Anieq Nisrina Shofwan Love Fajar Muhammad Farhan Forever Dunia Software dan Berita Unik TheRealLivingDeal

Game Shop TheRealLivingDeal

Toko Game dan Sotware Online TheRealLivingDeal, Ayo beli game atau software-software disini, kami menyediakan banyak sekali game dan software murah lengkap dan update terus setiap bulannya!!!. berminat untuk membeli di toko online kami? lihat tab "Toko Jual Game dan Software" di atas dan pilih tab "List Game dan Software" untuk melihat list game kami yang tersedia.
AYO BELI GAME DISINI, MURAH MERIAH DAN HEMAT.

Customer Service Admin

Steamprofile badge by Steamprofile.com

Jual Game Dan Software


Toko Game dan Sotware Online TheRealLivingDeal, Ayo beli game atau software-software disini, kami menyediakan banyak sekali game dan software murah lengkap dan update terus setiap bulannya!!!. berminat untuk membeli di toko online kami? lihat tab "Toko Jual Game dan Software" di atas dan pilih tab "List Game dan Software"

Download Launcher Farmuhan Blog for Android

Jumat, 22 Agustus 2008

Bonnie Wright


Bonnie Wright
Bonnie Kathleen Wright (lahir 17 Februari 1991) merupakan seorang aktris berkebangsaan Amerika Serikat yang menjadi yang terkenal saat diperankan di film Harry Potter sebagai Ginny Weasley. Dia dilahirkan di London. Dia mulai berkarir di dunia film sejak tahun 2001.
[sunting] Filmografi
Tahun Format Judul Sebagai
2008 Film Harry Potter and the Half-Blood Prince
Ginny Weasley

2007 Harry Potter and the Order of the Phoenix

2005 Harry Potter and the Goblet of Fire

2004 Harry Potter and the Prisoner of Azkaban

TV Agatha Christie: A Life in Pictures
Young Agatha Christie

2002 Film Harry Potter and the Chamber of Secrets
Ginny Weasley

TV Stranded
Young Sarah Robinson
2001 Film Harry Potter and the Philosopher's Stone
Ginny Weasley

http://id.wikipedia.org/wiki/Bonnie_Wright

JADILAH POSISI CHO ChANG...


Mungkin saat ini yang sedang duduk sambil membaca posting temanku.. juga sedang bernasib hal yang sama. Agak mengenaskan emang. Dan kaLo' diingat ingat.. hei! Aku mirip CHo CHang! (Gedubrak! Pyar! Byur! klontang klontang.... wakakakakak)(dasar orang sok mirip(fajar))

Hehehe.. maap.. maksud kami bukan wajah kami yang mirip Katie Leung, yah walaupun agak cocoklah jadi kembar identiknya (AStaga! mang dilihat dari IRan?!(fajar)) jadi, sebenarnya, malam ini kami berpikir bahwa selama ini cho chang ga sejelek yang ditafsirkan banyak fans Harry POtter.(mikir cho chang saja, pelajarannya saja enggak(fajar))
Tau sendiri kan banyak sekali pembaca yang tidak suka Cho Chang.(kalau saya suka aja dengan tokohnya, bukan sifatnya lho(fajar))

Dia seperti:
• pihak ketiga dalam hubungan asmara Harry-Ginny
• Gadis CIna yang sok jual mahal pada Harry, dengan lebih memilih CEdric sebagai teman dansanya
• Musuh dalam selimut saat Laskar Dumbledore kepergok, dia termasuk salah satu penyebabnya
• Pencemburu tingkat tinggi saat pacaran dengan Harry, maksudku.. hei! jelas jelas Hermione SAHABAT Harry.. jadi apa salahnya kalo MIss GRanger itu dekat dengan Harry? Cho selalu jealous kalo' liat Harry dengan HErmione ngobrol.
• Gadis pecinta feminisme yang menyebalkan (INgat ga' saat dia ngajak kencan Harry di cafe serba PINK pas Valentine?), sok cantik (padahal banyak cewek HOgwarts yang jauh lebih cantik dari dia)(mungkin?)
Oh, ayolah.. oke, mungkin kami agak keterlaluan mendeskripsikan seorang CHo CHang. Tapi ini lumrah-lah. Banyak pembaca yang lebih mendukung Harry dengan GInny atau bahkan Hermione (yang piuh, syukurlah endingnya CHo bukan jadi Mrs. POttter). Dan saat Katie Leung menjadi CHo CHang dalam film Harry POtter, dia mendapat perlakuan sadis dari para fans. Dia diteror, dijelek jelekin, dimaki di muka umum, bahkan ada yang melempar sesuatu ke Katie dan mengenai wajahnya. Padahal jelas, ia hanya memainkan peran FIKSI, dan nggak nyata dia adalah cewek-nya Daniel Radcliffe. so, oke, itu resikonya. KOrban pelampiasan fans Harry (taruhan, pasti cewek semua.. mana mungkin cowok tega melempar benda ke wajah mulus Katie???)(ya iyalah masa yaiya donk(fajar))


Dan sekarang kita membahas Cho lagi bukan Katie... jadi, mungkin emang benar Cho terlihat begitu menyebalkan di novel tapi sungguh coba deh kita ada di posisinya saat ini.

Maksudku, yeah, kau pasti ingat adegan ciuman Harry DEngan Cho di markas LD (laskar Dumbledore). Saat itu Cho menangis. mungkin banyak yang masih belum paham, bagaimana seseorang cewek menangis saat ia ditembak cowok sekeren Harry?(meragukan, tapi apakah kalian mau merasakannya saat dicium nangis?(fajar),nggak mau donk(novita & farah

OKe, Hermione udah pernah menjelaskan.... tapi saat itu aku sendiri belum benar benar menghayati posisi Cho. Saat itu kami hanya ngiler membayangkan Harry kissing CHo.. firstkiss u know?(mereka ngiler aku nggak, malah senag2 saja(fajar))

Padahal, sekarang aku tahu... posisi Cho sangat sulit sekali. betapa menyedihkannya. Dia di novel ke5 mengalami status IT'S COMPLICATED. Status yang membingungkan dan melelahkan. Di lain pihak CHo begitu jatuh cinta pada Harry tapi di lain sisi hatinya menolak perasaan itu. Ia seakan masih terikat cinta lamanya dengan CEdric Diggory yang mati. jadi wajar ia menangis saat dicium... kau tahu kan rasanya BERKHIANAT? walau pun notabene nya Cedric telah INnalillahi...

