Jual Game Dan Software
Download Launcher Farmuhan Blog for Android
Senin, 08 Agustus 2011
Kamis, 07 Juli 2011
Cerita Selebritis » Cerita Selebritis : Widi Vierra Diculik & Kronologis Penculikan
Cerita Selebritis : Widi Vierra Diculik & Kronologis Penculikan adalah Postingan Pertama Cerita Dewasa terbaru dalam Label Cerita Selebritis, Seperti yang kita Tahu Widi Vierra kabarnya diculik. Berikut ini Cerita Penculikannya dan Kronologis Penculikan Widi Vierra dari http://www.jejaknews.com/?p=11184. Dan cerita diatas adalah Postingan Setelah Cerita Ngenthu Anak SMP Tadi ya...
%%%%%%%%%%
Menurut Pengacara, Dalam Kronologisi Penculikan Widi ‘Vierra’
Short URL: http://www.jejaknews.com/?p=11184
Jakarta Jejaknews – /7/2011), Widi ‘Vierra’ menjadi korban penculikan sekaligus pelecehan seksual di Kemang, Jakarta Selatan. Seperti apa kejadiannya? Berikut kronologi penculikan Widi yang diungkapkan sang pengacara, Minola Sebayang.
Pukul 04.00 WIB
Widy Viera Diculik dan Diperkosa
Selasa, 24 Mei 2011
Para Janda Vokalis Band Ternama Bentuk D'Mantans
Berawal dari iseng dan kumpul sambil berkaraoke, lima janda di antaranya mantan istri vokalis band ternama Indonesia akhirnya membentuk grup musik D'Mantans.
"Awalnya iseng saja ngumpul bersama, terus kita punya sedikit kemiripan sama-sama janda dan single fighter," ucap Okie Agustina saat pemotretan di studio Adi Warna, Mayestik, Jakarta Selatan, Senin (23/05).
Personel D'Mantans di antaranya mantan istri Pasha Ungu, Okie Agustina serta Ratna Damayanti (mantan istri Rizky The Titans), Bunga (mantan Andika Kangen Band) serta dua janda lain yakni Five Vi dan Christie C
Sabtu, 27 Juni 2009
Michael Jackson
Busby SEO Test
Michael Jackson
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Artikel atau sebagian dari artikel ini terkait dengan suatu peristiwa terkini.
Tag ini diberikan pada 26 Juni 2009
Informasi di halaman ini bisa berubah setiap saat.
Michael Jackson
Michael Jackson pada tahun 1984
Michael Jackson pada tahun 1984
Latar belakang
Nama lahir Michael Joseph Jackson
Lahir 29 Agustus 1958 (umur 50)
Gary, Indiana, Amerika Serikat
Wafat 25 Juni 2009, California, Los Angeles
Genre Pop, R&B, rock, soul
Pekerjaan Penyanyi, penulis lagu, produser rekaman, pengaransemen, penari, koreografer, aktor, pengusaha
Instrumen Vokal, multi-instrumentalis, Perkusi
Tahun aktif 1967–2009
Perusahaan rekaman Motown, Epic, Sony
Terkait
dengan The Jackson 5 / The Jacksons
Situs web MichaelJackson.com
Untuk kegunaan lain dari Michael Jackson, lihat Michael Jackson (disambiguasi)
Michael Joseph Jackson (lahir di Gary, Indiana, Amerika Serikat, 29 Agustus 1958 – wafat di California,Los Angeles, Amerika Serikat, 25 Juni 2009 pada umur 50 tahun)[1] adalah penyanyi dan penulis lagu dari Amerika Serikat. Ia terkenal sebagai "Raja Pop" dan mempopulerkan gerakan dansa "moonwalk" yang telah menjadi ciri khasnya. Albumnya yang dirilis pada tahun 1982, Thriller, adalah album terlaris di dunia, dengan penjualan melebihi 104 juta kopi di seluruh dunia. Ia mulai karir bernyanyi pada usia lima tahun sebagai anggota kelompok vokal keluarga Jackson (kelak menjadi The Jackson 5) sebelum meluncurkan album solo pertamanya Got to Be There pada tahun 1971. Anak ketujuh dari keluarga Jackson, dia membuat debut di musik profesional pada umur 11 tahun sebagai anggota dari Jackson 5.
Pada awal tahun 1980-an, dia menjadi figur yang sangat dominan dalam musik pop and musisi Afrika-Amerika pertama yang mempunyai crossover kuat di MTV. Popularitas dalam musiknya menanjak saat ditayangkan di MTV, antara lain "Beat It", "Billie Jean" dan Thriller dianggap telah mengubah video klip menjadi sebuah bentuk karya seni dan sebagai alat promosi untuk mempopulerkan sebuah channel tv. Video-video seperti "Black or White" dan "Scream" membuat Jackson menjadi andalan utama MTV pada tahun 1990-an. Lewat penampilan panggung dan video-video klipnya, Jackson mempopulerkan sejumlah teknik menari seperti robot dan moonwalk. Suara dan gaya vocal Jackson mempengaruhi dan diikuti oleh banyak penyanyi hip hop, pop dan R&B.
