunuh oleh Pelahap Maut
* Marlene McKinnon – dibunuh oleh Travers dan Pelahap Maut lainnya
* Dorcas Meadows – dibunuh oleh Voldemort
* James Potter – dibunuh oleh Voldemort
* Lily Potter – dibunuh oleh Voldemort
* Fabian Prewett – dibunuh oleh Pelahap Maut
* Gideon Prewett – dibunuh oleh Pelahap Maut

Penyihir Hitam

Pelahap Maut

* Saat Ini
o Lord Voldemort (pimpinan)
o Alecto
o Amycus
o Avery
o Crabbe Sr. (ayah dari Vincent Crabbe)
o Antonin Dolohov
o Goyle Sr. (ayah dari Gregory Goyle)
o Fenrir Greyback (manusia serigala)
o Jugson
o Bellatrix Lestrange
o Rabastan Lestrange
o Rodolphus Lestrange
o Walden Macnair
o Draco Malfoy
o Lucius Malfoy
o Narcissa Malfoy
o Mulciber
o Nott Sr. (ayah dari Theodore Nott)
o Peter Pettigrew
o Augustus Rookwood
o Severus Snape (kesetiaannya belum diketahui)
o Travers
o Yaxley

Penyihir Hitam Yang Mati atau Tidak Memiliki Jiwa

* Barty Crouch Jr. (diberi Kecupan Dementor di tahun 1994)
* Quirinus Quirrell
* Evan Rosier
* Wilkes
* Gibbon

Pengkhianat Pelahap Maut

* Igor Karkaroff (dibunuh di tahun 1996)
* Regulus Black (diperkirakan dibunuh sekitar tahun 1980-an)

Penyihir Hitam Yang Lain

* Grindelwald

Kementrian Sihir

Staf Kementerian dan Departemen

* Millicent Bagnold (sebelum Cornelius Fudge)
* Cornelius Fudge (buku 1 sampai 5)
* Rufus Scrimgeour (dari buku ke-6)
* Ludo Bagman (mantan Kepala Departemen Olahraga dan Permainan Sihir)
* Bob (Departmen Peraturan dan Pengawasan Makhluk-makhluk Sihir)
* Broderick Bode (mantan Unspeakable, meninggal tahun 1995)
* Amelia Bones (mantan Kepala Departemen Pelaksanaan Hukum Sihir, meninggal tahun 1996)
* Dirk Cresswell (Kepala Kantor Hubungan Goblin)
* Croaker (Unspeakable)
* Bartemius Crouch, Sr. (mantan Kepala Departemen Kerjasama Sihir Internasional)
* Amos Diggory (Departemen Peraturan dan Pengawasan Makhluk-makhluk Sihir)
* Madam Edgecombe (Departemen of Transportasi Sihir, Otoritas Jaringan Floo)
* Mafalda Hopkirk (Kantor Penggunaan Sihir Tidak Pada Tempatnya)
* Bertha Jorkins (mantan pegawai Departemen Olahraga dan Permainan Sihir, Departemen Kerjasama Sihir Internasional)
* Walden Macnair (Komite Pemunahan Makhluk-makhuk Sihir Berbahaya, Pelahap Maut)
* Cuthbert Mockridge (Kantor Hubungan Goblin)
* Bob Ogden (karyawan Departemen Pelaksanaan Hukum Sihir 50 tahun yang lalu)
* Arnold Peasegood (Obliviator)
* Perkins (kantor Penyalahgunaan Barang-barang Muggle)
* Newt Scamander (mantan karyawan Departemen Satwa Gaib, Divisi Hewan)
* Dolores Umbridge (mantan Asisten Khusus Menteri Sihir)
* Rufus Scrimgeour (mantan Kepala Divisi Auror, sekarang Menteri Sihir)
* Wilkie Twycross (karyawan Pusat Pengujian Apparate)
* Arthur Weasley (mantan karyawan departemen Penyalahgunaan Barang-barang Muggle, sekarang Kepala Kantor Pendeteksian dan Penyitaan Mantra Pertahanan dan Benda Perlindungan Palsu)
* Percy Weasley (Menteri Junior)
* Gilbert Wimple (Komite Mantra-mantra Eksperimen)
* Tiberius McLaggen (Paman dari Cormac Mclaggen)
* Basil (Petugas Transportasi)
* Eric Munch (petugas keamanan di Atrium)

Auror

* Dawlish
* Alice Longbottom (tidak dapat bertugas)
* Frank Longbottom (tidak dapat bertugas)
* Alastor 'Mad-Eye' Moody (pensiun)
* Proudfoot
* Gawain Robards (Kepala Kantor Auror saat ini, menggantikan Scrimgeour)
* Savage
* Kingsley Shacklebolt (dulu adalah kepala perburuan Sirius, saat ini ditempatkan di kantor Perdana Menteri Inggirs untuk melindunginya)
* Nymphadora Tonks
* Williamson

Anggota Wizengamot

* Albus Dumbledore (Chief Warlock)
* Griselda Marchbanks (Tetua)
* Tiberius Ogden (Tetua)

Orang-Orang Yang Berhubungan Dengan Quidditch

Pemain Quidditch Hogwarts


Pemain Quidditch Internasional

* Pemain Irlandia
o Connolly
o Aidan Lynch (seeker)
o Mullet
o Moran
o Quigley
o Ryan
o Troy

* Pemain Bulgaria
o Dimitrov
o Ivanova
o Viktor Krum (seeker)
o Levski
o Volkov
o Vulchanov
o Zograf

* Pemain Quidditch Yang Lain
o Gwenog Jones (Kapten Holyhead Harpies)
o Ludo Bagman (mantan beater Wisborn Wasp)
o Oliver Wood (pemain cadangan Puddlemere United)
o Catriona MacCormack
o Rudolf Brand (seeker Heidelsburg Harriers)
o Gwendolyn Morgan ([[keeper) Holyhead Harpies)
o Glynnis Griffiths (seeker) Holyhead Harpies)
o Roderick Plumpton (memecahkan rekor tangkapan snitch-3 1/2 detik)
o Barry Ryan (beater tim Quidditch Irlandia)
o Meaghen MacCormack (putri dari Catriona MacCormack)
o Karl Broadmoore (beater Falmouth Falcons)
o Kevin Broadmoore, (Beater Falmouth Falcons)
o Darren O'Hare
o "Dangerous" Dai Llewellyn (pemain Caerphilly Catapults yang dimakan seekor Chimaera ketika ia berlibur di Mykonos, Yunani)
o Josef Wronski (pencipta taktik Wronski Feint)

Orang Lain Yang Berhubungan Dengan Quidditch

Hassan Mostafa, wasit di Final Piala Dunia Quidditch ke-422

Penyihir Terkenal

Penyihir Terkenal Yang Terdapat Dalam Cokelat Kodok

* Agrippa
* Circe
* Cliodna
* Albus Dumbledore
* Alberic Grunnion
* Hengist of Woodcroft
* Merlin
* Morgana
* Paracelsus
* Ptolemy

Pendiri Hogwarts

* Godric Gryffindor
* Helga Hufflepuff
* Rowena Ravenclaw
* Salazar Slytherin

Penyihir Terkenal Lain

* Nicholas Flamel
* Perenelle Flamel
* Urquhart Rackharrow
* Wendelin si Aneh

Keluarga Dekat Dari Karakter Utama

* Alphard Black – Paman Sirius Black
* Elladora Black – Bibi Sirius Black
* Orion Black – Ayah Sirius Black
* Walburga Black – Ibu Sirius Black
* Fergus – Sepupu Seamus Finnigan
* Fridwulfa – Ibu Rubeus Hagrid (raksasa)
* Morfin Gaunt – Paman Lord Voldemort
* Merope Gaunt – Ibu Lord Voldemort
* Marvolo Gaunt – Kakek Lord Voldemort
* Tom Riddle Sr. – Ayah Lord Voldemort yang Muggle
* Algie Longbottom – Adik dari Nenek Neville Longbottom
* Augusta Longbottom – Nenek Neville Longbottom
* Enid Longbottom - Adik dari Nenek Neville Longbottom
* Abraxas Malfoy – Kakek Draco Malfoy
* Narcissa Malfoy - Istri Lucius Malfoy, Ibu Draco Malfoy, sepupu Sirius Black, saudara kandung Bellatrix Lestrange
* Araminta Meliflua – Sepupu dari Ibu Sirius Black's mother
* Eileen Prince – Ibu Severus Snape
* Tobias Snape – Ayah Severus Snape yang Muggle
* Andromeda Tonks – Ibu Nymphadora Tonks
* Ted Tonks – Ayah Nymphadora Tonks yang kelahiran Muggle
* Cassandra Trelawney – Nenek buyut Sibyll Trelawney
* Sepupu Molly Weasley yang akuntan
* Nyonya Zabini – Ibu Blaise Zabini

Penyihir yang Lain

Penyihir yang berhubungan dengan Diagon Alley, Knockturn Alley dan Hogsmeade

* Borgin
* Caractacus Burke
* Aberforth Dumbledore
* Florean Fortescue
* Madam Malkin
* Mr Ollivander
* Madam Rosmerta
* Tom, bartender Leaky Cauldron
* Fred Weasley
* George Weasley

Penyembuh

* Dilys Derwent
* Augustus Pye
* Hippocrates Smethwyck
* Miriam Strout

Penulis Buku

* Gilderoy Lockhart
* Newt Scamander
* Kennilworthy Whisp
* Bathilda Bagshot
* Libatius Borage
* Miranda Goshawk
* Inigo Imago
* Arsenius Jigger
* Wilbert Slinkhard
* Phyllida Spore
* Emeric Switch
* Quentin Trimble
* Cassandra Vablatsky
* Adalbert Waffling
* Eldred Worple

Pemain Musik

* Stubby Boardman, penyanyi utama dari band the Hobgoblins
* Celestina Warbeck, penyanyi
* The Weird Sisters, sebuah band

Lain-Lain

* R.A.B. (ditemukan di salah satu horcrux Voldemort)
* Doris Crockford
* Barnabas Cuffe
* Ambrosius Flume
* Gladys Gudgeon
* Ciceron Harkiss
* Madam Marsh
* Tiberius Ogden
* Ernie Prang
* Doris Purkiss
* Sanguini
* Stan Shunpike
* Rita Skeeter
* Veronica Smethley
* Hepzibah Smith
* Willy Widdershins