OKe, masuk pada topik "MANTAN" . Bagaimana eks boyfriend sangatlah berpengaruh pada kehidupan cewek pasca putus. KIta seakan masih dikejar rasa bersalah, padahal rasa itu mencekik kita agar kita tak bisa menghirup atmosfer jatuh cinta lagi.(ya juga sich(fajar)

Ini sangat mengerikan. Di satu sisi kita cintai old person di satu sisi kita juga dalam masa inlove pada new person... kadang banyak orang yang akan melangkah maju memilih NEW. bagaimana pun juga sesuatu yang NEW pasti bagus, dan tidak membosankan. Tapi banyak juga yang akhirnya CLBK dan sadar bahwa NEW adalah euforia belaka.
PILIH MANA PARA TAMU?



OKE, JIKA SEANDAINYA CEDRIC DIGGORY MASIH HIDUP DAN HARRY MASIH MENCINTAI CHO... apa yang bakal JK. Rowling tuliskan? sebuah kasus cinta segitiga. HEw3
YOU MUST CHOOSE ONE TO FIND A PERSON RIGHT. NEW OR OLD?

NB: please.. jangan dua duanya.. selingkuh itu sangat menyakitkan. Hew3(juga berdosa(fajar))


Jujur, kalo' kami tak harus memilih mungkin.. karena OLD n NEw sama saja. Sama gebleknya bagi kami untuk urusan LOve N hEArT.

Dibuat oleh: temanku yg mirip dengan cho chang: novita rizka dan rizky farah

Peristiwa-peristiwa terkenal


Penerbangan 19


Pesawat pada penerbangan TBF Grumman Avenger, mirip dengan penerbangan 19
Salah satu kisah yang terkenal dan bertahan lama dalam banyaknya kasus misterius mengenai hilangnya pesawat-pesawat dan kapal-kapal yang melintas di segitiga bermuda adalah Penerbangan 19. Penerbangan 19 merupakan kesatuan angkatan udara dari lima pesawat pembom angkatan laut Amerika Serikat.
Penerbangan itu terakhir kali terlihat saat lepas landas di Fort Lauderdale, Florida pada tanggal 5 Desember 1945. Pesawat-pesawat pada Penerbangan 19 dibuat secara sistematis oleh orang-orang yang ahli penerbangan dan kelautan untuk mengahadapi situasi buruk, namun tiba-tiba dengan mudah menghilang setelah mengirimkan laporan mengenai gejala pandangan yang aneh, dianggap tidak masuk akal.
Karena pesawat-pesawat pada Penerbangan 19 dirancang untuk dapat mengapung di lautan dalam waktu yang lama, maka penyebab hilangnya dianggap karena penerbangan tersebut masih mengapung-apung di lautan menunggu laut yang tenang dan langit yang cerah.
Setelah itu, dikirimkan regu penyelamat untuk menjemput penerbangan tersebut, namun tidak hanya pesawat Penerbangan 19 yang belum ditemukan, regu penyelamat juga ikut lenyap. Karena kecelakaan dalam angkatan laut ini misterius, maka dianggap “penyebab dan alasannya tidak diketahui”.
[sunting] Kronologi dari beberapa peristiwa terkenal
1840: HMS Rosalie
1872: The Mary Celeste, salah satu misteri terbesar lenyapnya beberapa kapal di segitiga bermuda
1909: The Spray
1917: SS Timandra
1918: USS Cyclops (AC-4) lenyap di laut berbadai, namun sebelum berangkat menara pengawas mengatakan bahwa lautan tenang sekali, tidak mungkin terjadi badai, sangat baik untuk pelayaran
1926: SS Suduffco hilang dalam cuaca buruk
1938: HMS Anglo Australian menghilang. Padahal laporan mengatakan cuaca hari itu sangat tenang
1945: Penerbangan 19 menghilang
1952: Pesawat British York transport lenyap dengan 33 penumpang
1962: US Air Force KB-50, sebuah kapal tanker, lenyap
1970: Kapal barang Perancis, Milton Latrides lenyap; berlayar dari New Orleans menuju Cape Town.
1972: Kapal Jerman, Anita (20.000 ton), menghilang dengan 32 kru
1976: SS Sylvia L. Ossa lenyap dalam laut 140 mil sebelah barat Bermuda.
1978: Douglas DC-3 Argosy Airlines Flight 902, menghilang setelah lepas landas dan kontak radio terputus
1980: SS Poet; berlayar menuju Mesir, lenyap dalam badai
1995: Kapal Jamanic K (dibuat tahun 1943) dilaporkan menghilang setelah melalui Cap Haitien
1997: Para pelayar menghilang dari kapal pesiar Jerman
1999: Freighter Genesis hilang setelah berlayar dari Port of Spain menuju St Vincent.

Gas Methana

Penjelasan lain dari beberapa peristiwa lenyapnya pesawat terbang dan kapal laut secara misterius adalah adanya gas methana di wilayah perairan tersebut. Teori ini dipublikasikan untuk pertama kali tahun 1981 oleh Badan Penyelidikan Geologi Amerika Serikat. Teori ini berhasil diuji coba di laboratorium dan hasilnya memuaskan beberapa orang tentang penjelasan yang masuk akal seputar misteri lenyapnya pesawat-pesawat dan kapal laut yang melintas di wilayah tersebut.
Penjelasan lain
Ada yang mengatakan Segitiga Bermuda disebabkan karena tempat tersebut merupakan pangkalan UFO sekelompok mahkluk luar angkasa/alien yang tidak mau diusik oleh manusia,sehingga kendaraan apapun yang melewati teritorial tersebut akan terhisap dan diculik. Ada yang mengatakan bahwa penyebabnya dikarenakan oleh adanya sumber magnet terbesar di bumi yang tertanam di bawah Segitiga Bermuda,sehingga logam berton-tonpun dapat tertarik ke dalam. Dan bahkan ada yang mengatakan Segitiga Bermuda merupakan pusat bertemunya antara arus air dingin dengan arus air panas,sehingga akan mengakibatkan pusaran air yang besar/dasyat.
Meskipun beberapa teori dilontarkan, namun tidak ada yang memuaskan sebab munculnya tambahan seperti benda asing bersinar yang mengelilingi pesawat sebelum kontak dengan menara pengawas terputus dan pesawat lenyap.

Penjelasan yang meragukan


Tanggapan beberapa orang


Peta tempat-tempat yang mengandung gas methana
Perusahaan asuransi laut Lloyd's of London menyatakan bahwa segitiga bermuda bukanlah lautan yang berbahaya dan sama seperti lautan biasa di seluruh dunia, asalkan tidak membawa angkutan melebihi ketentuan ketika melalui wilayah tersebut. Penjaga pantai mengkonfirmasi keputusan tersebut. Penjelasan tersebut dianggap masuk akal, ditambah dengan sejumlah pengamatan dan penyelidikan kasus.