Penghargaan - penghargaan yang telah dia raih termasuk beberapa kali Guinness World Records—termasuk thriller sebagai album terlaris di dunia— 13 Grammy Awards, 13 buah single nomor 1 dalam solo karirnya dari musisi pria lainnya dalam Hot 100 era—dan penjualan 750 juta unit di seluruh dunia. Hidup Jackson sangat terkenal di seluruh dunia, didampingi dengan karirnya yang sangat sukses, membuatnya menjadi bagian dari kebudayaan pop selama 4 dekade. dalam beberapa tahun dia sering disebut - sebut sebagai salah satu pria paling terkenal di dunia.
[sunting] Kematian
Michael Jackson meninggal dunia di rumahnya di Los Angeles pada hari Kamis, 25 Juni 2009, Pukul 14:26 Waktu setempat. Ia tidak sadarkan diri setelah menderita serangan jantung.[1]
Berita kematian Michael Jackson tersebar cepat di Internet. Banyak website yang kewalahan menangani pengguna Internet yang ingin mencari Informasi tentang kematian Jacko. Google sempat mengalami gangguan karena begitu banyaknya kata kunci "Michael Jackson" yang dimasukan. AOL Instant Messenger juga sempat mengalami gangguan selama 40 menit karena banyaknya pengguna yang menginformasikan kematian Jacko lewat AOL Instant Messenger
[sunting] Pranala luar
* (en) Situs resmi Michael Jackson
[sunting] Rujukan
1. ^ a b "Michael Jackson dead at 50 after cardiac arrest", CNN, diakses 26 Juni 2009
Sabtu, 21 Maret 2009
Lagu Baru dari The Pemancar
silahkan download lagu disini Albumnya Tak Punya Pacar (Diputusin Pacar) klik saja Albumnya
Minggu, 22 Februari 2009
the panas dalam - rintihan kuntilanak
malam sunyi kusendiri
duduk sepi diatas pohon
kubiarkan rambutku terurai
* tanpa kaki kelelawar
anjing dan bulan purnama
kumenanti kekasihku
yang belum mati
Reff :
kapan mati kekasihku
kumenanti kau disini
ayo mati bunuh diri
agar kita jumpa lagi
seperti dulu
Mana mungkin kukembali
hidup lagi seperti dulu
kecuali engkau mati
mohon mengerti
back to reff :
Koleksi The Panas Dalam yang lain.
Mp3 Download & Lirik Lagu The Panas Dalam - Rintihan Kuntilanak
Busby Seo Test
Download Youtube Video Clip The Panas Dalam - Rintihan Kuntilanak
Busby Seo Test
Selasa, 17 Februari 2009
kingkong - cari wanita
Aku cari wanita
Siap susah 6 bulan saja
Karena sisa waktunya
Aku ‘kan kaya raya
Kalau kamu tidak percaya
Coba dengar senandung nada
Wow betapa indah lagunya
Nantikanlah aku berjuta-juta
Tiap kali aku bermimpi
Bila kaya nanti untukmu kekasih
Setiap kali berkaca
Aku sadar pria biasa
Tapi aku punya banyak gaya
Siap-siap kamu terpesona
Reff:
Tiap kali aku bermimpi
Bila kaya nanti untukmu kekasih
Tiap kali aku bernyanyi
Bila kaya nanti untuk berbagi
tiap kali kamu bermimpi
bila kaya nanti katanya untukku
tiap kali kamu bermimpi
bila kaya nanti pastinya untuk aku
Back to Reff:
Koleksi Kingkong yang lain.
Mp3 Download & Lirik Lagu Kingkong - Cari Wanita
Busby Seo Test
Sabtu, 14 Februari 2009
d'masiv - merindukanmu
[intro] C Cmaj7 F
C Cmaj7 F
saat aku tertawa di atas semua
C Cmaj7 F
saat aku menangisi kesedihanku
Am G F
aku ingin engkau selalu ada
Am G F G
aku ingin engkau aku kenang
F Em
selama aku masih bisa bernafas
Dm G
masih sanggup berjalan
C
ku kan slalu memujamu
F
meski ku tak tau lagi
Em A
engkau ada di mana
Dm G
dengarkan aku ku merindukanmu
C
C Cmaj7 F
saat aku mencoba merubah sgalanya
C Cmaj7 F
saat aku meratapi kekalahanku
[interlude] Am G F G
Am Dm
F G C
dengarkan aku ku merindukanmu
Koleksi D'Massiv yang lain.
Mp3 Download & Lirik Lagu D’Masiv - Merindukanmu
Busby Seo Test
Download Youtube Video Clip D’Masiv - Merindukanmu
Busby Seo Test
Minggu, 01 Februari 2009
st 12-putri iklan
Aku yang terlelap sendiri
Terlelap sampai tak sadarkan diri
Ku lihat sang pujaan hati
Datang melangkah terus menghampiri
Namun sungguh sayang
Kau hanyalah sebuah mimpi
Terbangunkan pagi bersama matahari
Reff :
Aku bergetar di sentuh dia
Mataku terbang sampai ke langit
Tubuhnya pun indah ku pandangi
Putih mulus dan seksi
Tak jauh seperti sang bidadari
Kan ku peluk dia sampai mati
Rambutnya pun indah bagai putri
Mirip iklan di TV
Koleksi ST12 yang lain.