Karakter Non-Sihir

Squib

* Arabella Figg
* Argus Filch
* Saudara Keluarga Weasley yang akuntan

Muggle

* Keluarga Dursley
o Vernon Dursley
o Petunia Dursley
o Dudley Dursley
o Marjorie Dursley (Bibi Marge)

* Geng Dudley
o Dennis
o Gordon
o Malcolm
o Piers Polkiss

* Lain-lain
o Perdana Menteri Inggris (kemungkinan John Major)
o Hetty Bayliss
o Amy Benson
o Dennis Bishop
o Frank Bryce
o Cecilia
o Herbert Chorley
o Nyonya Cole
o Mary Dorkins
o Dot (warga Little Hangleton yang menyebarkan gosip tentang pembunuhan Keluarga Riddle)
o Mark Evans (ditilik dari nama belakangnya, banyak pembaca yang berasumsi bahwa ia mempunyai hubungan dengan ibu dan bibi Harry. Namun hal ini dibantah Rowling, dan menyatakan bahwa kesamaan nama ini hanyalah kebetulan belaka)
o Angus Fleet
o Colonel Fubster
o Jim McGuffin
o Tuan dan Nyonya Granger, orangtua Hermione
o Tuan dan Nyonya Mrs Mason, klien Vernon Dursley
o Tuan Payne
o Tuan Prentice
o Tom Riddle Sr. dan orangtuanya
o Tuan dan Nyonya Roberts dan kedua anak mereka (dari Piala Dunia Qiudditch)
o Billy Stubbs
o Ted, penyiar di acara berita sore
o Nyonya Tetangga Sebelah, seorang wanita tak-bernama yang tinggal di sebelah rumah Keluarga Dursley

Karakter Lain

Peri Rumah

* Dobby (pernah bekerja di rumah Keluarga Malfoy, sekarang di Hogwarts)
* Hokey (Peri Rumah Hepzibah Smith)
* Kreacher (Peri Rumah yang diwariskan Sirius kepada Harry – yang disuruh untuk bekerja dengan Peri Rumah lain di Hogwarts)
* Winky (pernah bekerja di rumah Keluarga Crouch, sekarang di Hogwarts)

[sunting] Goblin

Modern

* Griphook
* Ragnok

Masa Lalu

* Elfric the Eager
* Emeric the Evil
* Uric the Oddball

Raksasa

* Raksasa Murni
o Fridwulfa, Ibu Hagrid
o Grawp
o Karkus, si Gurg
o Golgomath, Gurg yang baru

* Setengah-Raksasa
o Rubeus Hagrid
o Olympe Maxime

* Centaurus
o Bane
o Firenze
o Magorian – pimpinan para centaurus di Hutan Terlarang
o Ronan

* Manusia Serigala
o Fenrir Greyback
o Remus Lupin
o Bill Weasley, belum sepenuhnya manusia serigala, tapi kemungkinan memiliki sifat-sifat manusia serigala (sejak buku ke-6).

Hewan Peliharaan dan Makhluk Sihir Lainnya

Burung Hantu

* Errol (milik Keluarga Weasley)
* Hedwig (milik Harry Potter)
* Hermes (milik Percy Weasley)
* Pigwidgeon (milik Ron Weasley)
* Burung Hantu-Elang milik Keluarga Malfoy (nama tidak diketahui)

Kucing

* Crookshanks (milik Hermione Granger)
* Kucing Millicent Bulstrode (nama tidak diketahui)
* Mrs Norris (kucing Argus Filch)
* Paws, Snowy, Tibbles dan Tufty (milik Arabella Figg)
* Minerva McGonagall (animagus kucing)

Anjing

* Fang (milik Hagrid)
* Fluffy (anjing Hagrid yang berkepala tiga)
* Ripper (milik bibi Marge)
* Sirius Black (animagus anjing) alias Snuffles

Hewan Peliharaan dan Makhluk Lain

* Aragog (Acromantula milik Hagrid, yang hidup di Hutan Terlarang, mati di buku ke-6)
* Arnold (Pygmy Puff ungu milik Ginny Weasley)
* Binky (kelinci Lavender Brown yang dimakan serigala)
* Fawkes (burung phoenix milik Albus Dumbledore)
* Nagini (ular milik Lord Voldemort)
* Norbert (bayi naga milik Hagrid yang dibawa ke Rumania oleh Charlie Weasley)
* Scabbers (tikus milih Ron Weasley, yang sebenarnya adalah animagus Peter Pettigrew)
* Trevor (katak Neville Longbottom)
* Buckbeak (alias Witherwings), seekor hippogriff yang pada mulanya milik Hagrid, kemudian Sirius Black, kemudian Harry yang dirawat oleh Hagrid
* Dementor, penjaga penjara sihir Azkaban, yang sekarang menjadi pengikut Voldermort


Seri-seri Harry Potter

Seri# Judul bahasa Inggris Judul bahasa Indonesia ISBN versi Indonesia
1 Harry Potter and the Philosopher's Stone Harry Potter dan Batu Bertuah ISBN 979-655-851-3
2 Harry Potter and the Chamber of Secrets Harry Potter dan Kamar Rahasia ISBN 979-655-852-1
3 Harry Potter and the Prisoner of Azkaban Harry Potter dan Tawanan Azkaban ISBN 979-655-853-x
4 Harry Potter and the Goblet of Fire Harry Potter dan Piala Api ISBN 979-655-854-8
5 Harry Potter and the Order of the Phoenix Harry Potter dan Orde Phoenix ISBN 979-22-0652-3
6 Harry Potter and the Half-Blood Prince Harry Potter dan Pangeran Berdarah-Campuran ISBN 979-22-1763-0
7 Harry Potter and the Deathly Hallows Harry Potter dan Relikui Kematian

Minggu, 05 Oktober 2008

THE CHANGCUTERS

HIJRAH KE LONDON




PRIA IDAMAN WANITA



KEEPROCK



GILA-GILAAN



I LOVE,U BIBEH



RACUN DUNIA

Senin, 29 September 2008

Pencerahan bagi Kemiskinan Fantasi

Pencerahan bagi Kemiskinan Fantasi


Kisah-kisah fantasi dalam sastra, saat ini, boleh dibilang sedang berada di puncak popularitasnya. Cerita-cerita bergenre tersebut tak hanya populer di kalangan anak-anak, tetapi juga meluas di kalangan remaja dan dewasa. Sebuah fenomena yang tidak begitu kuat terjadi pada dekade-dekade sebelumnya.

Hadirnya milenium baru seakan menjadi pintu pembuka popularitas kisah-kisah di negeri antah-berantah yang identik dengan anak-anak ini. Dimulai dari sukses besar seri Harry Potter yang diikuti oleh versi layar lebarnya. Kemudian berlanjut dengan keberhasilan film trilogi Lord of the Ring—biasa disebut LOTR— baik dalam segi finansial maupun penghargaan internasional, seperti Oscar dan Golden Globe.

Hal ini berimbas pada pembuatan versi layar lebar kisah-kisah fantasi lainnya, seperti Chronicles of Narnia, Beowulf serta yang terbaru, Golden Compass—seri pertama trilogi His Dark Material. Hal ini juga diikuti oleh membanjirnya novel-novel yang menjadi bahan dasar adaptasi film-film itu di toko-toko buku yang tak pernah sepi peminat. Meski tak semua versi layar lebarnya memenuhi harapan pembaca setianya, namun hal itu berpengaruh pada popularitas kisah-kisah tentang dunia imajiner yang memesona tersebut.

Apa yang menjadi keistimewaan cerita-cerita bergenre ini? Menurut JRR Tolkien, sang penulis trilogi LOTR ini, dunia fantasi mampu memuaskan hasrat manusia untuk melepaskan diri dari segala keterbatasan dalam kehidupan yang fana ini, termasuk kematian itu sendiri (Charles Moseley, 1997:27).

Kisah-kisah itu menyediakan semacam kemungkinan untuk hal-hal di atas. Tak mengherankan jika cerita-cerita fantasi tak pernah hilang ditelan waktu dan akan selalu memikat manusia tanpa mengenal usia. Bahkan, beberapa di antaranya tak hanya sekadar menghibur, tetapi juga merangsang pencerahan dengan berbagai unsur filsafat, religi dan pengetahuan-pengetahuan lainnya di dalamnya.

Definisi fantasi

Pada umumnya, kisah-kisah fantasi sering diidentikkan dengan petualangan di dunia imajiner yang penuh dengan keajaiban. Namun, apa sebenarnya pengertian fantasi itu sendiri? Colin Manlove dalam Modern Fantasy: 5 Studies (1975) merumuskannya sebagai suatu dunia fiksi yang memesona, yang mengandung elemen-elemen supernatural-substansial dan tak selalu dapat dijelaskan dengan penciptaan ”dunia” atau tak dapat ditemukan dalam cerita-cerita bergenre lain yang lebih bersifat plausible, atau memungkinkan terjadi di dunia nyata.

Kisah-kisah ini sendiri sebenarnya telah dikenal sejak awal peradaban manusia yang dibungkus dalam legenda dan mitos-mitos kuno. Tak mengherankan jika cerita-cerita bergenre ini tak bisa dilepaskan dunia kesusastraan, meski sering kali diidentikkan dengan cerita anak-anak.

Dalam sejarah sastra Barat, kisah fantasi telah berkembang sebelum era Renaisans. Salah satunya, yaitu karya sastra Barat kuno terkemuka, dalam bentuk puisi epik, Beuwolf. Namun, pada perkembangannya karya-karya bernuansa ini sempat tak populer di zaman Renaisans, masa di mana logika dan ilmu pengetahuan menjadi elemen paling menonjol sehingga mendorong penolakan terhadap hal-hal yang berbau fantasi (Manlove, 2).

Pada abad pertengahan, hadirnya kembali kepercayaan terhadap hal-hal yang berbau supernatural akibat pengaruh doktrin gereja merangsang kembali lahirnya kisah-kisah fantasi. Adapun pada saat yang hampir bersamaan di jazirah Arab muncul kisah-kisah 1001 malam, seperti Aladin ataupun Petualangan Sinbad yang penuh dengan elemen-elemen supernatural dengan pengaruh budaya Arab. Namun, meski popularitasnya sempat memudar seiring berjalannya waktu, bukan berarti kisah-kisah tersebut hilang dari peredaran.

Pada abad ke-19, kisah bergenre itu muncul dalam karya-karya penyair besar, seperti Samuel Coleridge, William Blake, dan John Keats.