Sejarah awal segitiga bermuda

Pada masa pelayaran Christopher Colombus, ketika melintasi area segitiga Bermuda, salah satu awak kapalnya mengatakan melihat “cahaya aneh berkemilau di cakrawala”. Beberapa orang mengatakan telah mengamati sesuatu seperti meteor. Dalam catatannya ia menulis bahwa peralatan navigasi tidak berfungsi dengan baik selama berada di area.
Berbagai peristiwa kehilangan di area tersebut pertama kali didokumentasikan pada tahun 1951 oleh E.V.W. Jones dari majalah Associated Press. Jones menulis artikel mengenai peristiwa kehilangan misterius yang menimpa kapal terbang dan laut di area tersebut dan menyebutnya ‘Segitiga Setan’. Hal tersebut diungit kembali pada tahun berikutnya oleh Fate Magazine dengan artikel yang dibuat George X. Tahun 1964, Vincent Geddis menyebut area tersebut sebagai ‘Segitiga Bermuda yang mematikan’ , setelah istilah ‘Segitiga Bermuda’ menjadi istilah yang biasa disebut.

Segitiga Bermuda



Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.
Langsung ke: navigasi, cari


Peta dari Segitiga Bermuda
Segitiga Bermuda (bahasa Inggris: Bermuda Triangle), terkadang disebut juga Segitiga Setan adalah sebuah wilayah lautan di Samudra Atlantik seluas 1,5 juta mil2 atau 4 juta km2 yang membentuk garis segitiga antara Bermuda, wilayah teritorial Britania Raya sebagai titik di sebelah utara, Puerto Riko, teritorial Amerika Serikat sebagai titik di sebelah selatan dan Miami, negara bagian Florida, Amerika Serikat sebagai titik di sebelah barat.
Segitiga bermuda sangat misterius. Sering ada isu paranormal di daerah tersebut yang menyatakan alasan dari peristiwa hilangnya kapal yang melintas. Ada pula yang mengatakan bahwa sudah menjadi gejala alam bahwa tidak boleh melintasi wilayah tersebut. Bahkan ada pula yang mengatakan bahwa itu semua akibat ulah makhluk luar angkasa

Asrama Hogwarts





Asrama Hogwarts adalah asrama yang digunakan para murid di sekolah sihir Hogwarts sebagai tempat tinggal selama belajar di Hogwarts, pembagian asrama ini berdasarkan seleksi yang dilakukan oleh topi seleksi. Di seri Harry Potter, Sekolah Sihir Hogwarts terbagi menjadi empat asrama, masing-masing menggunakan nama keluarga pendirinya Godric Gryffindor, Salazar Slytherin, Rowena Ravenclaw dan Helga Hufflepuff. Asrama-asrama tersebut saling bersaing selama mereka bersekolah, dengan menambah atau mengurangi angka dari berbagai peristiwa, untuk memperoleh Piala Asrama. Masing-masing memiliki tim Quidditch tersendiri yang bersaing dalam memperebutkan Piala Quidditch. Kompetisi yang paling sering terjadi antara Asrama Gryffindor dan Slytherin. Asrama di Hogwarts merupakan tempat tinggal dan belajar untuk setiap muridnya.
Daftar isi
[sembunyikan]
1 Gryffindor
1.1 Daftar penyihir dari Gryffindor
2 Hufflepuff
2.1 Daftar penyihir dari Hufflepuff
3 Ravenclaw
3.1 Daftar penyihir dari Ravenclaw
4 Slytherin
4.1 Daftar penyihir dari Slytherin
5 Referensi
5.1 Sumber
5.2 Lihat pula
5.3 Pranala luar

[sunting] Gryffindor


Asrama Gryffindor adalah salah satu nama asrama fiktif di serial Harry Potter karya J. K. Rowling. Asrama Gryffindor berada di Sekolah Sihir Hogwarts. Nama itu diambil dari salah satu pendiri sekolah tersebut, Godric Gryffindor. Ia adalah salah satu penyihir terbesar di masanya. Gryffindor hidup kira-kira seribu tahun yang lalu bersama Rowena Ravenclaw, Helga Hufflepuff, dan Salazar Slytherin. Peninggalan Gryffindor yang ada saat ini adalah topi seleksi yang dulu adalah miliknya dan pedang bertahtakan permata dan diukir dengan namanya yang sekarang disimpan di kantor Profesor Albus Dumbledore.
Murid-murid yang tinggal di asrama Gryffindor digambarkan sebagai orang-orang yang gagah berani. Banyak Auror adalah alumni Gryffindor. Selain Harry Potter sendiri, teman-teman baiknya juga bertempat tinggal di Gryffindor. Teman-teman sekamar Harry Potter di Gryffindor antara lain: Ron Weasley, Seamus Finnigan, Neville Longbottom, dan Dean Thomas. Teman baik Harry, Hermione Granger, serta kekasihnya, Ginny Weasley, juga bertempat tinggal di Gryffindor. Saudara Ron yang lain juga dulunya tinggal di Gryffindor.
Ron Weasley dan Hermione Granger terpilih sebagagi prefek Gryffindor di tahun ke-5 mereka.
Tim Quidditch Gryffindor baru memenangkan beberapa kejuaraan di tahun ke-3 Harry Potter bersekolah di Hogwarts. Anggota tim Gryffindor antara lain: Oliver Wood (sudah lulus), Angelina Johnson, Alicia Spinnet, Katie Bell, Fred dan George Weasley, Cormac McLaggen, Ron Weasley dan Harry Potter sendiri.
[sunting] Daftar penyihir dari Gryffindor
Albus Dumbledore
Minerva McGonagall
Rubeus Hagrid
James Potter
Lily Potter
Sirius Black
Remus Lupin
Peter Pettigrew
Harry Potter
Hermione Granger
Ron Weasley
Neville Longbottom
Seamus Finnigan
Dean Thomas
Keluarga Weasley
Parvati Patil