Mp3 Download & Lirik Lagu ST12 - Putri Iklan
Busby Seo Test
Rabu, 05 November 2008
Senin, 29 September 2008
THE CHANGCUTERS

Grup band The Changcuters, ibarat mendapat durian runtuh. Album pertamanya Mencoba Sukses, menghantarkannya ke kesuksesan sebenarnya. Lagu Racun Dunia dan I love You Bibeh, menduduki top chart radio terkemuka Jakarta. Sukses band asal Bandung ini berlanjut dengan membintangi film The TariX JabriX. Lewat album pertamanya itulah The Changcuters menggila menebar racun.
Satu kalimat yang tepat untuk grup band The Changcuters adalah, gila, jenaka ancur (hancur). Grup yang dibentuk tahun 2004 ini diawaki Tria (vokal), Qibil (gitar), Alda (gitar), Dipa (bas) dan Erick (dram). Meski mereka telah meraih sukses, tapi tetap rendah hati. Saat mengunjungi tabloid XO, Rabu (7/5), lima personel The Changcuters ini sangat bersahabat dan akrab. Wawancara dan pemotretan pun berjalan lancar, diiringi gelak tawa seakan tak ada habisnya.
Keceriaan, humor dan gaya canda ada pada mereka. Terbukti ketika mereka datang ke redaksi XO, ada-ada saja obrolan dan tingkah laku jenaka. Ada yang cuek ganti celana dan memamerkan pakaian dalamnya. Mengawali pembicaraan tentang film The TariX JabriX, Tria, Dipa, Qibil, Erik dan Alda menuturkan pengalaman akting mereka masing-masing. “Wah, banyak yang berubah. Salah satunya, kulit saya tambah hitam,” tutur Tria.
Lain lagi penuturan Qibil, agak sulit berbicara serius dengan mereka. Namun pengalaman paling berharga saat bermain film, menurut mereka adalah tambah ilmu, khususnya akting, teman dan pengalaman. “Satu lagi jadi tambah nomor telepon artis, he he he,” tambah Tria sambil tertawa.
Mencoba dunia akting tentu bukan satu-satunya alasan The Changcuters untuk ikut bergabung dalam film The TariX JabriX. Media film salah satu tempat untuk memromosikan albumnya. Itu hal utama yang membuat mereka berminat bergabung di film komedi itu. “Tujuan awal bekerjasama memang promosi album. Makanya lagu kita dipakai untuk soundtrack-nya, dan ini pertamakalinya kan band promosi lewat media film. Akhirnya berhasil, dan hasilnya memuaskan, Alhamdulillah,” ujar Tria.
Kendati bermain film semakin membuat mereka tenar, tapi tidak membuat mereka lupa diri bahwa mereka adalah pemain band. Perhatian dan keseriusan mereka lebih besar di musik dibanding film. “Kita akan tetap serius di musik. Karena kita memang lahir, dipertemukan dan dibesarkan di dunia musik,” jelas Tria.
Doa Restu Orangtua
Ketenaran tak membuat mereka tinggi hati. Rasa syukur tak terkira selalu mereka kedepankan. Apalagi buah keberhasilan ini tak lepas dari doa dan restu orangtua. Tujuan masing-masing personel sama, membuat orangtua bahagia. “Kita bisa begini tak lepas dari doa restu orangtua. Membahagiakan orangtua tidak harus dengan memberinya materi. Tapi bagaimana kita membuat orangtua bangga dan bahagia,” tutur Tria.
Menurut Tria, sejauh ini orangtua mereka memang sangat bangga dan bahagia. “Buktinya saat kita muncul di televisi, orangtua kita bercerita kepada tetangga. ‘Eh, itu anak saya ada di teve’. Itukan namanya kita dibanggakan, he he he,” kata Tria setengah berkelakar.
Sejenaka-jenakanya, saat menuturkan merintis karier hingga seperti sekarang, mereka sangat serius. Mata mereka terlihat agak berkaca-kaca saat berbicara tentang orangtua masing-masing. “Membanggakan orangtua penting banget ya, meskipun membanggakan orangtua nggak harus menjadi seperti ini. Tapi ridho orangtua sangat penting, kita tak pernah bisa membalas apa yang sudah diberikan orangtua kepada kita. Meski sibuk, sebisa mungkin kalau ada waktu kosong kita habiskan bersama orangtua,” kata Qibil.
Serius Bermusik
Keseriusan dalam bermusik sebenarnya sudah terlihat sejak The Changcuters berdiri. Sejak itu hingga sekarang mereka tetap solid dan eksis meskipun hanya dikenal oleh komunitas mereka. Terbentuknya The Changcuters berawal dari persahabatan Tria, Qibil dan Dipa yang pada tahun 2000 kuliah di Universitas Negeri Padjajaran Bandung.
Sejak kuliah di satu perguruan tinggi Bandung itu, mereka sangat gemar nonton acara-acara pentas musik yang sedang ramai di Bandung. Bosan hanya sebagai penonton, keinginan untuk ditonton pun muncul. Hingga akhirnya pada suatu malam, Tria, Qibil dan Dipa mengajak Erik dan Alda, membentuk grup band, yang berbeda dari band-band yang sudah ada.
Nama The Changcuters dipilih secara spontan, diambil dari nama teman SMP Qibil, yaitu Cahya yang nama panggilannya adalah Cangcut. “Si Cangcut itu tingkahnya ada-ada saja. Orangnya seru gitu. Akhirnya saya, Dipa dan Qibil memutuskan untuk membentuk grup band beraliran rock’n roll, dengan nama The Changcuters,” ungkap Tria.