Namun, berbeda dengan periode sebelumnya, konsep fantasi pada era tersebut berkaitan erat dengan imajinasi kreatif seorang penulis ketimbang kepercayaan terhadap hal-hal mistis (Manlove, 259). Konsep inilah yang bertahan hingga sekarang yang melahirkan karya-karya, seperti Alice’s Adventure in Wonderland (1865) dari Lewis Caroll; trilogi LOTR (1954-55) milik JRR Tolkien; seri Chronicles of Narnia-nya CS Lewis (1950-1956); hingga Harry Potter yang fenomenal serta trilogi His Dark Material yang kontroversial karya JK Rowling dan Phillip Pullman.

Menuju pencerahan

Keberadaan karya-karya tersebut, kendati masih sering kali dikategorikan dalam sastra anak-anak, bukan berarti tidak berbobot dan mencerahkan seperti karya-karya sastra nonfantasi lainnya. Cerita dengan setting imajiner pun tetap bisa memuaskan kebutuhan intelektual maupun spiritual pembacanya melalui interprestasi atau pemaknaan mendalam terhadap berbagai karakter, simbol, dan tema kisah itu sendiri.

Semua penjelasan itu memberi kita alasan mengapa sastra fantasi (walau tak harus diikuti pembuatan filmnya) tidak hanya populer saat ini, tetapi juga berfungsi mencerahkan. Memberi alternatif intelektual bahkan spiritual bagi manusia zaman kini yang kian rancu dalam standar moral dan goyah dalam menghadapi kekinian maupun masa depannya.

Sastrawan, Buku, dan Imajinasi

Sastrawan, Buku, dan Imajinasi

Dalam dunia kepenulisan, totalitas pengarang adalah sebuah keinginan untuk tidak memenjarakan imajinasi. Lidah para sastrawan menjadi jembatan penghubung dunia imajinal ke dunia kenyataan. Keberhasilan memainkan imajinasi menjadi harga mati yang harus dipertaruhkan seorang pengarang. Tidak banyak yang bisa mengeksplorasi cerita menjadi mahakarya yang tak tertandingi. Dari yang sedikit itu, kita diperkenalkan dengan Karl May dengan seri Winnetow-nya, J.K. Rowling dengan serial sihir Harry Potter yang benar-benar menyihir. Dari dalam negeri muncul Agus Sunyoto dengan serial sufisme kontroversial, Syech Siti Jenar (Suluk 1-7), Pramoedya Ananta Toer dengan roman Tetralogi Buru-nya, dan segudang pengarang lain.

Tetapi, yang lebih penting dari itu semua bukanlah karya yang dihasilkan, melainkan lika-liku dan proses panjang yang ditempuh pengarang atas hasil kepengarangannya. Proses yang dilalui pengarang sudah seharusnya menjadi perhatian utama kita. Karena ketika pembaca melihat proses pengarang, maka ia akan belajar lebih banyak dari sana. Kita juga akan tahu bahwa menulis bukanlah sebuah permainan sulap, bim salabim yang sekonyong-konyong ada menurut yang kita kehendaki. Mereka (pengarang) mengalami proses dan tahapan-tahapan yang akhirnya akan sampai pada suatu tahap akhir dari seluruh penyerahan totalitas hidupnya. Karya mereka tidaklah muncul dari arena magis atau semudah kita membalik tangan. Mereka harus melalui proses panjang yang berliku dan terjal. Perlu kesabaran, keuletan dan ketelatenan yang tinggi. Ibarat ulat yang bermula dari kepompong yang pada tahap akhirnya ia akan ber-metamorfosis menjadi kupu-kupu. Tidak berhenti di situ, seorang pengarang punya tanggung jawab besar atas apa yang ia tulis.

Menurut kabar, hingga buku ketujuh ini, oplah penjualan buku Harry Potter mencapai 400 juta eksemplar dan diterjemahkan dalam 64 bahasa. Kiprah petualangan Harry Potter selama satu dasawarsa ini memang telah menyihir ruang baca anak-anak dan siapa saja. Kisahnya terus bersambung hingga sang pengarang memutuskan untuk menghentikan petualangan Harry pada seri ketujuh. Alasannya, pada awal cerita memang setting terakhir telah ditetapkan. Rowling juga ingin seperti pengarang-pengarang lain yang sering membunuh para tokoh rekaannya dengan tujuan agar tidak ada yang menulis kisah pertualangannya yang baru.

Namun, di balik kisah kesuksesan sebuah buku, termasuk Harry Potter, ada saja ulah yang diperlihatkan mereka yang sinis terhadap sebuah karya monumental. Dalam bukunya Aku Ingin Bunuh Harry Potter (Dar! Mizan, November 2007), Hernowo mengungkap perdebatan hebat kalangan ortodoks yang tidak menyukai cerita Harry Potter. Kaum ortodoks Kristen menuduh Rowling mengarahkan anak-anak untuk mempercayai sihir. Dengan asumsi sihir dalam Harry Potter diduga bisa memengaruhi jiwa dan mental anak ke dalam perilaku yang tak masuk akal. Tetapi, Rowling menampik tuduhan itu. Ia menyangkal, justru novelnya itu dapat menumbuhkan kembali minat baca anak-anak, umumnya masyarakat luas. Bukan sebaliknya.

Saya juga teringat dengan fenomena The Satanic Verses-nya Salman Rushdie. Novelis Pakistan keturunan India ini terpaksa harus mengasingkan diri, hidup berpindah-pindah dan rela bersembunyi demi keselamatan hidupnya selama beberapa tahun karena kontroversi novel yang ia tulis. Terutama di negaranya yang mayoritas muslim. Novel yang membuatnya meraih Whitebread Prize 1988 itu harus dibayar dengan harga mahal. Rushdie harus rela dicap kafir oleh mayoritas muslim ketika itu. Karena ia begitu berani bermain-main lewat imajinasinya dengan memasukkan sosok Nabi dalam novel yang ia tulis. Dalam novel tersebut ia dituduh telah menghina dan melecehkan Nabi. Gara-gara novel itu sampai-sampai darahnya halal alias nyawanya terancam. Pemimpin spiritual Iran, Khomeini, menghargai kepalanya dengan uang yang menggiurkan bagi siapa saja yang berhasil membunuh Rusdhie.

Begitu pula apa yang dialami sederet penulis Mesir, seperti Naguib Mahfouz, Nawal El-Sadawi, dan Nasr Hamid Abu Zaid. Mereka dikecam di dalam negeri karena begitu bebas dan berani bermain dengan imajinasi. Menulis dan menyibak sesuatu yang dianggap tabu oleh masyarakat, sehingga mengalami penentangan keras di mana-mana. Bahkan Nasr Hamid diusir dari negeri tempat ia lahir dan dibesarkan. Tidak berhenti di situ, ia dipaksa cerai dengan istri yang dicintainya.

Tak jauh dengan pengalaman di luar negeri, di dalam negeri hal serupa juga dialami sastrawan Pramoedya Ananta Toer. Pram dan novelnya dituduh sebagai penyebar paham komunisme. Buku Pram mendapatkan kecaman dan juga pembrendelan di mana-mana. Ia dan genre sastranya, realisme-sosial, selalu diidentikkan dengan komunis. Dengan tuduhan inilah Pram harus menghabiskan separo hidupnya di dalam pengabnya penjara. Tiga tahun dalam penjara kolonial, satu tahun pada masa Orde Lama dan 14 tahun dipenjarakan tanpa melalui proses pengadilan oleh rezim Orde Baru.

Tetapi, walau begitu, karya sastra terus ditulis dan dipublikasikan sampai suatu saat nanti ajal menjemput mereka. Karya mereka akan tetap eksis dan hidup di hati para pembaca. Bagi mereka, kemerdekaan berpikir adalah hak asasi yang tak bisa dirampas dan dikekang, bahkan oleh penguasa sekalipun. Oleh karena itu, lebih dari sekadar menulis, saya yakin sesungguhnya yang mereka lakukan jauh dari hal main-main. Tulisan mereka hadir karena gerak jiwa dan keteguhan sikap dalam merespons ketimpangan-ketimpangan sosial yang terjadi di sekeliling mereka. Misi mulia ini seharusnya selalu ada, hidup di hati dan senantiasa memperteguh jiwa para penulis. Saya jadi teringat kata-kata sang Hujjatul Islam, Al-Gazali: "Jika engkau bukanlah anak raja juga bukan anak ulama' besar, maka jadilah penulis.'' (*)

Buku-Buku Paling Dikecam

Buku-Buku Paling Dikecam

Asosiasi Perpustakaan Amerika belum lama ini mengadakan polling seputar buku-buku yang paling dikecam di abad 21. Hasilnya cukup mencengangkan. Betapa tidak, buku serial Harry Potter karangan JK Rowling berada di urutan terdepan di kategori ini. Salah satu buku terlaris sepanjang sejarah ini dianggap banyak orang, terutama para orang tua, tidak pantas dibaca mengingat di dalamnya mengajarkan ilmu sihir pada anak-anak.

Pada daftar berikutnya ada John Steinbeck yang hasil karyanya, Of Mice and Men, diprotes karena memasukkan unsur rasisme dan kata-kata kotor. Selanjutnya terdapat nama Robert Cormier yang dituding menyebarkan paham anti-keluarga melalui buku senarai Captain Underpants yang dikarangnya.

Fenomena yang terjadi di negeri Paman Sam itu merupakan cermin dari tingginya responsibilitas (apresiasi) khalayak pembaca terhadap hasil karya seorang penulis (buku). Kita kembali diingatkan bahwa menulis buku bukan melulu perkara imajinasi dan kreativitas belaka, namun juga harus dilandasi kesadaran bahwa sebuah buku pada akhirnya akan dikonsumsi dan dinilai oleh publik. Konsekuensinya, respons masyarakat akan menakar: apakah ia positif atau buruk untuk dibaca. Kendati, tak selamanya kecaman terhadap sebuah karya menentukan laris-tidaknya buku tersebut di pasaran.

Sejarah bahkan membuktikan, ada beberapa buku yang ramai dikutuk justru kian membuat ia laku terjual. Ada keingintahuan dan rasa penasaran yang besar tatkala sebuah buku didaftarhitamkan oleh pihak tertentu. Kita masih belum lupa saat rezim Orde Baru mengubur buku-buku revolutif karya Soekarno dengan cara melarangnya untuk dijual bebas. Buku sejenis ini, antara lain Di Bawah Bendera Revolusi, makin diburu oleh khalayak meskipun harus lewat jalur pemasaran ''bawah tanah''. Siasat ''tiarap'' acap menjadi pilihan pasar menghadapi represi yang diberlakukan pihak-pihak tertentu, termasuk penguasa. Ki Pandji Kusmin dengan karyanya, Langit Makin Mendung, layak digolongkan dalam kategori ini.