[sunting] Hufflepuff


Hufflepuff, didirikan oleh Helga Hufflepuff, menilai kerja keras, kesetiaan, toleransi dan keadilan di atas semuanya. Binatang identitas asrama adalah badger dan kenari dengan kuning dan hitam sebagai warna kebanggannya. The Fat Friar adalah hantu penjaga asrama. Menurut Rowling, Hufflepuff berkesuaian dengan elemen tanah, dimana asrama tempat tinggal mereka berlokasi di suatu tempat di ruangan bawah tanah, pintu masuknya dapat ditemukan melalui lukisan yang berada di sekitar dapur. Sandi harus diberikan ketika akan masuk. Ruang bersama Hufflepuff dipenuhi warna kuning dan kursi malas dan memiliki terowongan bawah tanah yang tembus ke asrama, dimana semuanya memiliki pintu lingkarang sempurna, seperti ujung tong[1]. Sangat sedikit anggota Hufflepuff yang disebutkan secara spesifik, dan secara umum, mereka tidak banyak terlihat dalam seri Harry Potter. Kepala asrama saat ini adalah Pomona Sprout.
[sunting] Daftar penyihir dari Hufflepuff
Pomona Sprout.
Hannah Abbott
Cedric Diggory
Ernie Macmillan
Hepzibah Smith
Zacharias Smith
Susan Bones
[sunting] Ravenclaw


Ravenclaw menilai kecerdasan, kreativitas, akal dan kebijaksanaan. "Wit beyond measure is man's greatest treasure" adalah kutipan yang sering diulang oleh Ravenclaw. Binatang identitasnya adalah elang, dan menggunakan warna biru dan perunggu (walaupun di film digunakan warna biru dan perak). Hantu asrama adalah Grey Lady, yang diungkapkan di Harry Potter dan Relikui Kematian sebagai Helena Ravenclaw, putri dari pendiri Hogwarts Rowena Ravenclaw. Menurut Rowling, Ravenclaw berhubungan dengan elemen udara. Rowena Ravenclaw juga merupakan pemilik dari mahkota, yang kemudian dibuktikan sebagai sebuah horcrux pada buku ketujuh ini.
Ruang bersama dan asrama Ravenclaw berada di Menara Ravenclaw di bagian barat sekolah. Beberapa murid Ravenclaw disebutkan secara spesifik di buku Harry Potter. Ruang bersama berbentuk lingkaran, seperti halnya Gryffindor, dan memiliki langit-langit kubah yang dilukiskan bintang-bintang. Juga terdapat terdapat patung dada dari Rowena Ravenclaw memakai mahkotanya. Untuk masuk ke dalam ruang bersama Ravenclaw, teka-teki logis harus diselesaikan. Hal ini sangat kontras dengan Ruang bersama Gryffindor, Hufflepuff dan Slytherin, yang menggunakan sandi untuk masuk.
Kepala asrama saat ini adalah Filius Flitwick.
[sunting] Daftar penyihir dari Ravenclaw
Cho Chang
Penelope Clearwater
Marietta Edgecombe
Filius Flitwick
Luna Lovegood
Terry Boot
Padma Patil
[sunting] Slytherin


Seperti pendirinya, Salazar Slytherin, asrama Slytherin menilai dari ambisi, kecerdikan (licik), daya akal yang panjang dan keturunan darah murni. Buku juga menyatakan haus kekuasaan adalah karakteristik dari Slytherin. Binatang yang melambangkan Slytherin adalah ular, dan menggunakan warna hijau dan perak sebagai warna identitas. Bloody Baron adalah hantu penjaga asrama. Menurut Rowling, Slytherin berhubungan dengan elemen air. Asrama dan ruang bersama dapat dicapai melalui sebuah dinding batu di dalam ruang bawah tanah. Ruang bersama Slytherin berbentuk panjang, rendah, berada di bawah danau Hogwarts dan dilengkapi dengan lampu hijau dan kursi.
Topi Seleksi mengklaim bahwa kemurnian darah adalah faktor dalam menyeleksi Slytherin, walaupun hal ini tidak disebutkan sampai buku kelima.
Sampai akhir buku Harry Potter dan Pangeran Berdarah-Campuran, kepala asrama adalah Profesor Severus Snape. Setelah Profesor Snape melarikan diri dengan Pelahap Maut, Profesor Horace Slughorn mengisi posisinya. Slughorn merupakan kepala asrama Slytherin untuk beberapa lama sebelum pensiun dan kembali ke Hogwarts pada tahun ke-6 Harry Potter. Setelah kekalahan terakhir Lord Voldemort, Slytherin tidak lagi mengunggulkan kemurnian darah, tidak lagi mempertahankan kemurnian darah. Walaupun begitu, reputasi gelapnya masih hidup.[2]
[sunting] Daftar penyihir dari Slytherin
Draco Malfoy
Lucius Malfoy
Bellatrix Lestrange
Pansy Parkinson
Vincent Crabbe
Gregory Goyle
Blaise Zabini
Tom Marvolo Riddle/Lord Voldemort
Horace Slughorn
Severus Snape
Theodore Nott
Rodolphus Lestrange
Phineas Nigellus Black
[sunting] Referensi
[sunting] Sumber
1. ^ http://the-leaky-cauldron.org/2007/7/30/j-k-rowling-web-chat-transcript
2. ^ http://the-leaky-cauldron.org/2007/7/30/j-k-rowling-web-chat-transcript

Kamis, 21 Agustus 2008

Pangeran Berdarah-Campuran (karakter)