Pengalaman manggung di berbagai audisi juga dijadikan penyemangat mereka untuk band bentukannya. “Dulu kita sering manggung bawain lagu sendiri. Bukan gaya-gayaan, tapi memang takut salah kalau bawain lagu orang he he he,” ujar Qibil.
Senang bercanda dan cuek ternyata membawa pengaruh positif untuk karier musik mereka. “Kita memang senang bercanda, jadinya membuahkan hasil positif, nggak kaku dan lebih gampang kerjasama. Tapi meski senang becanda kita serius kok di musik,” ujar Tria.
Begitu juga soal kepindahan mereka dari indie label ke major label. Karena habis kontrak dengan label indie terdahulunya, lalu mereka ditawari bergabung dengan salah satu major label setelah melihat performance mereka di televisi. “Kita nggak pernah mengkotak-kotakkan indie label dengan major label. Semuanya kita anggap sebagai jembatan untuk kerjasama. Kita sebagai sebuah band memang harus maju,” ujar Tria.
Dipa menambahkan, meskipun berlabel major mereka tetap merasa, musik mereka tetap indie dan yakin tidak pernah ditinggalkan penggemarnya meski kini di label major. Lirik lagu yang unik dan ceplas-ceplos diakui mereka tidak pernah terinspirasi dari apa-apa. “Kita selalu spontan membuat lagu, to the point aja, nggak perlu susah-susah. Kita pernah buat lagu lima menit jadi. Tapi ada juga yang sudah dibuat setahun nggak jadi-jadi,” tambah Dipa.
Sama seperti lagu hit mereka Racun Dunia, muncul karena kekagumannya akan kehebatan wanita yang selalu bisa menaklukkan laki-laki sehebat apapun. Hingga sekarang mereka tetap mengakui itu.
Band Legendaris
Ingin dikenang dan menjadi band legendaris seperti The Beatles atau Bob Marley, merupakan obsesi jangka panjang band asal Bandung ini. “Kalau kita sih pengin banget tetap eksis sampai mati di band dan menjadi legenda. Kalau suatu hari saya sudah nggak bisa nyanyi, saya akan tetap nyanyi walaupun pakai bahasa isyarat, ha ha ha,” ujar Tria yang senang dengan potongan rambut mirip Jim Carey di film Ace Ventura.
Untuk tetap solid dan menjadi legenda bukan hal mudah. Mereka juga tidak menampik perselisihan di antara mereka pasti ada. “Kalau berantem-berantem kecil sih pasti ada. Tapi kita selalu menyelesaikan dengan komunikasi. Meskipun sudah tusuk-tusukan pakai pisau, ha ha ha… nggak ding becanda,” imbuh Dipa.
Ada lima kiat khusus untuk menjaga kekompakan. Menurut Dipa; istirahat yang cukup kalau ada waktu luang. Tria melanjutkan; jangan sampai perut kosong. Qibil sendiri menyebutkan; minumlah vitamin untuk menjaga stamina. Alda tak mau kalah; harus meminta ridho orangtua. Kiat paling beda dikatakan Erick. “Satu lagi, jangan lupa mengerjakan LKS (Lembar Kerja Siswa), khususnya anak-anak sekolah. Mudah-mudahan sukseslah,” katanya tanpa tertawa sedikitpun.
Itulah tingkah laku kocak dan dan kata-kata mereka yang apa adanya. Tapi tentang totalitas dan eksistensi menjadi legenda, menjadi mimpi manis mereka dikemudian hari.
Jumat, 05 September 2008
Afgan Syah Reza

Latar belakang
Nama lahir Afgan Syah Reza
Lahir 27 Mei 1989 (umur 19)
Indonesia
Genre pop, soul, R&B, jazz
Pekerjaan penyanyi
Tahun aktif 2008 - sekarang
Perusahaan rekaman Sony-BMG
Orang tua Lyod Yahya & Lola Purnama
Situs resmi http://www.afgan-wannab.com/
Afgan Syah Reza (lahir di Jakarta, 27 Mei 1989; umur 19 tahun) adalah penyanyi Indonesia. Anak kedua dari empat bersaudara pasangan Lola Purnama dan Loyd Yahya ini merilis debut albumnya berjudul Confession No.1 di bulan Januari 2008. Album yang diisi dengan 13 lagu ini kental terasa dipengaruhi pop, soul, R&B, dan jazz dan mengandalkan lagu "Terima Kasih Cinta", "Klise", dan "Tanpa Batas Waktu". Sementara penggarapan video klip untuk lagu "Terima Kasih Cinta" dengan bintang Thalita Latief, dikerjakan oleh sutradara Jose Purnomo. Album ini diproduksi oleh Wanna B Production dan didistribusikan di bawah label PT Sony-BMG dan penggarapannya dibantu sejumlah musisi ternama antara lain Fajar LMN, Harry Budiman (produser Tangga), Deddy Dhukun, dan Dian Pramana Putra, dan Bebi Romeo sebagai komposer.[1][2]
Afgan dibesarkan di tengah keluarga yang suka menikmati musik. Bahkan mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia ini sejak SMU sudah sering didaulat untuk menyanyi, namun selalu menolak karena sifatnya yang pemalu. Karirnya diawali ketika bersama teman-temannya berkunjung ke WannaB Instant Recording Studio. Di studio ini mereka menyanyi dan merekamnya dalam CD untuk koleksi pribadi. Diluar dugaan ternyata suara emas Afgan terpantau oleh Produser WannaB yang langsung menawarinya rekaman. Awalnya sempat ragu tapi akhirnya diterima juga dan langsung masuk dapur rekaman. Ternyata album pertamanya disuka peminat musik dan mampu menempati posisi tertinggi di Chart radio dan TV terkemuka di Indonesia.