Yang jelas, persoalan kecam-mengecam buku seperti ini sebenarnya langgam lawas yang pasti akan terus berulang. Sebab, penilaian seseorang atau sebuah pihak hanyalah mewakili sentimen subjektif dan terkesan sepihak. Tergantung siapa yang menilai dan apanya yang dinilai. Dan, setiap penilaian, apa pun itu, sah-sah saja sejauh ia bisa dipertanggungjawabkan alasannya. Karena itu, siapa pun berhak melakukan pengutukan. Dan tentu yang diharapkan adalah mengecam dengan cara yang elegan, yakni karya dilawan dengan karya. Bukan aksi pengecut yang cenderung hipokrit: mengecam karya sementara ia tak bisa berbuat apa-apa.

Fenomena yang menimpa penerbit LKiS dan sejumlah penerbit di Jogja mungkin relevan dengan konteks ini. Sejak beberapa tahun lampau, kalangan penerbit Jogja sering dicap sebagai ''lumbung'' dari mekarnya pemikiran sosial keagamaan yang kritis, nakal, dan kekiri-kirian. Buah pena penulis-penulis ''oposisi'' Timur Tengah semisal Nashr Hamid Abu Zayd, Ali Harb, Abdullahi Anna'im, Abid Aljabiri, Muhammad Syahrur, hingga Mohamed Arkoun, bisa leluasa dinikmati publik, antara lain berkat keberanian penerbit-penerbit Jogja dalam memperkenalkan cakrawala pemikiran baru ke hadapan pembaca.

Bagi sebagian pihak, terutama kalangan muslim tekstualis, upaya ini dirasa patut dikecam lantaran diartikan sebagai upaya ''sekularisasi Islam''. Sementara di sebagian pihak yang lain, justru memuji hal itu sebagai dinamisasi pemikiran keislaman yang kaya warna. Sekadar contoh, buku Fiqih Lintas Agama yang oleh sebagian pihak diikhtiarkan sebagai kran pembuka bagi dialog antaragama, justru divonis pihak lain sebagai buku ''tabu'' yang harus ditutup rapat.

Membincang pengecaman buku sama halnya dengan berbicara tentang kontroversi. Sebuah kontroversi menoleransi munculnya dua sisi penilaian, hitam dan putih. Bergantung dari terminal pemikiran mana ia mengapresiasinya. Kecaman Taufiq Ismail terhadap maraknya karya sastra yang ia sebut beraliran SMS (Sastra Mazhab Selangkangan) yang dipunggawai Hudan Hidayat, Ayu Utami, dan kawan-kawan, tentu tak akan pernah sealur dengan optik penilaian yang dipakai para penentangnya. Mereka berpandangan sastra adalah khazanah nirbatas, termasuk batas moral sekalipun. Beberapa tahun silam, trilogi Ronggeng Dukuh Paruk karya fenomenal Ahmad Tohari pun tak luput dari kecaman. Sejumlah guru sekolah menilai novel sastrawan asal Banyumas ini diwarnai dengan ''visualisasi'' adegan mesum yang tak laik dibaca anak usia sekolah. Walaupun kita tahu, karya ini termasuk di antara karya terbaik jagad kesusasteraan Nusantara, toh tak luput dari kecaman.

Awal 2000-an, kejutan dibuat oleh Hartono Ahmad Jaiz. Dua seri bukunya bertajuk Bahaya Pemikiran Gus Dur: Menyakiti Hati Rakyat serta Belitan Tasawuf Iblis: Gus Dur Wali? menyentak kaum nahdliyyin. Pelbagai kecaman serta-merta dialamatkan kepada Hartono. Namun ia bergeming karena merasa apa yang ditulisnya mewakili kebenaran, paling tidak versi dirinya pribadi. Bahkan tak lama berselang ia bersama Abdurrahman Almukaffi membidani dirilisnya buku Rapot Merah Aa Gym: MQ di Penjara Tasawuf. Giliran komunitas pemuja Aa Gym yang berang dan membalas dengan buku yang menggugat balik kebenaran argumentasi Hartono cs.

Yang perlu dicermati, kecaman tak selalu berarti genta kematian bagi para penulis. Aidh Al-Qarni dulu dikecam habis oleh otoritas ulama Arab Saudi. Ia dianggap sok tahu dan masih ''anak ingusan''. Namun pasar membuktikan, karya-karya Al-Qarni, antara lain La Tahzan, mampu menjadi karya terlaris di Timur Tengah. Bahkan best seller di banyak negara Islam, termasuk Indonesia.

Sekali lagi, pada batas tertentu, mengecam sebuah buku boleh saja dilakukan. Apalagi demi alasan perbaikan. Para pemerhati dan praktisi pendidikan ramai-ramai mengecam buku-buku pelajaran yang diterbitkan pemerintah pusat yang selama ini dipandang memandulkan kreasi siswa, kering, seragam, dan monoton. Tapi, sampai sekarang, pemerintah tak melakukan revisi yang memadai. Untuk kemajuan, kecaman serupa ini malah harus terus digemakan.

Selama ini unsur SARA (suku, agama, dan ras), moral, pendidikan, dan seksualitas masih menjadi barometer guna mengukur responsibilitas kaum pembaca buku. Harus tertanam kehati-hatian agar penulis tak tergelincir untuk mempermainkan zona yang dianggap berbahaya, semisal batas-batas akidah. Tentu kita masih ingat buku Ayat-Ayat Setan yang dianggap melecehkan pakem keyakinan umat muslim. Jika hal ini yang terjadi, bukan hanya karyanya yang diberangus. Namun sang penulis, Salman Rushdie harus terancam kenyamanan hidupnya karena terus diburu dan dijadikan target pembunuhan.

Rising Star Tampil Bersinar

Rising Star Tampil Bersinar
Lupakan sejenak si kembar Olsen, Mischa Barton, Lindsay Lohan, dan Paris Hilton yang selama ini sering dijadikan fashion icon. Sekarang ada bintang-bintang baru yang mulai bersinar dengan style yang nggak kalah seru tentunya. Di deretan artis pendatang baru yang merebut perhatian itu, ada AnnaSophia Robb, Miley Cyrus, Selena Gomez, Demi Lovato, dan Emma Watson.

Meski masih remaja, penampilan mereka bisa disejajarkan dengan bintang-bintang lain yang lebih dulu muncul. Posisi sebagai public figure memang menuntut mereka untuk selalu siap dengan jepretan kamera paparazi.

Nah, bukan nggak mungkin gaya mereka bisa jadi inspirasi buat kamu. Yuk, kita kulik satu per satu. Mulai gaya dandan AnnaSophia Robb, bintang yang bermain dalam Bridge to Terabithia.

Artis yang memulai debut karirnya sejak 2004 itu cenderung memilih gaya girlie untuk urusan penampilan. Misalnya, dress hitam kombinasi merah dan biru ini. Dengan bahan mengilap, penampilan Anna terlihat bersinar.

Namun, bukan berarti cewek kelahiran 1992 itu nggak bisa tampil sporty. Anna juga pernah bergaya boyish dengan warm jacket abu-abu dipadu legging dan bot hitam.

Dari AnnaSophia Robb, kita beralih ke Miley Cyrus. Aktris remaja yang melejit lewat perannya di serial Hannah Montana tersebut memang dikenal ceria dan murah senyum. Keceriaan gadis yang sering disapa Miley itu juga terlihat dari gaya busananya.

Warna-warna cerah jadi pilihan Miley dalam bergaya. Misalnya, tube dress warna jingga berdetail pita dan peasant. Miley juga kerap mengenakan aksesori yang match dengan busana. Misalnya, gelang dan clucth bag.

Jika Miley suka warna-warna cerah, Emma Watson, pemeran Hermione Granger dalam serial Harry Potter, lebih memilih warna hitam untuk gaunnya. Kebetulan, gadis 18 tahun itu biasa tampil kasual dalam keseharian. Namun, dalam perayaan ultahnya yang ke-18, Watson tampil cantik dengan balutan dress hitam. Dia melengkapi penampilannya dengan high heels dan sling bag yang juga hitam.

Next, De-Style punya Demi Lovato. Cewek yang mulai berakting di usia 6 tahun dalam Barneys & Friends itu punya style yang tomboi abis. Sepintas gaya Demi mirip Ashley Simpson. Namun, Demi bisa dibilang sedikit lebih "manis". Suatu kali, Demi bergaya boyish lewat paduan kemeja, vest, dan dasi kupu-kupu.

Di kesempatan lain, Demi ingin tampil lebih "manis". Gadis 16 tahun yang juga piawai menyanyi dan menulis lagu tersebut mengenakan dress polkadot hitam dipadu bolero kuning. Belt tipis disematkan di pinggang. Demi menambahkan big bangle kuning untuk mempermanis tampilannya.

Sementara itu, sobat Demi yang bermain bersama dalam Barneys & Friends, Selena Gomez, suka berdandan kasual. Skinny jeans menjadi pilihan utama cewek kelahiran New York itu. Selena sering memadukan skinny jeans dengan kaus dan vest. Untuk acara resmi, Selena masih memercayakan penampilannya pada skinny kesayangannya. High heels dimanfaatkan untuk mengakali kesan terlalu santai.

Hmm... gimana nih? Gaya para pendatang baru di atas bisa dijadikan inspirasi gaya barumu, bukan? Selamat mencoba.

THE CHANGCUTERS


Grup band The Changcuters, ibarat mendapat durian runtuh. Album pertamanya Mencoba Sukses, menghantarkannya ke kesuksesan sebenarnya. Lagu Racun Dunia dan I love You Bibeh, menduduki top chart radio terkemuka Jakarta. Sukses band asal Bandung ini berlanjut dengan membintangi film The TariX JabriX. Lewat album pertamanya itulah The Changcuters menggila menebar racun.

Satu kalimat yang tepat untuk grup band The Changcuters adalah, gila, jenaka ancur (hancur). Grup yang dibentuk tahun 2004 ini diawaki Tria (vokal), Qibil (gitar), Alda (gitar), Dipa (bas) dan Erick (dram). Meski mereka telah meraih sukses, tapi tetap rendah hati. Saat mengunjungi tabloid XO, Rabu (7/5), lima personel The Changcuters ini sangat bersahabat dan akrab. Wawancara dan pemotretan pun berjalan lancar, diiringi gelak tawa seakan tak ada habisnya.