Buku teks milik "Pangeran Berdarah-Campuran", ditampilkan sebagai sampul dari edisi internasional dari buku Harry Potter dan Pangeran Berdarah-Campuran.
Pangeran Berdarah-Campuran adalah sebuah nama julukan dari seorang karakter fiksi dalam seri buku Harry Potter keenam, Harry Potter dan Pangeran Berdarah-Campuran. Penyelidikan Harry akan siapa sesungguhnya Pangeran Berdarah-Campuran ini adalah salah satu dari alur cerita utama dari buku ini, dan kebenarannya diketahui pada klimaks buku tersebut.
[sunting] Ringkasan cerita
Perhatian: Bagian di bawah ini mungkin akan membeberkan isi cerita yang penting atau akhir kisahnya.
Harry kembali ke Hogwarts untuk tahun keenam sekolahnya yang merupakan tahun tingkat lanjutan yang disebut tingkat NEWT, dan berpikir bahwa ia tidak akan bisa mengambil kelas NEWT Ramuan, mata pelajaran yang diperlukannya untuk kelak dapat berkarir sebagai seorang auror.
Dalam ujian tingkat dasar OWL-nya, ia mendapatkan nilai "E" ("Exceed Expectations"—"Di Luar Dugaan") untuk pelajaran tersebut. Dalam seri kelima Harry Potter, Harry Potter dan Orde Phoenix, Harry mengetahui bahwa untuk melanjutkan ke kelas NEWT Ramuan, Guru Ramuan, Profesor Snape, mensyaratkan nilai "O" ("Outstanding"—"Mengagumkan").
Dalam pesta tahun ajaran baru, Profesor Snape ternyata mengajar mata pelajaran lain, Pertahanan terhadap Ilmu Hitam, dan posisi Guru Ramuannya ditempati oleh Horace Slughorn. Dumbledore, dengan mempergunakan Harry, berhasil membujuk Slughorn untuk mengakhiri masa pensiunnya dan kembali mengajar di Hogwarts. Dua puluh tahun silam, ia mengajar orang tua Harry, James dan Lily Potter, wali Harry Sirius Black, Remus Lupin, dan juga Snape. Pada masa sebelumnya lagi, ia juga pernah mengajar Tom Riddle (yang di kemudian hari menjadi Lord Voldemort). Kepala Asrama Harry, Profesor McGonagall, dalam konsultasi awal tahunnya memberi tahu Harry bahwa Slughorn menerima nilai OWL Ramuan "E" untuk dapat melanjutkan ke kelas NEWT yang diajarnya. Dengan demikian, Harry dan Ron Weasley dapat mendaftar untuk kelas NEWT Ramuan.
Karena tidak tahu dapat mengambil kelas tersebut, Harry dan Ron tidak membeli buku "Pembuatan-Ramuan Tingkat Lanjut" yang diperlukan di kelas Ramuan. Slughorn kemudian meminjamkan keduanya buku-buku teks bekas sambil menunggu mereka membeli buku tersebut dari toko buku sihir "Flourish and Blotts". Buku teks yang dipinjamkan kepada Harry telah dipenuhi dengan catatan-catatan tulisan tangan dari pemilik buku itu sebelumnya. Untungnya, tulisan-tulisan tersebut ternyata merupakan petunjuk-petunjuk singkat dan cara yang lebih mudah untuk membuat ramuan. Segera, prestasi Harry di kelas Ramuan berkembang pesat ketika ia mengikuti petunjuk-petunjuk itu, membawanya menjadi murid dengan hasil lebih baik dari Hermione. Slughorn berulang kali memberi tahu Harry bahwa hasil kerjanya mengingatkannya akan ibu Harry, Lily Potter, yang memiliki kemampuan yang sangat hebat dalam pelajaran Ramuan. Slughorn memuji Lily, "berbakat alami" dan memiliki "kemampuan yang jarang".
Slughorn mengadakan kompetisi di hari pertama kelas Ramuannya, bahwa siapa yang terbaik membuat ramuan Tegukan Hidup Bagai Mati akan dihadiahi sebotol kecil Felix Felicis, cairan keberuntungan. Berkat bantuan dari tulisan-tulisan kecil di buku itu, Harry berhasil menjadi yang terbaik, dan mendapatkan hadiah itu.
Belakangan, di bagian bawah belakang sampul buku itu, Harry menemukan tulisan "This Book is the Property of the Half-Blood Prince" ("Buku ini Milik Pangeran Berdarah-Campuran"). Antusias dengan kecemerlangan yang belum pernah terjadi sebelumnya di kelas Ramuan, Harry meyakini bahwa 'sang Pangeran' adalah guru yang lebih baik ketimbang Snape maupun Slughorn.
Buku ini juga berisikan banyak mantera-mantera dan kutukan yang ditulis tangan. Harry menemukan bahwa walaupun tip-tip ramuan ditulis tanpa banyak perubahan, mantera-mantera ditulis dengan banyak coretan dan revisi. Hal ini membuatnya percaya bahwa mantera-mantera itu adalah ciptaan sang Pangeran sendiri. Dalam buku itu, mantera Levicorpus mengandung banyak perubahan: Harry menduga bahwa mantera ini cukup menyulitkan bagi Pangeran, walaupun Harry sendiri berhasil menggunakannya pada kali pertama kepada Ron. Berikutnya, ia juga mempelajari beberapa mantera baru dan kadang berbahaya dari buku itu, termasuk Muffliato dan Sectumsempra.
Hermione menganggap keberhasilan Harry sebagai "kecemerlangan yang diperoleh dengan curang". Ia tidak mempercayai buku itu, dan menduga ada Ilmu Hitam yang terkait. Atas saran Remus Lupin, Harry menemukan bahwa buku itu diterbitkan lima puluh tahun sebelumnya. Hermione menyelidiki perpustakaan dan mencari di koran-koran lama The Daily Prophet, dan melontarkan dugaan bahwa mungkin saja "the Half-Blood Prince" mungkin saja Eileen Prince, seorang murid Hogwarts lama. Hermione berpendapat bahwa tulisan Prince ini terlihat seperti tulisan perempuan; Harry membantah, tetap meyakini bahwa pemilik buku itu adalah seorang laki-laki.
Ketika Harry teringat bahwa ayahnya pernah menggunakan mantera Levicorpus kepada Severus Snape, ia bertanya kepada Remus Lupin pada hari libur Natal kalau-kalau Lupin mengenal 'Pangeran Berdarah-Campuran' —setengah berharap bahwa mungkin 'Pangeran' ini adalah ayahnya, James Potter. Namun demikian, Lupin memberi tahu Harry bahwa mantera Levicorpus cukup populer pada masa sekolah tingkat kelima James dan Snape; dan bahwa James adalah seorang 'berdarah-murni' dan tidak pernah menyebut dirinya 'Pangeran Berdarah-Campuran'. Lupin juga tidak mengetahui siapa yang mungkin menggunakan julukan itu. Lupin tidak menjelaskan bagaimana James mengetahui mantera Levicorpus, kecuali mengatakan bahwa mantera itu, sebagaimana mantera-mantera lainnya, datang dan pergi seperti mode.
Identitas sesungguhnya 'Pangeran Berdarah-Campuran' terungkap dalam pertempuran di Hogwarts yang membawa kepada kematian Albus Dumbledore. Ketika Harry hendak menggunakan mantera Sectumsempra dan Levicorpus kepada Snape, Snape meneriakkan bahwa Snapelah yang menciptakan mantera-mantera itu, dan bahwa dialah 'Pangeran Berdarah-Campuran' itu.
Setelah klimaks ini, Hermione kembali menyelidiki arsip perpustakaan dan menemukan pengumuman bahwa Eileen Prince menikah dengan seorang Muggle bernama Tobias Snape, dan mereka mendapatkan seorang anak: Severus.
Dengan demikian, julukan "Half-Blood Prince" atau "Pangeran Berdarah-Campuran" betul-betul secara harafiah menggambarkan keadaan Snape: kombinasi antara keturunan ayahnya yang Muggle dan nama keluarga asli ibunya, "Prince".
Kondisi ini berkemiripan dengan Tom Marvolo Riddle yang menjuluki dirinya [I am] Lord Voldemort, yang merupakan anagram dari nama aslinya. Namun demikian, julukan "Pangeran Berdarah-Campuran" memiliki konotasi yang ofensif di kalangan sihir. Di salah satu bagian novel, Remus Lupin berkomentar bahwa tidak ada "pangeran sihir", dan istilah "berdarah-campuran" dipakai sebagai ungkapan penghinaan oleh sebagian kalangan di dunia sihir, khususnya di antara Pelahap Maut atau di Asrama Slytherin. Karena itu, tidak jelas mengapa Snape menggunakan julukan itu. Bagi Harry, Pangeran Berdarah-Campuran memiliki arti "seorang anak laki-laki yang sangat pintar, yang telah sangat banyak membantunya", dan tidak pernah terbersit dugaan bahwa ia ternyata adalah salah satu musuh yang pahit. Bagaimana keterungkapan ini akan mempengaruhi perjalanan Harry untuk menghancurkan Voldemort dan membalas dendam atas pembunuhan Dumbledore, masih tersisa untuk dibaca dalam seri berikutnya yang belum terbit.
http://id.wikipedia.org/wiki/Pangeran_Berdarah-Campuran_%28karakter%29