[sunting]Single
Single Top 25 Hits 99rs Ardan
Terimakasih Cinta 1 - -
Sadis 1 1 -
Kamis, 04 September 2008
Dewa 19

Asal Surabaya, Indonesia
Tahun aktif 1986 - sekarang
Aliran Rock
Label
Manajemen
Personil Dhani Ahmad Prasetyo (kibor)
Andra Junaidi (gitar)
Elfonda Mekel (vokal)
Agung Yudha (drum)
Yuke Sampurna (bass)
Mantan personil Ari Lasso (vokal)
Erwin Prasetya
Wawan Juniarso
Wong Aksan
Setyo Nugroho
Situs web www.dewa19.com
Dewa 19 adalah sebuah grup musik yang berasal dari Surabaya, Indonesia. Mereka mengusung lagu-lagu rock semi jazz.
Dewa 19 dipimpin oleh Ahmad Dhani. Mereka telah beberapa kali mengalami pergantian anggota. Anggotanya saat ini adalah:
Ahmad Dhani (gitar)
Andra (gitar)
Agung Yudha (drummer)
Yuke (bass)
Once (vokalis,Kibor)
Daftar isi [sembunyikan]
1 Sejarah
2 Diskografi
2.1 Album Studio
2.2 Album Kompilasi
2.3 Albums Rekaman Konser
3 Penghargaan
4 Pranala luar
[sunting] Sejarah
Grup band Dewa pertama kali dibentuk pada tahun 1986 oleh empat siswa SMP 6 Surabaya, dengan akronim nama mereka Ahmad Dhani (Keyboard, Vokal), Andra (Bass), Wawan (Drum), dan Andra Ramadan (Gitar); dengan markas di rumah wawan yang di dalam kompleks Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.
Karena merasa berbeda aliran, Wawan memutuskan keluar dari Dewa tahun 1988 dan bergabung dengan Outsider yang antara lain beranggotakan Ari Lasso. Nama Dewa berubah menjadi Down Beat. Nama Down Beat waktu itu cukup terkenal di Jawa Timur.
Ketika nama Slank berkibar, Wawan kembali dipanggil untuk menghidupkan Dewa, dengan mengajak pula Ari Lasso. Nama Down Beat pun berubah menjadi Dewa 19, karena waktu itu rata-rata usia personelnya 19 tahun. Karena di Surabaya waktu itu tidak ada studio yang memenuhi syarat, mereka terpaksa ke Jakarta. Setelah ditolak oleh sejumlah perusahaan rekaman, akhirnya master rekaman Dewa 19 dilirik oleh Team Records.
Album pertamanya Dewa 19 diluncurkan tahun 1992. Diluar dugaan, album ini melejit sukses di pasaran, hingga memperoleh penghargaan dari BASF untuk kategori Pendatang Baru Terbaik dan Album Terlaris 1993.
Dalam pembuatan album Format Masa Depan, Wawan hengkang karena tidak adanya kecocokan diantaranya. Di album in Dewa 19 memperbantukan Rere (sekarang drummer ADA Band) untuk posisi drummer. Setelah album Terbaik-Terbaik selesai, masuklah Wong Aksan menempati posisi drummer. Setelah menyelesaikan pembuatan album Pandawa Lima pada tahun 1998 Wong Aksan dikeluarkan dari Dewa 19, dan digantikan oleh Bimo Sulaksono (mantan anggota Netral). Tak lama kemudian Bimo hengkang dari grup ini dan bergabung dengan Bebi untuk membentuk grup Romeo.
Selain masalah pergantian personel, Dewa 19 juga mengalami masalah akibat terlibatnya dua personelnya Ari Lasso dan Erwin Prasetya mengalami ketergantungan narkoba. Erwin harus masuk rehabilitasi dan pesantren untuk menghilangkan kebiasaan buruknya itu, dan akhirnya sembuh. Ari Lasso yang sulit dihubungi memaksa Dhani mengganti posisinya sebagai vokalis dengan dengan Once. Posisi drummer yang kosong diisi oleh Setyo Nugroho.
Dalam albumnya yang kelima Bintang Lima pada tahun 2000, nama Dewa 19 diubah menjadi Dewa, yang kemudian album ini meledak. Erwin kemudian masuk kembali menjadi pemain bass.
Tahun 2002 Dewa merilis album Cintailah Cinta. Setelah itu banyak masalah yang muncul. Lagu Arjuna Mencari Cinta dipermasalahkan karena diduga melanggar hak cipta, hingga memaksa Dewa menggantinya dengan Arjuna (lagu) saja. Erwin Prasetya kemudian hengkang akibat tidak cocok dengan manajemen Dewa; yang kemudian diganti dengan Yuke Sampurna (mantan bassist band The Groove).