Keceriaan, humor dan gaya canda ada pada mereka. Terbukti ketika mereka datang ke redaksi XO, ada-ada saja obrolan dan tingkah laku jenaka. Ada yang cuek ganti celana dan memamerkan pakaian dalamnya. Mengawali pembicaraan tentang film The TariX JabriX, Tria, Dipa, Qibil, Erik dan Alda menuturkan pengalaman akting mereka masing-masing. “Wah, banyak yang berubah. Salah satunya, kulit saya tambah hitam,” tutur Tria.

Lain lagi penuturan Qibil, agak sulit berbicara serius dengan mereka. Namun pengalaman paling berharga saat bermain film, menurut mereka adalah tambah ilmu, khususnya akting, teman dan pengalaman. “Satu lagi jadi tambah nomor telepon artis, he he he,” tambah Tria sambil tertawa.

Mencoba dunia akting tentu bukan satu-satunya alasan The Changcuters untuk ikut bergabung dalam film The TariX JabriX. Media film salah satu tempat untuk memromosikan albumnya. Itu hal utama yang membuat mereka berminat bergabung di film komedi itu. “Tujuan awal bekerjasama memang promosi album. Makanya lagu kita dipakai untuk soundtrack-nya, dan ini pertamakalinya kan band promosi lewat media film. Akhirnya berhasil, dan hasilnya memuaskan, Alhamdulillah,” ujar Tria.

Kendati bermain film semakin membuat mereka tenar, tapi tidak membuat mereka lupa diri bahwa mereka adalah pemain band. Perhatian dan keseriusan mereka lebih besar di musik dibanding film. “Kita akan tetap serius di musik. Karena kita memang lahir, dipertemukan dan dibesarkan di dunia musik,” jelas Tria.

Doa Restu Orangtua

Ketenaran tak membuat mereka tinggi hati. Rasa syukur tak terkira selalu mereka kedepankan. Apalagi buah keberhasilan ini tak lepas dari doa dan restu orangtua. Tujuan masing-masing personel sama, membuat orangtua bahagia. “Kita bisa begini tak lepas dari doa restu orangtua. Membahagiakan orangtua tidak harus dengan memberinya materi. Tapi bagaimana kita membuat orangtua bangga dan bahagia,” tutur Tria.

Menurut Tria, sejauh ini orangtua mereka memang sangat bangga dan bahagia. “Buktinya saat kita muncul di televisi, orangtua kita bercerita kepada tetangga. ‘Eh, itu anak saya ada di teve’. Itukan namanya kita dibanggakan, he he he,” kata Tria setengah berkelakar.

Sejenaka-jenakanya, saat menuturkan merintis karier hingga seperti sekarang, mereka sangat serius. Mata mereka terlihat agak berkaca-kaca saat berbicara tentang orangtua masing-masing. “Membanggakan orangtua penting banget ya, meskipun membanggakan orangtua nggak harus menjadi seperti ini. Tapi ridho orangtua sangat penting, kita tak pernah bisa membalas apa yang sudah diberikan orangtua kepada kita. Meski sibuk, sebisa mungkin kalau ada waktu kosong kita habiskan bersama orangtua,” kata Qibil.

Serius Bermusik

Keseriusan dalam bermusik sebenarnya sudah terlihat sejak The Changcuters berdiri. Sejak itu hingga sekarang mereka tetap solid dan eksis meskipun hanya dikenal oleh komunitas mereka. Terbentuknya The Changcuters berawal dari persahabatan Tria, Qibil dan Dipa yang pada tahun 2000 kuliah di Universitas Negeri Padjajaran Bandung.

Sejak kuliah di satu perguruan tinggi Bandung itu, mereka sangat gemar nonton acara-acara pentas musik yang sedang ramai di Bandung. Bosan hanya sebagai penonton, keinginan untuk ditonton pun muncul. Hingga akhirnya pada suatu malam, Tria, Qibil dan Dipa mengajak Erik dan Alda, membentuk grup band, yang berbeda dari band-band yang sudah ada.

Nama The Changcuters dipilih secara spontan, diambil dari nama teman SMP Qibil, yaitu Cahya yang nama panggilannya adalah Cangcut. “Si Cangcut itu tingkahnya ada-ada saja. Orangnya seru gitu. Akhirnya saya, Dipa dan Qibil memutuskan untuk membentuk grup band beraliran rock’n roll, dengan nama The Changcuters,” ungkap Tria.

Pengalaman manggung di berbagai audisi juga dijadikan penyemangat mereka untuk band bentukannya. “Dulu kita sering manggung bawain lagu sendiri. Bukan gaya-gayaan, tapi memang takut salah kalau bawain lagu orang he he he,” ujar Qibil.

Senang bercanda dan cuek ternyata membawa pengaruh positif untuk karier musik mereka. “Kita memang senang bercanda, jadinya membuahkan hasil positif, nggak kaku dan lebih gampang kerjasama. Tapi meski senang becanda kita serius kok di musik,” ujar Tria.

Begitu juga soal kepindahan mereka dari indie label ke major label. Karena habis kontrak dengan label indie terdahulunya, lalu mereka ditawari bergabung dengan salah satu major label setelah melihat performance mereka di televisi. “Kita nggak pernah mengkotak-kotakkan indie label dengan major label. Semuanya kita anggap sebagai jembatan untuk kerjasama. Kita sebagai sebuah band memang harus maju,” ujar Tria.

Dipa menambahkan, meskipun berlabel major mereka tetap merasa, musik mereka tetap indie dan yakin tidak pernah ditinggalkan penggemarnya meski kini di label major. Lirik lagu yang unik dan ceplas-ceplos diakui mereka tidak pernah terinspirasi dari apa-apa. “Kita selalu spontan membuat lagu, to the point aja, nggak perlu susah-susah. Kita pernah buat lagu lima menit jadi. Tapi ada juga yang sudah dibuat setahun nggak jadi-jadi,” tambah Dipa.

Sama seperti lagu hit mereka Racun Dunia, muncul karena kekagumannya akan kehebatan wanita yang selalu bisa menaklukkan laki-laki sehebat apapun. Hingga sekarang mereka tetap mengakui itu.

Band Legendaris

Ingin dikenang dan menjadi band legendaris seperti The Beatles atau Bob Marley, merupakan obsesi jangka panjang band asal Bandung ini. “Kalau kita sih pengin banget tetap eksis sampai mati di band dan menjadi legenda. Kalau suatu hari saya sudah nggak bisa nyanyi, saya akan tetap nyanyi walaupun pakai bahasa isyarat, ha ha ha,” ujar Tria yang senang dengan potongan rambut mirip Jim Carey di film Ace Ventura.

Untuk tetap solid dan menjadi legenda bukan hal mudah. Mereka juga tidak menampik perselisihan di antara mereka pasti ada. “Kalau berantem-berantem kecil sih pasti ada. Tapi kita selalu menyelesaikan dengan komunikasi. Meskipun sudah tusuk-tusukan pakai pisau, ha ha ha… nggak ding becanda,” imbuh Dipa.

Ada lima kiat khusus untuk menjaga kekompakan. Menurut Dipa; istirahat yang cukup kalau ada waktu luang. Tria melanjutkan; jangan sampai perut kosong. Qibil sendiri menyebutkan; minumlah vitamin untuk menjaga stamina. Alda tak mau kalah; harus meminta ridho orangtua. Kiat paling beda dikatakan Erick. “Satu lagi, jangan lupa mengerjakan LKS (Lembar Kerja Siswa), khususnya anak-anak sekolah. Mudah-mudahan sukseslah,” katanya tanpa tertawa sedikitpun.

Itulah tingkah laku kocak dan dan kata-kata mereka yang apa adanya. Tapi tentang totalitas dan eksistensi menjadi legenda, menjadi mimpi manis mereka dikemudian hari.

kejadian gerhana matahari

Gerhana matahari terjadi ketika posisi Bulan terletak di antara Bumi dan Matahari sehingga menutup sebagian atau seluruh cahaya Matahari. Walaupun Bulan lebih kecil, bayangan Bulan mampu melindungi cahaya matahari sepenuhnya karena Bulan yang berjarak rata-rata jarak 384.400 kilometer dari Bumi lebih dekat dibandingkan Matahari yang mempunyai jarak rata-rata 149.680.000 kilometer.

Gerhana matahari dapat dibagi menjadi tiga jenis yaitu: gerhana total, gerhana sebagian, dan gerhana cincin. Sebuah gerhana matahari dikatakan sebagai gerhana total apabila saat puncak gerhana, piringan Matahari ditutup sepenuhnya oleh piringan Bulan. Saat itu, piringan Bulan sama besar atau lebih besar dari piringan Matahari. Ukuran piringan Matahari dan piringan Bulan sendiri berubah-ubah tergantung pada masing-masing jarak Bumi-Bulan dan Bumi-Matahari.

Gerhana sebagian terjadi apabila piringan Bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan Matahari. Pada gerhana ini, selalu ada bagian dari piringan Matahari yang tidak tertutup oleh piringan Bulan.

Gerhana cincin terjadi apabila piringan Bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan Matahari. Gerhana jenis ini terjadi bila ukuran piringan Bulan lebih kecil dari piringan Matahari. Sehingga ketika piringan Bulan berada di depan piringan Matahari, tidak seluruh piringan Matahari akan tertutup oleh piringan Bulan. Bagian piringan Matahari yang tidak tertutup oleh piringan Bulan, berada di sekeliling piringan Bulan dan terlihat seperti cincin yang bercahaya.

Gerhana matahari tidak dapat berlangsung melebihi 7 menit 40 detik. Ketika gerhana matahari, orang dilarang melihat ke arah Matahari dengan mata telanjang karena hal ini dapat merusakkan mata secara permanen dan mengakibatkan kebutaan.

kejadian gerhana matahari

Gerhana matahari terjadi ketika posisi Bulan terletak di antara Bumi dan Matahari sehingga menutup sebagian atau seluruh cahaya Matahari. Walaupun Bulan lebih kecil, bayangan Bulan mampu melindungi cahaya matahari sepenuhnya karena Bulan yang berjarak rata-rata jarak 384.400 kilometer dari Bumi lebih dekat dibandingkan Matahari yang mempunyai jarak rata-rata 149.680.000 kilometer.