sejarah the changcuters

[C-H-A-N-G-C-U-T-E-R-S]

Sejarah Awal T-H-E C-H-A-N-G-C-U-T-E-R-S

Berawal dari persahabatan 3 orang pria yaitu Tria , Qibil dan Dipa yang pada tahun 2000 belajar di Fakultas Ilmu Komunikasi di sebuah Universitas Negeri Bandung. Selain kuliah di sana, mereka juga sangat gemar menghadiri acara-acara pentas musik yang marak berlangsung di kota Kembang. Dari mulai acara lokal yang skalanya kecil sampai dengan konser artis mancanegara.

Hampir tiap acara musik mereka hadiri, hingga akhirnya pada suatu malam di tahun 2004, Tria, Qibil dan Dipa memiliki sebuah gagasan untuk membentuk Band, namun bukan sembarang Band, mereka ingin sesuatu yang baru dan menyegarkan, sesuatu yang tidak biasa, bahkan luar biasa, seperti halnya pemilihan nama bandnya yaitu "THE CHANGCUTERS".

Sejarah Nama Band The Changcuters

Nama The Changcuters ini dipilih secara spontan, diambil dari nama seorang teman, tepatnya teman SMP Qibil yaitu Cahya yang nama panggilannya adalah “Cangcut” Beginilah ceritanya: Sebenarnya nama Changcuters sudah ada jauh sebelum mereka bertiga membentuk band. Pada awalnya Tria, Qibil dan Dipa serta beberapa teman kuliah mereka sering sekali berfoto ala anak Band, dan pada masa-masa mereka hobi berfoto ria, bertemulah mereka dengan Cahya yang nama panggilannya adalah “Cangcut”, Tria, Dipa dan teman2 lainnya merasa heran dengan nama panggilan itu .. mereka merasa nama Cangcut tersebut adalah nama yang lucu .. akhirnya setelah bertemu si “Cangcut”, kata2 cangcut menjadi panggilan akrab mereka. Karena kejadian-kejadian itulah, akhirnya folder foto mereka yang bergaya anak band tersebut, dinamai dengan Changcuters dan akhirnya ketika Tria, Dipa dan Qibil memutuskan untuk membentuk Sebuah Rock N Roll Band mereka langsung sepakat kalo nama bandnya adalah THE CHANGCUTERS

Rabu, 20 Agustus 2008

Melawat ke Negeri Ratu Bilqis

"Bawalah beras. Di sana, orang-orang kelaparan." Kerabat salah seorang anggota tim kesenian dari Sumatera Barat yang hendak berangkat ke Ethiopia memberi saran itu. Kawan-kawannya yang lain memperingatkan untuk tak "jajan" sembarangan karena angka penderita AIDS di Ethiopia tinggi. Lalu ada lagi anjuran untuk minum obat antimalaria sebelum berangkat.

Seabrek gambaran tak menyenangkan itu disodorkan: HIV/AIDS, kelaparan, ranjau, perang saudara, malaria, demam kuning, dan entah apalagi. Komentar yang sama juga diterima para penari dan pemusik lain yang diundang tampil di Addis Ababa, ibukota Ethiopia, untuk memperingati 40 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Ethiopia, 20 Februari-4 Maret lalu.

Mendengar aneka komentar itu ia tertawa geli. "Ini karena citra Ethiopia di mata kita begitu buruk," ucapnya.

Citra suram Ethiopia memang sudah tertanam lama di benak kita. Kita ingat pada 1984, penyanyi Irlandia Bob Geldof gencar mengkampanyekan Live Aid untuk menolong orang-orang Ethiopia yang kelaparan. Begitu pula Michael Jackson menggelar konser amal Save the Children. Di televisi, yang tampak adalah anak-anak kurus kering yang dikerubuti lalat dan tengah bertarung melawan maut.

Gambaran papa orang Ethiopia juga melekat di benak antara lain lewat Iwan Fals yang pernah mempopulerkan lagu Ethiopia dalam album bertitel sama pada 1986. Masih terngiang Iwan bersyair dalam lagu itu:Di sana terlihat ribuan burung nazar/terbang di sisi iga-iga yang keluar.../menjerit Afrika mengerang Ethiopia...

Sastrawan Ahmad Tohari juga pernah secara menyentuh melukiskan penderitaan mereka dalam cerpen Senyum Karyamin (1989). Digambarkan bagaimana petugas dari kelurahan mendatangi Karyamin, seorang petani miskin di pedesaan Jawa Tengah, untuk meminta sumbangan. Petugas itu mengatakan, uang hasil sumbangan itu akan dikirimkan ke Ethiopia untuk membantu korban-korban kelaparan. Karyamin yang tengah berada di pematang menatap sawahnya yang kering hanya bisa tersenyum kecut mendengar permintaan sumbangan itu.

Apakah panorama "hamparan manusia menunggu mati", mengutip lirik lagu Iwan Fals, itu yang saya temukan selama dua pekan di sana? Apakah negeri dengan penduduk 68 juta jiwa itu tampak seperti yang digambarkan Anton Antonowicz di Addis Tribune edisi 20 Februari, "terlanjur percaya bahwa iblis telah memanggang tanah mereka dan melemparkan hati mereka kepada debu"?

Separuh penduduk Ethiopia memang berada dalam garis kemiskinan. Mereka, hampir 80 persen penduduknya, tinggal di daerah pedalaman. Angka pengangguran mencapai 27 juta orang. Pendapatan per kapita mereka US$ 110 pada 2001 atau seperdelapan pendapatan per kapita orang Indonesia.