Tahun 2004, Dewa merilis album Laskar Cinta, dan pada tahun yang sama, nama Dewa kembali diubah menjadi Dewa 19.
Pada tahun 2008, posisi drum yang diisi oleh Tyo Nugros diganti oleh Agung Yudha. Posisi baru tersebut resmi diperkenalkan pada video klip "Mati aku Mati".[1][2]
Pada Agustus 2008, Dewa 19 meluncurkan single barunya berjudul Perempuan Paling Cantik di Negeriku Indonesia yang terdapat dalam album kompilasi bertajuk The Best of Republik Cinta Vol. 1.
The Rock (grup musik)

The Rock adalah band beraliran rock yang terbentuk di Indonesia. Band ini merupakan proyek sampingan dari personil Dewa 19, Ahmad Dhani, dan berada di bawah manajemen Republik Cinta, seperti Dewi Dewi dan Andra and The BackBone. Anggota lainnya adalah mantan anggota band underground asal Australia, Fire Shark, yaitu Mark Williams, Zachary Haidee-Keene, Michael Bennett, Clancy Alexander Tucker. Album pertamanya adalah Master Mister Ahmad Dhani I yang dirilis pada tanggal 30 Agustus 2007.[1] Album tersebut menghasilkan hits "Munajat Cinta".
Daftar isi [sembunyikan]
1 Biografi
1.1 Awal mula
1.2 Master Mister Ahmad Dhani I
2 Diskografi
2.1 Album Studio
2.2 Album Kompilasi
3 Referensi
4 Pranala luar
[sunting] Biografi
[sunting] Awal mula
Awal pembentukan The Rock yaitu ketika Ahmad Dhani sedang merekam albumnya di salah satu studio di Australia, dan bertemu dengan anggota Fire Shark.[2] Ide berkolaborasi membentuk The Rock bermula dari perbincangan antara Dhani dengan gitaris Fire Shark, Clancy Alexander Tucker.[2] Karena baik Dhani maupun Fire Shark sama-sama ingin bermain di luar negeri (go international), mereka membentuk The Rock.[2] Namun, Dhani tidak meninggalkan Dewa 19 dan Fire Shark tidak bubar.[2]
[sunting] Master Mister Ahmad Dhani I
Album pertama The Rock, Master Mister Ahmad Dhani I, dirilis pada tanggal 30 Agustus 2007.[1] Album ini berisikan 3 lagu baru yaitu "Munajat Cinta", "Kamu-kamulah Surgaku", dan "Aku Bukan Siapa-Siapa". Sedangkan lagu lainnya merupakan aransemen ulang (remix) lagu-lagu lama ciptaan Ahmad Dhani dari Dewa 19, Ahmad Band, dan lagu yang pernah dinyanyikan oleh Ari Lasso, "Rahasia Perempuan". Sebagian dari lagu yang ada di album ini beraliran rock tetapi ada juga aransemen ulang beraliran swing. Singel dari album ini adalah "Munajat Cinta" serta "Kamu-Kamulah Surgaku". Di antara keduanya, lagu "Munajat Cinta" menjadi hits.
Menurut Dhani, album ini masih menempatkan Dhani sebagai "pemimpin" The Rock, sementara yang lain hanya mengikuti.[1] Menurut Dhani, mereka belum berkolaborasi karena belum memungkinkan.[1] Fire Shark merupakan band underground yang beraliran hard core, sedangkan Dewa 19 beraliran poprock.[1] Dhani menambahkan, musik Fire Shark lebih maju dibandingkan Dewa 19, sehingga sulit bagi Dhani untuk mengikuti mereka.[1] Jadi, sementara ini, Fire Shark mengikuti genre musik Dhani dalam The Rock. Kolaborasi dalam arti membuat musik dan liriknya baru akan dibuat di album kedua The Rock.[1]
The Rock pertama kali tampil di Cafe The Rock di Kemang, Jakarta Selatan.[1] Setelah itu, The Rock mengadakan konser di 10 kota, yaitu Tasikmalaya pada tanggal 19 Agustus, Bogor (22/8), Bandung (25/8), Jakarta (26/8), Solo (29/8), Semarang (31/8), Jogjakarta (1/9), Malang (5/9), Surabaya (7/9), dan di Denpasar (8/9).[2] Konser-konser tersebut disponsori oleh Marlboro, salah satu produsen rokok.[2]
Pada tahun 2008 The Rock meluncurkan single-nya berjudul Kenyataan Dalam Dunia Fantasi yang dinyanyikan duet dengan band Koil. Single tersebut dikemas dalam album kompilasi karya artis-artis Republik Cinta Management, dengan bertajuk The Best of Republik Cinta Vol. 1.
Rabu, 03 September 2008
Carissa Putri: Aku Masih Jomblo...
JAKARTA, KAMIS -- Aktris Carissa Putri, yang semakin laris manis setelah berperan sebagai Maria dalam film Ayat-Ayat Cinta (AAC), arahan sutradara Hanung Bramantyo, boleh bangga menjadi rebutan pria dalam film terbarunya, The Tarix Jabrix.
Namun, pada kehidupan nyata, dara cantik kelahiran Frankfurt, Jerman, 12 September 1984, ini belum mau memilih pria manapun untuk dijadikan pacarnya. ”Aku masih jomblo, belum ada pacar. Jadwal kegiatanku kan padat. Kasihan kalau punya pacar, nanti waktu untuk ketemu sedikit,” katanya saat ditemui di acara peluncuran The Tarix Jabrix di Planet Hollywood, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Rabu (16/4).