Gerhana matahari dapat dibagi menjadi tiga jenis yaitu: gerhana total, gerhana sebagian, dan gerhana cincin. Sebuah gerhana matahari dikatakan sebagai gerhana total apabila saat puncak gerhana, piringan Matahari ditutup sepenuhnya oleh piringan Bulan. Saat itu, piringan Bulan sama besar atau lebih besar dari piringan Matahari. Ukuran piringan Matahari dan piringan Bulan sendiri berubah-ubah tergantung pada masing-masing jarak Bumi-Bulan dan Bumi-Matahari.

Gerhana sebagian terjadi apabila piringan Bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan Matahari. Pada gerhana ini, selalu ada bagian dari piringan Matahari yang tidak tertutup oleh piringan Bulan.

Gerhana cincin terjadi apabila piringan Bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan Matahari. Gerhana jenis ini terjadi bila ukuran piringan Bulan lebih kecil dari piringan Matahari. Sehingga ketika piringan Bulan berada di depan piringan Matahari, tidak seluruh piringan Matahari akan tertutup oleh piringan Bulan. Bagian piringan Matahari yang tidak tertutup oleh piringan Bulan, berada di sekeliling piringan Bulan dan terlihat seperti cincin yang bercahaya.

Gerhana matahari tidak dapat berlangsung melebihi 7 menit 40 detik. Ketika gerhana matahari, orang dilarang melihat ke arah Matahari dengan mata telanjang karena hal ini dapat merusakkan mata secara permanen dan mengakibatkan kebutaan.

Sabtu, 27 September 2008

Kisah yang mengharukan... ( kisah nyata )

Cerita di bawah ini mengingatkan kita untuk semakin dan mencintai lebih dalam kepada Tuhan.

Diambil dari cerita nyata..

Ada seorang bocah kelas 4 SD di suatu daerah di Milaor Camarine Sur, Filipina, yang setiap hari mengambil rute melintasi daerah tanah yang berbatuan dan menyeberangi jalan raya yang berbahaya dimana banyak kendaraan yang melaju kencang dan tidak beraturan.

Setiap kali berhasil menyebrangi jalan raya tersebut, bocah ini mampir sebentar ke Gereja tiap pagi hanya untuk menyapa Tuhan, sahabatnya.
Tindakannya ini selama ini diamati oleh seorang Pendeta yang merasa terharu menjumpai sikap bocah yang lugu dan beriman tersebut.

"Bagaimana kabarmu, Andy? Apakah kamu akan ke Sekolah?"

"Ya, Bapa Pendeta!" balas Andy dengan senyumnya yang menyentuh hati Pendeta tersebut.

Dia begitu memperhatikan keselamatan Andy sehingga suatu hari dia berkata kepada bocah tersebut, "Jangan menyebrang jalan raya sendirian, setiap kali pulang sekolah, kamu boleh mampir ke Gereja dan saya akan memastikan kamu pulang ke rumah dengan selamat."

"Terima kasih, Bapa Pendeta."

"Kenapa kamu tidak pulang sekarang? Apakah kamu tinggal di Gereja setelah pulang sekolah?"

"Aku hanya ingin menyapa kepada Tuhan.. sahabatku."

Dan Pendeta tersebut meninggalkan Andy untuk melewatkan waktunya di depan altar berbicara sendiri, tetapi pastur tersebut bersembunyi di balik altar untuk mendengarkan apa yang dibicarakan Andy kepada Bapa di Surga.

"Engkau tahu Tuhan, ujian matematikaku hari ini sangat buruk, tetapi aku tidak mencontek walaupun temanku melakukannya. Aku makan satu kue dan minum airku. Ayahku mengalami musim paceklik dan yang bisa kumakan hanya kue ini.
Terima kasih buat kue ini, Tuhan! Tadi aku melihat anak kucing malang yang kelaparan dan aku memberikan kueku yang terakhir buatnya.. lucunya, aku jadi tidak begitu lapar.

Lihat ini selopku yang terakhir. Aku mungkin harus berjalan tanpa sepatu minggu depan.Engkau tahu sepatu ini akan rusak, tapi tidak apa-apa..
paling
tidak aku tetap dapatpergi ke sekolah. Orang-orang berbicara bahwa kami akan mengalami musim panen yang susah bulan ini, bahkan beberapa dari temanku sudah berhenti sekolah, tolong Bantu mereka supaya bisa bersekolah lagi.
Tolong Tuhan.

Oh, ya..Engkau tahu kalau Ibu memukulku lagi. Ini memang menyakitkan, tapi aku tahu sakit ini akan hilang, paling tidak aku masih punya seorang Ibu.
Tuhan, Engkau mau lihat lukaku??? Aku tahu Engkau dapat menyembuhkannya, disini..disini.aku rasa Engkau tahu yang ini kan....??? Tolong jangan marahi ibuku, ya..?? dia hanya sedang lelah dan kuatir akan kebutuhan makan dan biaya sekolahku..itulah mengapa dia memukul aku.

Oh, Tuhan..aku rasa, aku sedang jatuh cinta saat ini. Ada seorang gadis yang sangat cantik dikelasku, namanya Anita. menurut Engkau, apakah dia akan menyukaiku??? Bagaimanapun juga paling tidak aku tahu Engkau tetap menyukaiku karena aku tidak usah menjadi siapapun hanya untuk menyenangkanMu. Engkau adalah sahabatku.

Hei.ulang tahunMu tinggal dua hari lagi, apakah Engkau gembira??? Tunggu saja sampai Engkau lihat, aku punya hadiah untukMu. Tapi ini kejutan bagiMu.
Aku berharap Engkau menyukainya. Oooops..aku harus pergi sekarang."

Kemudian Andy segera berdiri dan memanggil Pendeta .

"Bapa Pendeta..Bapa Pendeta..aku sudah selesai bicara dengan sahabatku, anda bisa menemaniku menyebrang jalan sekarang!"

Kegiatan tersebut berlangsung setiaphari, Andy tidak pernah absen sekalipun.

Pendeta Agaton berbagi cerita ini kepada jemaat di Gerejanya setiap hari Minggu karena dia belum pernah melihat suatu iman dan kepercayaan yang murni kepada Tuhan.. suatu pandangan positif dalam situasi yang negatif.

Pada hari Natal, Pendeta Agaton jatuh sakit sehingga tidak bisa memimpin gereja dan dirawat di rumah sakit. Gereja tersebut diserahkan kepada 4 wanita tua yang tidak pernah tersenyum dan selalu menyalahkan segala sesuatu yang orang lain perbuat. Mereka juga mengutuki orang yang menyinggung mereka.

Ketika mereka sedang berdoa, Andypun tiba di Gereja tersebut usai menghadiri pesta Natal di sekolahnya, dan menyapa "Halo Tuhan..Aku.."

"Kurang ajar kamu, bocah!!!tidakkah kamu lihat kalau kami sedang berdoa???!!! Keluar, kamu!!!!!"

Andy begitu terkejut,"Dimana Bapa Pendeta Agaton..??Seharusnya dia membantuku menyeberangi jalan raya. dia selalu menyuruhku untuk mampir lewat pintu belakang Gereja. Tidak hanya itu, aku juga harus menyapa Tuhan Yesus, karena hari ini hari ulang tahunNya, akupun punya hadiah untukNya.."

Ketika Andy mau mengambil hadiah tersebut dari dalam bajunya, seorang dari keempat wanita itu menarik kerahnya dan mendorongnya keluar Gereja.

"Keluar kamu, bocah!..kamu akan mendapatkannya!!!"

Andy tidak punya pilihan lain kecuali sendirian menyebrangi jalan raya yang berbahaya tersebut di depan Gereja. Lalu dia menyeberang, tiba-tiba sebuah bus datang melaju dengan kencang - disitu ada tikungan yang tidak terlihat pandangan. Andy melindungi hadiah tersebut didalam saku bajunya, sehingga dia tidak melihat datangnya bus tersebut. Waktunya hanya sedikit untuk menghindar.dan Andypun tewas seketika. Orang-orang disekitarnya berlarian dan mengelilingi tubuh bocah malang tersebut yang sudah tidak bernyawa lagi.

Tiba-tiba, entah muncul darimana ada seorang pria berjubah putih dengan wajah yang halus dan lembut, namun dengan penuh airmata dating dan memeluk bocah malang tersebut. Dia menangis.

Orang-orang penasaran dengan dirinya dan bertanya,"Maaf tuan..apakah anda keluarga dari bocah yang malang ini? Apakah anda mengenalnya?"

Tetapi pria tersebut dengan hati yang berduka karena penderitaan yang begitu dalam berkata,"Dia adalah sahabatku." Hanya itulah yang dikatakan.

Dia mengambil bungkusan hadiah dari dalam saku baju bocah malang tersebut dan menaruhnya didadanya. Dia lalu berdiri dan membawa pergi tubuh bocah tersebut, kemudian keduanya menghilang. Orang-orang yang ada disekitar tersebut semakin penasaran dan takjub..

Di malam Natal, Pendeta Agaton menerima berita yang sangat mengejutkan.

Diapun berkunjung ke rumah Andy untuk memastikan pria misterius berjubah putih tersebut. Pendeta itu bertemu dengan kedua orang tua Andy.

"Bagaimana anda mengetahui putra anda telah meninggal?"

"Seorang pria berjubah putih yang membawanya kemari." Ucap ibu Andy terisak.

"Apa katanya?"

Ayah Andy berkata,"Dia tidak mengucapkan sepatah katapun. Dia sangat berduka. Kami tidak mengenalnya namun dia terlihat sangat kesepian atas meninggalnya Andy, sepertinya Dia begitu mengenal Andy dengan baik. Tapi ada suatu kedamaian yang sulit untuk dijelaskan mengenai dirinya. Dia menyerahkan anak kami dan tersenyum lembut. Dia menyibakkan rambut Andy dari wajahnya dan memberikan kecupan dikeningnya, kemudian Dia membisikkan sesuatu.

"Apa yang dikatakan?"