Tinggal di gojo atau tukul, rumah tradisional berbentuk kerucut dengan atap jerami dan berdinding lempung, mereka hidup dari ladang pertanian yang miskin air--sebagian besar merupakan sawah tadah hujan. Mereka umumnya memanen teff untuk diolah menjadi injera, makanan tradisional Ethiopia, mirip makanan yang di Jawa Tengah biasa disebut juwawut.

Jumlah orang-orang yang kelaparan pun membengkak: dari 8,7 juta orang (jumlah penduduk Ethiopia pada 1984 itu sekitar 42 juta orang) menjadi 14,5 juta orang pada tahun ini. Inilah yang membikin pemerintah mengandalkan bantuan kemanusiaan dari pemerintah asing. Namun seperti ditulis Robert D. Kaplan dalam buku Surrender or Starve: Travel in Ethiopia, Sudan, Somalia, and Eritrea (Vintage Books, 2003), bantuan kemanusiaan itu tak banyak yang sampai ke tangan masyarakat miskin. "Pemerintah Ethiopia telah memanipulasi kelaparan demi kepentingan rezimnya," tulis Kaplan.

Tapi Ethiopia bukan cuma hamparan "tanah terpanggang" dan "wajah-wajah yang terbakar"--nama "Ethiopia" berarti "wajah-wajah yang terbakar matahari", sebutan bangsa Yunani pada orang-orang dari kawasan selatan Yaman (Ethiopia) pada abad pertama Masehi. Negeri ini juga punya sisi wajah yang menarik, eksotis, dan masa lalu yang cemerlang.

"Jangan lupa kami ini negeri tertua di dunia. Kami begitu bangga pada sejarah kami, tak pernah dijajah oleh negara mana pun, dan kami keturunan Ratu Sheba yang cantik. Ini negeri Ratu Sheba," ucap Senait Abebe, gadis berusia 20-an tahun, mengungkapkan kebanggaannya menjadi orang Ethiopia.

Negeri tertua? Sebagian orang masih percaya bahwa Ethiopia menjadi tempat pertama turunnya Adam dan Hawa dari surga. Tapi sejarawan tak pernah mengesahkan cerita ini.

Temuan arkeologis yang mendukung bahwa Ethiopia mewarisi peradaban manusia tertua di dunia adalah ditemukannya kerangka manusia bernama Lucy berusia 3,5 juta tahun dan Homo ramidus afarensis (kera mirip manusia) berusia 4,4 juta tahun. Kerangka Lucy itu kini disimpan di Museum Nasional di Addis Ababa. Lucy punya dua tangan dengan tinggi badan 3,5 kaki atau 1,05 meter. Nama Lucy diambil dari lirik lagu The Beatles, "Lucy in the sky with diamond."

Ratu Sheba
Cerita Ratu Sheba lalu melengkapi riwayat peradaban negeri di Afrika Timur itu. Ratu Sheba bagi masyarakat Ethiopia menjadi simbol kejayaan masa lalu, simbol kecantikan dan keberanian seorang ratu yang tanpa takut menyeberangi lautan untuk menemui King Solomon atau Nabi Sulaiman. Orang Islam biasa menyebut Ratu Sheba sebagai Ratu Bilqis.

Di sembarang gerai suvenir yang bertebaran di Addis Ababa, kita bisa menemukan gambar-gambar fragmen pertemuan Bilqis-Sulaiman itu di atas secarik lukisan, poster, hingga ke kain-kain selendang. Fragmen-fragmen itu meliputi bagaimana Bilqis pada 950 Sebelum Masehi itu membawa kafilah dan pelbagai upeti (antara lain emas dan gading), bagaimana ia membawa lebih dari 700 unta, menyeberangi Laut Merah, melewati Yaman, dan sampai di kerajaan Sulaiman di Jerusalem.

Dari gambar-gambar itu, juga dari lukisan-lukisan para perupa yang tersimpan di museum Universitas Haile Selassie, Ratu Sheba tak digambarkan berkulit hitam. Pelukis Italia Oronzo Corigliano yang tengah berpameran di Hotel Hilton pada 1-8 Maret juga tak menggambarkan Ratu Sheba berkulit hitam. Ia menggunakan warna cokelat untuk melukiskan wajah sang ratu yang jelita itu.

Di Addis Ababa, gadis-gadis Ethiopia memang lebih tampak berkulit cokelat, sebagian di antaranya malah berkulit sawo matang. Mereka juga tampak amat peduli pada penampilan. Gadis-gadis itu tampil modis.

"Orang Ethiopia itu berbeda. Mereka tak mau disebut sebagai orang Afrika yang umumnya berkulit hitam. Mereka ingin disebut sebagai percampuran Arab-Afrika. Arab adalah darah dari King Solomon, karena Ratu Sheba punya anak dari Solomon," ungkap Sumartoyo Suadi, 60 tahun, warga Indonesia yang sudah tinggal di Ethiopia selama 40 tahun.

Dari darah daging King Solomon itulah Ratu Sheba melanjutkan keturunannya untuk memimpin kerajaan Saba, cikal bakal Ethiopia. Menelik, anak Ratu Sheba, kemudian meluaskan tanah kekuasaannya. Ibukota kerajaan pun kemudian berpindah-pindah seiring dengan masuknya pengaruh Kristen. Tercatat yang pernah menjadi ibukota antara lain Axum, Lalibela, Gondar, dan kini Addis Ababa.

Ketika Islam masuk dan memegang tampuk kekuasaan, nama negara itu pun berubah menjadi Abyssinia. Pemerintahan Orthodox kemudian mengubahnya menjadi Ethiopia. Di negara itu kini jumlah penganut Islam mencapai 45 persen dan orthodox (40 persen). Sisanya adalah animisme (10 persen) dan agama lain.

Puncak Kejayaan
Pada akhir abad 19, Raja Menelik II yang beragama orthodox kemudian membangun Addis Ababa dan menjadikannya sebagai ibukota. Pada periode Menelik II inilah Ethiopia digambarkan mencapai puncak kejayaan. Ia memimpin Ethiopia menuju sebuah negeri modern.

Puncak yang lain dicatat oleh Kaisar Haile Selassie yang memimpin Ethiopia dari 1930 hingga 1974. Haile Selassie mengklaim bahwa ia adalah generasi ke-225 dari garis Solomon. Di masa kekuasannya ia berhasil mengusir Italia yang sempat menduduki negeri itu dari 1936-1941.

Rezim militer di bawah pimpinan Kolonel Mengistu Haile Mariam kemudian menumbangkan Haile Selassie dan menjadikan Ethiopia sebagai negara sosialis. Di masa pemerintahan Mengistu inilah kelaparan merajalela. Mengistu lalu digulingkan oleh koalisi Ethiopian People's Revolutionary Democratic Front pada 28 Mei 1991. Ethiopia pun berubah menjadi Republik Demokratik Federal.