Jika punya pacar, manakah yang menjadi pilihan Carissa? Memilih sosok seperti tokoh Valdin dalam film The Tarix Jabrix, yang ganteng tapi sombong, atau Cacing, yang culun namun baik hati? ”Saya tidak pernah menentukan kriteria apapun soal cowok. Jodoh biar Tuhan yang menentukan,” kata Carissa lagi.
Di tengah kariernya yang sedang bagus-bagusnya, terlebih ketika wajahnya semakin dikenal lewat film AAC, Carissa tidak merasa sikapnya berubah. Dia masih tetap hang out bersama teman-temannya.
”Bedanya, wajah saya jadi lebih dikenal. Jika ke mal (selalu) ada yang manggil-manggil. Malah, ada yang tahu nomor telepon pribadi saya. Tapi, sejauh ini belum ada yang mengganggu,” ujar aktris yang menjadi model video klip Ahmad Dhani.
Penghayatan atas peran Maria dalam film AAC, karya sutradara Hanung Bramantyo, boleh dibilang menjadi titik awal karier Carissai. Kini, gadis blasteran itu memang semakin laris dalam dunia peran atau menjadi bintang tamu pada sejumlah acara.
Kualitas aktingnya yang luar biasa itu pula yang membuat sutradara Hanung Bramantyo kembali memintanya main dalam film terbarunya, The Tarix Jabrix. Meski masih bertema cinta, film itu lebih kental unsur komedinya. Lawan main Carissa ialah Tria, vokalis The Changcuters. Empat personel lain band indie ternama yang dikenal paling kocak di Bandung itu juga dilibatkan dalam film itu.
Carrisa memerankan tokoh Callista, seorang gadis periang. Callista diperebutkan oleh dua pria dari geng motor berbeda, yakni Valdin (Andrew) dari geng The Smokers dan Caca ”Cacing” Sutarya (Tria) dari geng The Tarix Jabrix.
Lantaran beradegan untuk film yang bercerita tentang geng motor, Carissa juga dituntut untuk bisa beradegan ngebut naik sepeda motor. Dia tak merasa takut sedikitpun. ”Saya sejak dulu suka kok naik motor. Asal hati-hati, pakai helm, enggak papa,” katanya.
Carissa juga tak khawatir bahwa kulit mulusnya bakal terbakar sinar matahari selama syuting. Dia cukup mengoleskan sun block pada bagian tubuh yang terbuka, dan tanpa perawatan khusus untuk kulit. Beruntung, selama syuting di Bandung sedang musim hujan. (Warta Kota)
Senin, 25 Agustus 2008
The Changcuters

Biografi :
The Changcuters adalah grup musik asal Bandung yang dibentuk pada tahun 2005. Grup musik ini beranggotakan Moh. Tria Ramadhani alias Tria (vokal), Muhammad Iqbal atau Qibil (backing vocal & gitar), Arlanda Ghazali Langitan atau Alda (gitar), Dipa Nandastra Hasibuan atau Dipa (bass), dan Erick Nindyoastomo alias Erick (drum).
The Changcuters mulai dikenal sejak membintangi iklan selular provider dengan jargon "beuu". Nama mereka pun melejit setelah membintangi film THE TARIX JABRIX (2008).
Film itu juga mempopulerkan album kedua mereka, MENCOBA SUKSES KEMBALI (2008) yang berada di bawah label Sony BMG. Pasalnya beberapa lagu dalam album tersebut digunakan untuk soundtrack film yang mereka bintangi.
Awalnya, band ini didirikan oleh Dipa, Tria dan Qibil yang merupakan teman satu kampus. Mereka pun mengajak Alda dan Erick, yang juga teman Qibil main band saat SMU.
Nama The Changcuters bukan bermakna jorok atau berasal dari Bahasa Sunda yang berarti pakaian dalam pria. Tapi berasal dari nama seorang sahabat, Cahaya, yang populer di mata mereka lantaran lucu.
Sebelum bergabung dengan Sony BMG, mereka pernah merilis album perdana bertajuk MENCOBA SUKSES yang dirilis bulan Agustus 2006.
Album tersebut lahir dengan bantuan Uki Peterpan, termasuk dalam proses membuat master, proses duplicating kaset dan CD, jadwal studio rekaman dan biaya lainnya. Sayang karena masalah distribusi yang tidak bagus, album ini kurang sukses di pasaran.
Lewat bantuan Uki pula The Changcuters bisa menembus Sony BMG dan berhasil merilis album kedua.
Minggu, 24 Agustus 2008
The Changcuters
Latar belakang
Lahir Bandung, Indonesia
Genre Rock
Tahun aktif 2005 - sekarang
Perusahaan rekaman Masterplan Records (2005-2006)
Sony BMG Indonesia (2007-sekarang)
Situs resmi http://www.thechangcuters.com/
Anggota
Tria
Qibil
Alda
Dipa
Erick
The Changcuters merupakan sebuah grup musik asal Bandung, Indonesia. Grup musik yang dibentuk pada tahun 2005 ini beranggotakan Moh. Tria Ramadhani alias Tria (vokal), Muhammad Iqbal atau Qibil (backing vocal & gitar), Arlanda Ghazali Langitan atau Alda (gitar), Dipa Nandastra Hasibuan atau Dipa (bass), dan Erick Nindyoastomo alias Erick (drum). Album pertamanya adalah Mencoba Sukses (2006) dan diikuti album kedua (repackaged) Mencoba Sukses Kembali dirilis pada tahun 2008. Band ini umumnya bergenre rock.