"Dia berkata kepada putraku.." Ujar sang Ayah. "Terima kasih buat kadonya.
Aku akan berjumpa denganmu. Engkau akan bersamaku." Dan sang ayah melanjutkan, "Anda tahu kemudian semuanya itu terasa begitu indah.. aku menangis tapi tidak tahu mengapa bisa demikian. Yang aku tahu.aku menangis karena bahagia..aku tidak dapat menjelaskannya Bapa Pendeta, tetapi ketika dia meninggalkan kami, ada suatu kedamaian yang memenuhi hati kami, aku merasakan kasihnya yang begitu dalam di hatiku.. Aku tidak dapat melukiskan sukacita dalam hatiku. aku tahu, putraku sudah berada di Surga sekarang.
Tapi tolong Bapa Pendeta .. Siapakah pria ini yang selalu bicara dengan putraku setiap hari di Gerejamu? Anda seharusnya mengetahui karena anda selalu di sana setiap hari, kecuali pada saat putraku meninggal.

Pendeta Agaton tiba-tiba merasa air matanya menetes dipipinya, dengan lutut gemetar dia berbisik,"Dia tidak berbicara kepada siapa-siapa... kecuali dengan Tuhan."

Senin, 22 September 2008

Buat Sobatku

kisah temanku yang sudah aku catat.
dulu saat masih kelas 6 SD
DARI Muhammad Fauzi

Sebagaimana biasa aku berangkat sekolah naik angkot karena jarak sekolah lumayan jauh. Namaku Muhammad Fauzi panggilannya Muhzi. Aku mudah bergaul dengan siapa saja, jadi temanku ada dari kalangan borjuis dan proletar, konglomerat hingga orang melarat baik cowok maupun cewek. Di sekolah aku terkenal luwes dan mudah bergaul cuma kerugiannya jarang ada cewek yang mau menjadi pacarku, katanya sih... lebih enak jadi sobatku sehingga tak sedikit cewek-cewek yang sebenarnya aku sukai malah ketawa – ketiwi ketika kuutarakan perasaanku terhadapnya. Ukh..!! dianggapnya aku bercanda. Sialan. Dari pengalaman itulah aku akhirnya memutuskan tak lagi mengutarakan isi hati ini, tapi lebih baik berteman saja,teman tapi mesraa..... Di kelas dua ini aku punya teman yang MaCan,manis cantik. Namanya Lidia, biasa aku panggil Dia. Anaknya pinter enak diajak ngobrol bahkan setiap jalan dia pasti ngajak aku, katanya aku cocok banget dengannya bahkan bisa jadi bodyguard. Oleh sebab itu, aku banyak menerima tantangan dari para fans Dia untuk berkelahi, untung saja itu tak pernah terjadi karena pasti ada Dia yang melarangnya dan memusuhi yang berniat jelek terhadapku. ”Hei, ayo naik-naik ” teriak kernet dan beberapa siswa-siswi yang sekejap saja sudah naik satu angkot denganku, tidak sadar aku melamun higga tak tau siapa saja yang naik dan aku dikejutkan oleh pukulan dan sapaan. ”hei, Zi jangan ngelamun aja, mikirin aku ya, masak nggak ketemu dua hari saja sudah sedih” sapa Dia dengan senyum yang ternyata satu angkot denganku. ”eh, Dia. Kok tumben naik angkot, emang sopirmu kemana?”jawabku balik bertanya ”iya nih, tadi sopirku lagi ngejemput nenek di bandara .jadi aku naik angkot tapi aku bersyukur karena bisa ketemu kamu disini, ya kan?!”jawab Dia spontan. Yah, itulah Dia yang tanpa beban ngomong bahkan di depan umum sekalipun. Bagaimana tidak malu aku dirayu cewek cantik yang sampai sekarang Dia hanya berstatus sebagai sahabatku, coba jika pacarku, aku bisa bangga di depan orang-orang, tapi seperti sekarang Dia hanya membuat pipiku merah setiapkali digodanya. Dia sudah mewanti-wantiku sejak awal bersahabat bahwa Dia akan menjadikanku sahabat, tidak lebih. Inilah yang membuat aku remuk redam. ”Hai, Zi nanti pulang sekolah ikut aku kerumah yuk. Aku punya cerita seru tentang cowok yang ngirimin surat ke aku tapi kutolak” ”Ah, kamu tidak ada habis-habisnya nolakin orang, ntar kualat lo kamu”jawabku. ”Yah..., Muhzi. jika aku pacaran, ntar kita nggak bisa bareng lagi dong. terus gimana kalau ada kesulitan pelajaran, ntar kamu tak mau lagi deh ngajarin aku”Dia berseloroh karena sebenarnya yang selalu minta diajari, ya aku. ”Kalo menghina jangan kebangeten neng. Iya aku tau sering diajarimu, tapi swear deh jika kamu memang mau hidup normal seperti yang lain, setelah punya pacar maka aku akan belajar yang rajin hingga bisa mengalahkanmu dan kujamin kamulah nanti yang merengek-rengek minta diajari” aku membela diri. Akhirnya sampai di sekolah kami pun berjalan bersama sambil terus bercanda dan berpisah di kelas masing-masing. Awal kedekatanku dengan Dia memang untuk memacarinya, tapi setelah dekat aku malah takut dan memang Dia enak untuk dijadikan teman, selain kaya dia juga suka membantu seperti sabtu kemarin ketika anak-anak rohis memintaku mencarikan mobil dalam acara tadabur alam, terpaksa deh aku pinjamkan ke Dia dengan syarat akulah yang nyopir setidaknya ikut untuk menjaga mobil. Anak-anak rohis memang sering ngadain acara mulai pengajian hingga acara keluar sekolah, aku sering diajak tapi lebih sering tidak bisa karena sudah ada janji dengan Dia. Janji itu kan hutang daripada berhutang lebih baik aku bayar di depan itu prinsipku. Zainal sangat intens mendekatiku agar selalu ikut acara di Masjid dengan segala cara termasuk dia memintaku untuk jadi bagian dokumentasi karena katanya aku pintar ambil gambar.

Siang itu aku di datangi oleh si Dody anak kelas tiga salah satu fans Lidia. ”Zi tolong aku dong. Kamu kan sahabat Dia. Aku seneng banget sama Dia. Tolong dong sampaikan salam dan suratku”sambil merengek dan mengiba. ”Jika cuma nyampaikan aku tidak keberatan”jawabku ”Jangan begitu dong. Kamu kan juga sudah lama kenal denganku. Kamu juga tau pasti bagaimana karekterku dan sifat-sifatku. Menurutmu apa sih yang kurang padaku, masak tidak bisa menaklukan hati si Lidia?” ”Ya, aku tau itu. Kamu anak orang kaya., lumayan ganteng, pinter, tapi mungkin kamu kurang sabar dan kurang dekat. Dan kuberi tau, siap-siap saja diberi tantangan sama Dia” ”Aku sih sangup saja, asalkan satu. tantangannya jangan main catur denganmu. Karena aku tau kamu paling jago di sekolah ini. Nah sebagai imbalan bantuanmu nih aku beri coklat. Dan jika Dia menerimaku sebagai pacarnya maka aku traktir kamu makan dimana saja, ok?!”. ”Wah, ok banget tuh?!” Aku pun dengan senang memberi harapan apalagi traktirannya. Jujur saja aku juga capek dekat sama Dia hanya sebagai sahabat yang sangat dekat, Aku ingin memutuskan kedekatan dan aku juga sudah ada incaran yang lain. Nah.., sekalian nanti sore Aku ke rumahnya untuk nganterin surat sekalian ngomong tentang cewek yang kuincar. He, he.. satu langkah, dua tujuan terpenuhi.

Sore harinya akupun pergi ke rumah Dia. Disana aku disambut keluarganya dan tak ketinggalan juaga neneknya yang baru datang dari Lampung. Seperti biasa Aku dan Dia duduk di taman rumah yang luas di dekat kolam ikan dengan berbagai hidangan camilan. ”Zi, aku mau cerita nih. Tentang Roni anak kelasmu, dia kemarin menghadangku ketika mau pulang dan dia nyatain cintanya dengan surat dan bunga lagi. Si Roni bagaimana menurutmu?” ”Dia anak yang pintar, baik dan kayaknya pas deh dengan kamu” ”Ha..,aku tau kenapa kamu ngomong begitu karena cerita si Roni, dia sudah tau sifat-sifatku dan karakterku dari kamu. Kamu pasti jadi penasehatnya ya” ”Jika iya, terus bagaiman menurutmu,kamu akan tolak dia?” ”Iya. Karena dia bukan orang yang cocok denganku. Roni terlalu sombong buatku. Aku tidak suka caranya bergaul, terlalu pamer kekayaan”. Sebenarnya tipemu itu yang seperti apa? kucarikan deh” ”Tipeku itu orang yang suka menolong, pintar bergaul, pandai catur, tidak sombong, enak diajak ngomong. Yah... banyak lah. Dan kamu tau aku sudah dapatkan orangnya, nanti kamu bantu aku ya untuk dekat dengan dia” Aku agak deg-degan pada saat itu karena aku mengiranya akulah yang Dia suka ternyata orang lain. Akhirnya aku pun mengiyakan saja dan mendengarkan ocehannya tentang karakter orang yang disukainya yang sepintas memang banyak mirip denganku. ”Baiklah aku bantu, kapan dan siapa, cepetan deh. Dan gantian ya, Aku juga sudah ngincer cewek nih, tapi setelah kamu dapat cowok aja. O, Iya. ngomong-ngomong koleksi surat cintamu sudah berapa?” ”emmm. 50 dengan punya Roni” ”Nih kutambah jadi 51. tadi aku dititipin sama si Dody anak kelas tiga. Coba kamu pertimbangkan siapa tau Dody orang yang cocok untukmu” ”Nah, aku punya akal. Akan aku terima dia asalkan dia bisa mengalahkanmu main catur bagaimana?” ”yah kamu, bagaimana Dody akan menang sedang dia tidak bisa main catur” ”yes, kalo begitu aku tidak menyakiti hatinya dong. Karena akan ku balas surat dia tolong antarkan ya, yang isinya tantangan main catur.” Sambil garuk-garuk kepala akupun tersenyum melihat tingkahnya kegirangan untuk mempermainkan fans-fansnya. ”Dia, sudah sore aku pamit ya. Seminggu ini aku mungkin sibuk bantu Zainal anak mesjid yang mau ngadain acara untuk mengisi liburan minggu depan. Jadi sorry, jika aku jarang menemanimu. Ajak saja orang yang kamu sukai itu. Ini kesempatan untuk tidak terganggu olehku”. ”Yah, aku kan punya rencana ngajak kamu, tidak jadi deh. Tapi nggak apa-apa kok. Makasih ya telah datang” sambil melambaikan tangannya Dia berjalan ke rumahnya. **