Di Museum Nasional dan Museum Universitas Haile Selassie di Addis Ababa, perjalanan panjang bangsa yang berbatasan dengan Eritrea dan Djibouti (Utara), Sudan (Barat), Somalia (Timur), dan Kenya (Selatan) ini tercatat dengan baik. Namun peninggalan sejarah terbesar Ethiopia lebih banyak ditemukan di Axum, Lalibela dan Gondar.

Di Axum yang berjarak lebih dari 500 kilometer utara Addis Ababa, ada peninggalan tugu tertua yang terbuat dari batu granit. Axum adalah kota terkuno dengan usia lebih dari 3.000 tahun. Di kota ini pula ada peninggalan makam dan pemandian Ratu Sheba yang melegenda. Lalu ada Katedral St. Mary Zion abad ke-16 yang merupakan gereja tersuci di Ethiopia. Konon di dekat altar gereja ini tersimpan Ark of Covenant (Sepuluh Perintah Tuhan) asli.

Lalu di Gondar, sekitar 400 kilometer arah Barat Laut Addis Ababa, terdapat bangunan-bangunan kastil abad pertengahan. Arsitektur kastil ini gabungan antara tradisi Axum dan pengaruh Arab. Sedangkan di Lalibela, sekitar 300 kilometer utara Addis Ababa, terdapat 11 gereja abad ke-12 yang dibangun di bawah tanah.

Sementara itu Harar, sekitar 400 kilometer timur Addis Ababa, menjadi pusat peninggalan Islam. Harar yang tak jauh dari Somalia itu dikelilingi tembok dengan lima pintu gerbang masuk. Di dalam gerbang, terdapat sekitar 90 masjid yang menjadi pusat dakwah, benteng pertahanan, dan sekaligus sentra kerajinan tangan.

Di Harar ini pula ada peninggalan rumah Arthur Rimbaud, sastrawan Prancis yang eksentrik. Selama di Harar, Rimbaud meninggalkan dunia sastra dan memilih menjadi pedagang budak dan penyelundup senjata. Ia cuma tercatat sekali menggelar pentas drama di Harar. Rimbaud mati muda dalam usia kurang dari 40 tahun.

Addis Ababa
Sejarah masa lampau yang penuh warna inilah yang melapisi citra kusam Ethiopia kini. Kota-kota tua itu, juga Addis Ababa yang berada di ketinggian 2.400 meter dari permukaan air laut itu, adalah kota yang menyimpan banyak cerita.

Addis Ababa berarti Bunga Baru. Di kota yang dingin dengan suhu rata-rata 16 derajat celcius ini tumbuh subur aneka macam bunga, dari mawar hingga jacaranda. Juga aneka macam pepohonan dari pisang, pepaya, kayu putih, hingga akasia. Di kota dengan penduduk sekitar 3 juta jiwa ini pula ribuan jenis burung terbang bebas.

Yang tampak paling sering mengangkasa adalah burung elang dengan rentang sayap yang lebar. "Di sini saya bisa leluasa menyaksikan punggung elang," ucap Mudrika, Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, yang memimpin 25 anggota rombongan kesenian Sumatera Barat.

"Amora! Amora!" begitu orang Ethiopia menyebut elang dalam bahasa nasional Amharic.

Di Addis Ababa ini pula gedung-gedung tua dengan arsitektur yang indah menghiasi hampir setiap jalan. Sebagai kota modern, Addis juga punya jalan layang, bandara megah (Bole International Airport) yang dibangun dengan biaya US$ 123 juta atau lebih dari Rp 1 triliun, pasar besar yang menjadi salah satu pusat grosir terbesar di Afrika (Mercato), dan salah satu hotel termegah di Afrika (Sheraton).

"Ethiopia adalah ibukota Afrika," kata Alwis Azizat Murad, Duta Besar Indonesia untuk Ethiopia. "Sekretariat bersama African Union yang beranggotakan 53 negara ada di sini."

Sumartoyo pada suatu malam mengajak saya melihat keindahan hotel Sheraton milik Muhammad Alimuddin, pengusaha Ethiopia yang tinggal di Yaman. Hotel yang dibangun pada 1997 dan memiliki luas beberapa hektare tersebut kini menjadi tempat favorit menginap para Emir dari negara-negara kaya minyak.

"Ini Ethiopia sebenarnya," ujarnya bercanda.

"Tepatnya, ini mimpi," jawab saya.

"Setidaknya orang Indonesia yang akan ke sini tak perlu lagi punya bayangan yang aneh-aneh. Pernah ada yang membayangkan di Ethiopia tak ada hotel. Dia mengira, dia akan tidur di atas tikar. Hahaha...," ujarnya terkekeh.

Saya jadi teringat cerita menjelang berangkat ke negeri penghasil kopi dan kulit ini. Apa jadinya jika ada anggota rombongan yang benar-benar membawa beras dan disedekahkan pada orang Ethiopia? Ah, ada-ada saja. Saya juga jadi teringat komentar lucu anak saya, "Di sana, ayah pasti jadi orang paling gendut se-Ethiopia." l yos rizal

PENUTUPAN

SESUDAH ANDA MEMBACA BLOG SAYA INI, SILAHKAN KUNJUNGI BLOG SAYA YANG LAIN. SILAHKAN LIHAT BLOG SAYA YANG LAIN DI PROFIL SAYA.
SESUDAH ANDA MEMBACA BLOG SAYA INI, SILAHKAN ANDA MENGAMALKAN APA SAJA YANG TERKANDUNG DIDALAMNYA.
JANGAN LUPA ANDA MEMBERI KOMENTAR DI BLOG SAYA INI
TERIMA KASIH


tertanda
si pembuat blog



fajar muhammad farhan

UCAPAN TERIMA KASIH

UCAPAN TERIMA KASIH KEPADA:


Ø ALLAH YANG MAHA ESA

Ø NABI BESAR MUHAMMAD SAW.

Ø KEPADA ORANG TUAKU

Ø KEPADA SAUDARA DAN KELUARGAKU

Ø KEPADA TEMAN-TEMANKU YANG BAIK HATI DAN SENANG BERTEMAN DENGANKU

Ø KEPADA SEMUA WEBSITE DISELURUH DUNIA YANG TELAH MENGEMBANGKAN BLOGKU

Ø KEPADA BAND-BAND DI SELURUH NUSANTARA

Ø KEPADA GURU-GURUKU YANG SENANG MENGAJARIKU

Ø KEPADAMU YANG SETIA MEMBACA BLOGKU DAN MENGAMALKAN APA YANG ADA DIDALAMNYA


Daftar Semua Post