Berdirinya band ini diprakarsai oleh Dipa, Tria dan Qibil yang teman sekampus. Mereka pun mengajak Alda dan Erik, yang juga teman Qibil main band saat SMU. Nama The Changcuters bukan bermakna jorok atau berasal dari Bahasa Sunda yang berarti pakaian dalam pria. Tapi berasal dari nama seorang sahabat, Cahaya, yang popular di mata mereka lantaran lucu.
Nama The Changcuters mulai dikenal sejak membintangi iklan ‘’Flexi’’ dengan jargon ‘’beuu’’. Sebelum itu, mereka telah merilis album pertama di bulan Agustus 2006 berjudul Mencoba Sukses. Album tersebut lahir dengan bantuan Uki Peterpan, termasuk dalam proses membuat master, proses duplicating kaset dan CD, jadwal studio rekaman dan biaya lainnya. Sayang album ini kurang sukses di pasaran. Lewat bantuan Uki pula The Changcuters bisa menembus Sony BMG. Setelah bergabung dengan Sony BMG, album kedua pun dirilis tahun 2008. Pada tahun yang sama, The Changcuters juga membintangi film berjudul The Tarix Jabrix. Tak hanya membintangi, beberapa soundtrack dalam film ini menggunakan lagu yang ada dalam album kedua mereka.
Sabtu, 23 Agustus 2008
Konser Kolaborasi Grup Band The Changcuters dan Ungu Dilarang Polisi

Konser Kolaborasi Grup Band The Changcuters dan Ungu Dilarang Polisi Juni 28, 2008 Bogor, 15 Desember 2009 Fans Group Band Changcuters dan Fans Group Band Ungu kecewa berat karena rencana Konser Kolaborasi kedua Band ini di Bogor dilarang oleh Kepolisian Daerah. Rencana yang sudah disusun sejak setahun yang lalu menjadi berantakan. Padahal Konser Kolaborasi ini juga sangat diharapkan oleh personil kedua Band yang sedang merosot popularitasnya sejak masing – masing ditinggalkan oleh beberapa personil intinya. Kolaborasi ini diharapkan dapat mendongkrak kembali popularitas kedua Boys Band ini dan malah diharapkan dapat menyaingi popularitas grup Band TOU yang sedang naik daun. Lagu ‘Udang Goreng Ebi Furai’ milik Group Band TOU saat ini telah dua bulan berturut – turut berada pada posisi pertama tangga lagu pop nasional. Wartawan ET! (Entertainment Today!) yang sempat mewawancarai Kapolda Bogor, hanya dapat sedikit informasi penyebab larangan tersebut. Dikatakan bahwa nama Grup Band kolaborasilah penyebab larangan tersebut. Kapolda telah pernah melarang menggunakan nama tersebut namun Kedua Band tersebut tetap ngotot. Secara terpisah personil The Changcuters mengatakan nama tersebut telah disepakati bersama karena menampung aspirasi dan keinginan kedua Band tersebut, dan tidak ada nama pengganti. The Changchuters mau bergabung dengan Band Ungu namun mereka tidak menyukai warna ungu dan minta diganti dengan warna Ijo. Sedangkan Grup Band Ungu bersedia bergabung namun minta nama gabungan tidak boleh pakai bahasa daerah, harus bahasa Indonesia. Jadi nama Changchuters alias ‘Kancut’ harus dirubah tapi boleh diletakkan sebagai kata pertama. Setelah dikonfirmasi sekali lagi, Kapolda tetap melarang penggunaan nama Band ‘Kolor Ijo’. (ET!).
PENUTUPAN
SESUDAH ANDA MEMBACA BLOG SAYA INI, SILAHKAN ANDA MENGAMALKAN APA SAJA YANG TERKANDUNG DIDALAMNYA.
JANGAN LUPA ANDA MEMBERI KOMENTAR DI BLOG SAYA INI
TERIMA KASIH
tertanda
si pembuat blog
fajar muhammad farhan
UCAPAN TERIMA KASIH
Ø ALLAH YANG MAHA ESA
Ø NABI BESAR MUHAMMAD SAW.
Ø KEPADA ORANG TUAKU
Ø KEPADA SAUDARA DAN KELUARGAKU
Ø KEPADA TEMAN-TEMANKU YANG BAIK HATI DAN SENANG BERTEMAN DENGANKU
Ø KEPADA SEMUA WEBSITE DISELURUH DUNIA YANG TELAH MENGEMBANGKAN BLOGKU
Ø KEPADA BAND-BAND DI SELURUH NUSANTARA
Ø KEPADA GURU-GURUKU YANG SENANG MENGAJARIKU
Ø KEPADAMU YANG SETIA MEMBACA BLOGKU DAN MENGAMALKAN APA YANG ADA DIDALAMNYA
Daftar Semua Post
- ► 2012 (586)
- ► 2011 (1101)