Besoknya Zainal sudah mendatangiku dan bercerita tentang persiapan acara yang akan diadakan. ”Zi, kita butuh banyak pemandu untuk adik-adik kelas satu yang ternyata cukup banyak, jadi kemarin aku masukin nama kamu, mau ya?!” pinta zainal. ”Eh, yang bener kamu. katanya aku cuma bagian perlengkapan dan dokumentasi merangkap keamanan. Pemandu berarti kan harus menguasai materi juga. Gila kamu” ”Jangan kuatir Zi, nanti sore ada pembekalan materi oleh ustadz untuk semua pemandu dan panitia. Kamu harus ikut” ”Baiklah”

Sore itu acaraku akhirnya berubah, yang awalnya jadwal main bola ganti ikut pengajian.tragis!. Kalo tidak salah temanya tentang bagaimana berIslam yang baik dan benar oleh ustadz Aryo yang masih muda dan kuliah di Universitas Brawijaya. Begitu banyak penjelasan yang dipaparkan dengan bahasa gaulnya aku jadi bersemangat mengikuti ceramah sore itu tapi ada satu yang membuatku bertanya-tanya terus tentang Islam, disana juga djelaskan bagaimana Islam mengatur segalanya termasuk pergaulan. Dadaku jadi sesak kepalaku jadi pusing dan telingaku jadi merah karena materi yang disampaikan bertolak belakang dengan keseharianku. Aku Islam, sholat, berpuasa dan zakat tapi belum haji apa itu belum cukup. Aku juga sering menolong orang hingga banyak temenku yang menjuluki si Muhzi suka menolong. apa itu juga belum cukup?!. Dan masih banyak pertanyaan-pertanyaan di benakku. Kuputuskan untuk terus ikut pembekalan itu selama dua hari, karena aku tertarik dengan tema-tema yang disodorkan seperti ”nggak Ngaji Nggak Keren”,”Menjadi Pejuang Sejati”, Cinta nggak gitu Kok”dan terakhir stadium general dimana kita bisa berdiskusi dengan pemateri.

Dari serangkaian materi yang kuikuti membuat aku bimbang dan menyadarai kesalahanku selama ini tentang agamaku sendiri. Ternyata Islam yang kuanut selama ini hanya ritualnya saja sedangkan aturan sosialnya, banyak yang kulalaikan. Semangatku bergelora untuk terjun mencari ilmu hingga aku pun lupa persoalan dengan Lidia dan temen-temen cewekku. Aku sadar pergaulanku ternyata rusak. Akhirnya aku memutuskan untuk berpegang terhadap aqidahku. Ketika rehat kugunakan kesempatan itu untuk berdiskusi dengan Ustadz Aryo. ”Ustadz, Saya punya masalah dengan cewek apa yang harus saya lakukan dan bagaimana caranya?” Dari penjelasan kemarin sudah jelas bagaimana Allah mengaharamkan seorang muslim berduaaan dengan lawan jenis. Jika kita mengaku hamba Allah yang mengharap ridlonya maka tinggalkan semua maksiat dan insyaAllah dibalas dengan yang lebih baik. Nikah adalah solusi dari Islam jika tidak mampu maka berpuasa” ”terus bagaimana cara terbaik agar Saya menjauh darinya” ”Beri penjelasan apa adanya tentang Islam yang telah kamu pahami dan banyaklah bergaul dengan teman-temanmu yang bertaqwa, perbanyak kegiatan yang bermanfaat, istiqomahlah selalu dalam pengajian. Jika bisa temenmu juga kau ajak. Jika dengan cewek lebih baik kamu utarakan lewat surat atau telepon jangan bertemu langsung yang akan membuat hatimu luluh” ”terimakasih ustadz, insyaAllah saya tau sekarang yang benar dan mana yang batil, doakan saya mampu untuk melakukannya”

Aku pun pulang dengan membawa sebuah perubahan drastis dengan satu tekad untuk menegakkan syariatNya, tapi dengan kepala pusing bagaimana cara terbaik untuk memberi tahu temen-temen cewekku terutama Dia?. Akhirnya akupun menulis surat yang intinya tentang perubahanku dan sikapku ke depan. Surat itu sudah aku masukkan dalam amplop serapi mungkin dan besok akan aku berikan langsung ke Dia.

Keesokan harinya aku pun menunjukan perubahan sikap kepada lawan jenis. Dan anehnya begitu juga dengan Dia, tidak biasanya dia serius menghadapiku, kali ini dia sangat serius bahkan tersenyum pun tidak. Apa dia juga ikut ngaji? ”Zi, aku kan pernah janji padamu untuk nunjukin orang yang kusuka. Dan kamu juga berjanji untuk menolongku maka penuhi janjimu dengan antarkan surat ini ke alamat yang sudah tertera di amplop surat itu. Ini juga hari terakhir kita di kelas dua dan setelah liburan kita sudah kelas tiga, aku diajak berlibur ke luar kota dengan keluargaku. Semoga kita masih bisa bertemu ya” ”Baiklah, selamat berlibur dan salam ke semua keluargamu. ”insyaAllah akan kusampaikan” balasku. Tak terasa ada yag berbeda dengan Dia. Kulihat matanya memerah seolah menahan tangisan dan kesedihan dibalik senyumnya.

Surat yang telah kupersiapkan untuk diberikan ke Lidia akhirnya tidak jadi kuserahkan malah aku membuat dosa lagi dengan membantu Dia pacaran, ya Allah ampuni hambamu ini.

Sesampai dirumah setelah makan siang dan berpakaian santai. Kuputuskan untuk mengantarkan suratnya. Kuambil surat yang bealamatkan ”Jl. Diponegoro I no. 15 Perumahan Bumi Asri” alamat yang tidak asing bagiku tapi aku lupa, yang pasti dekat, akhirnya kutanyakan juga ke ibu. ”Bu. Tau perumahan Bumi Asri?” ”ya, komplek ini adalah Bumi Asri” ”terus. jalan diponegoro I” “Jalan rumah kita ini diponegoro I” ”rumah no. 15 punya siapa? ”ya, yang selama ini kamu tempati nomor 15” ”terimakasih bu, bukankah nomor rumah kita 212?” ” kemarin kan ada perubahan penyederhanaan dan penataan ulang nomor rumah oleh kelurahan. Makanya jika pulang ke rumah jangan hanya makan tidur lalu pergi lagi!” jawab ibu. ”maaf deh bu” aku memelas karena disindir kebiasaaku yang hanya menjadikan rumah sebagai tempat istirahat dan makan. Dengan deg-degan aku buka surat yang ternyata dialamatkan untukku. Sambil lari ke kamar tidur aku pun mulai membacanya yang bertuliskan : My dear, Ketika kau baca suratku ini, mungkin aku sudah dalam perjalanan ke Lampung. Mengikuti Papa yang di tugaskan kesana dan surat ini adalah awal perpisahan yang semoga menjadi pertemuan kembali nantinya. Selama seminggu aku tidak bertemu denganmu ada sesuatu yag hilang kurasakan. Hari-hariku terasa hampa tanpa candamu. Tapi aku semakin jatuh jika aku perturutkan, apalagi sekarang kita akan berpisah yang kita tidak tau bisa berapa lama perpisahan ini. Aku ingin mengucapkan terimakasih selama ini yang selalu menyusahkanmu, permohonan maaf sebanyak-banyaknya yang selama ini telah membantumu (maaf kata-katanya banyak yang kebalik karena aku selalu ingin bercanda denganmu). Sampaikan maafku juga pada keluargamu. Zi, maafkan keegoisanku selama ini yang jarang mendengarkanmu dan tidak bisa membantumu mendapatkan cewek yang kamu incar dan bahkan aku tidak ingin melihatmu berhasil karena selama ini aku memendam cintaku padamu. Kutahu kamu tak setampan Roy, tak sekaya Dony dan tak sepintar Roni. Tapi kamulah yang kudambakan, dan aku tau kamu pasti takkan pernah berani mengungkapkannya padaku juga karena dibalik kerianganmu aku tau kamu pemalu. Semoga cewek yang kau incar itu bukan hanya tipu muslihatmu untuk menghiburku agar aku berpaling darimu Terimakasih kau telah warnai hidupku dan telah menjadi tokoh dalam diaryku. Aku tidak mengharap balasan suratmu karena aku tau jawabmu. Yang kuiginkan hanya agar kau tau aku pernah menjadi pengidolamu. Mulai sekarang kenanglah aku sebagai sahabatmu dan pengidolamu yang tidak bisa memilikimu. Carilah cewek yang lebih baik dariku. Dan aku juga mencoba melupakanmu walau kutau takkan pernah bisa, yang pasti aku akan selalu mengenangmu. Semoga kita mendapat yang lebih baik.

Memories never die

Lidia Puspita Ningrum

Tak terasa air mataku menetes kuucapkan selamat tinggal jahiliah dan terimakasih atas pertolonganMu Ya.. Allah. Bring Islam Back !!.

PENUTUPAN

SESUDAH ANDA MEMBACA BLOG SAYA INI, SILAHKAN KUNJUNGI BLOG SAYA YANG LAIN. SILAHKAN LIHAT BLOG SAYA YANG LAIN DI PROFIL SAYA.
SESUDAH ANDA MEMBACA BLOG SAYA INI, SILAHKAN ANDA MENGAMALKAN APA SAJA YANG TERKANDUNG DIDALAMNYA.
JANGAN LUPA ANDA MEMBERI KOMENTAR DI BLOG SAYA INI
TERIMA KASIH


tertanda
si pembuat blog



fajar muhammad farhan

UCAPAN TERIMA KASIH

UCAPAN TERIMA KASIH KEPADA:


Ø ALLAH YANG MAHA ESA

Ø NABI BESAR MUHAMMAD SAW.

Ø KEPADA ORANG TUAKU

Ø KEPADA SAUDARA DAN KELUARGAKU

Ø KEPADA TEMAN-TEMANKU YANG BAIK HATI DAN SENANG BERTEMAN DENGANKU

Ø KEPADA SEMUA WEBSITE DISELURUH DUNIA YANG TELAH MENGEMBANGKAN BLOGKU

Ø KEPADA BAND-BAND DI SELURUH NUSANTARA

Ø KEPADA GURU-GURUKU YANG SENANG MENGAJARIKU

Ø KEPADAMU YANG SETIA MEMBACA BLOGKU DAN MENGAMALKAN APA YANG ADA DIDALAMNYA


Daftar Semua Post